Suara.com - Orang tua di Brasil membawa kabur peti mati yang berisi bayinya lantaran seorang pendeta mengatakan jika ia masih melihatnya hidup.
Menyadur The Sun, Minggu (4/4/2021) insiden tersebut terjadi saat prosesi pemakaman seorang bayi berusia 22 bulan di Bahia, Brasil.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan sepasang orang tua membawa sebuah peti kecil berisi putri mereka yang sudah meninggal.
Seorang wanita kemudian terlihat meletakkan peti mati di dalam mobil saat orang yang merekam berkata "Tuhan Yang Maha Kuasa".
Bayi itu dilaporkan dibawa ke rumah sakit di Itaete, Bahia, pada 25 Maret karena dia tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Dokter berjuang untuk menyadarkan bayi itu selama sekitar 30 menit, tetapi dia akhirnya dinyatakan meninggal pada dini hari.
Penyebab kematian bayi kecil tersebut tidak diketahui dan masih diselidiki oleh pihak berwajib dan petugas medis.
Setelah dinyatakan meninggal, pihak keluarga kemudian mengadakan prosesi pemakaman pada hari dimana bayi itu menghembuskan nafas terakhir.
Namun, mereka terkejut ketika dalam upacara tersebut dikatakan bahwa pendeta mengatakan kepada mereka bahwa dia memiliki "bayangan bayi itu masih hidup".
Setelah mendengar perkataan sang pendeta, kedua orang tua bayi itu langsung menarik kembali peti dari liang lahat dan membawanya ke rumah sakit.
Rekaman video dramatis kemudian menunjukkan orang tua berlari di sepanjang jalan di Colonia dengan peti mati kecil yang diikuti banyak orang.
Bayi itu dibawa kembali ke rumah sakit kota Bahia, tetapi dipastikan sudah tidak bernyawa lagi untuk kedua kalinya.
Keluarga tersebut dilaporkan memberi tahu polisi bahwa anak itu "bergerak" saat upacara pemakaman.
Investigasi atas insiden tersebut saat ini sedang berlangsung.