Biaya Haji Diperkirakan Naik Jadi Rp 44 Juta, PKS Minta Negara Beri Subsidi

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 07 April 2021 | 10:27 WIB
Biaya Haji Diperkirakan Naik Jadi Rp 44 Juta, PKS Minta Negara Beri Subsidi
Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKS Bukhori Yusuf. [dok. PKS]

Suara.com - Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKS Bukhori Yusuf mengatakan, pemerintah perlu memberika subsidi terhadap biaya penyelanggaraan haji. Subsidi diperlukan untuk menekan biaya haji yang diperkirakan bakal naik, seiring bertambahnya biaya untuk protokol kesehatan.

Menurut Bukhori, jika tidak ditanggulangi dengan bijak, kenaikan biaya haji bisa mencapai 26,5 persen, konsekuensinya, biaya tersebut akan memberatkan bagi calon jemaah.

"Negara harus hadir dalam situasi ini. Pemerintah mesti memberikan subsidi haji, khususnya alokasi anggaran untuk kebutuhan pelaksanaan protokol kesehatan seperti swab test, isolasi, dan kegiatan yang masih terkait," kata Bukhori dalam keterangannya, Rabu (7/4/2021).

Bukhori berujar berdasarkan Pasal 44 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 terkait Haji, dikatakan bahwa sumber pembiayaan penyelenggaraan haji, salah satunya bisa bersumber dari APBN selain dari BIPIH, dana efisiensi, dan nilai manfaat.

Selain lewat subsidi, cara lain untuk menekan biaya haji kaya Bukhori ialah melalui peran aktif Kementerian Kesehatan. Ia meminta Kemenkes untuk mengambil peran proaktif terhadap calon jemaah haji sesuai amanat Undang-Undang tentang Haji.

“Tujuan penyelenggaraan haji adalah memberikan pelindungan dan pelayanan bagi jemaah sehingga dapat menunaikan ibadahnya sesuai syariat. Saya pikir di sinilah ruang pemerintah, dalam hal ini Kemenkes untuk bisa hadir memberikan perlindungan dan pelayanan pada rakyatnya. Karena itu, bukan hal yang mustahil apabila biaya PCR bisa ditanggung oleh Kemenkes, atau sekurang-kurangnya bisa dikurangi bagi jemaah haji,” kata Bukhori.

Ketua DPP PKS itu mengusulkan agar karantina bagi jemaah haji yang nantinua tiba kembali di tanah air dibuat secara mandiri, di kediaman masing-masing. Opsi ini, diharapkan Bukhori bisa menekan biaya ibadah haji ketimbang mewajibkan jemaah melakukan karantina di asrama haji, yang berimbas kepada pembengkakan biaya.

“Segala usulan ini kami sampaikan sebagai wujud advokasi kami terhadap kepentingan calon jemaah haji yang nasibnya masih terkatung-katung hingga detik ini. Kehadiran negara sangat dinantikan untuk memberi kabar riang bagi mereka. Sebab itu, Fraksi PKS mendorong segala alternatif supaya biaya haji tahun ini bisa ditekan agar tidak menyulitkan masyarakat, khususnya calon jemaah," tuturnya.

Biaya Haji Bakal Naik

Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu mengatakan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) pada musim haji tahun 2021 kemungkinan besar bakal mengalami kenaikkan. Hal itu lantaran ada penambahan biaya untuk protokol kesehatan.

Mengingat tahun ini pandemi Covid-19 masih berlangsung di seluruh dunia. Kendati begitu rincian perjalanan haji itu masih sekadar proyeksi. Pasalnya, sejauh ini ada tidaknya penyelenggaraan ibadah masih menunggu kabar resmi dari otoritas Arab Saudi.

"Yang diajukan itu Rp 44 juta tahun 2020 Rp 35,2 juta jadi ada kenaikan Rp 9,1 juta," kata Anggito dalam rapat dengan Komisi VIII DPR, Selasa (6/4/2021).

Anggito merinci, kenaikkan sebesar Rp 9,1 juta itu mencakup untuk penerapan protokol kesehatan, ditambah dengan kenaikkan nilai tukar dolar.

"Komponen dari Rp 9,1 juta itu paling banyak di program kesehatan, biaya prokes itu Rp 6,6 juta sendiri kemudian ada kurs Rp 1,4 juta kenaikkan per orang. Kemudian biaya untuk hotel katering akomodasi itu ada kenaikan Rp 1 juta per orang. Jadi kami fokus di kurss dan biaya satuan," ujarnya.

Anggito mengatakan untuk pembiayaan prokes sendiri menurutnya bisa dibagi dua antara per orangan dengan subsidi dari pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik! Saudi Pastikan Selalu Beri Tambahan Kuota Haji ke Indonesia

Kabar Baik! Saudi Pastikan Selalu Beri Tambahan Kuota Haji ke Indonesia

News | Rabu, 07 April 2021 | 07:52 WIB

Pemerintah Arab Saudi Bakal Berikan Kuota Tambahan Haji untuk Indonesia

Pemerintah Arab Saudi Bakal Berikan Kuota Tambahan Haji untuk Indonesia

News | Rabu, 07 April 2021 | 04:55 WIB

Pakai Foto Kiai Kafabihi Mahrus, Penipu Terdiam Ditanya Soal Kitab Kuning

Pakai Foto Kiai Kafabihi Mahrus, Penipu Terdiam Ditanya Soal Kitab Kuning

Jogja | Selasa, 06 April 2021 | 20:20 WIB

Ikut Vaksinasi Lansia, Calon Jemaah Haji Bantul Mulai Terima Sinovac

Ikut Vaksinasi Lansia, Calon Jemaah Haji Bantul Mulai Terima Sinovac

Jogja | Selasa, 06 April 2021 | 17:17 WIB

Tambah Biaya Prokes, Biaya Haji 2021 Naik Jadi Rp44 Juta

Tambah Biaya Prokes, Biaya Haji 2021 Naik Jadi Rp44 Juta

News | Selasa, 06 April 2021 | 16:24 WIB

128 Calon Haji Lanjut Usia di Pidie Divaksin Covid-19

128 Calon Haji Lanjut Usia di Pidie Divaksin Covid-19

Sumut | Selasa, 06 April 2021 | 15:56 WIB

Haji Popon Bantah Ajarkan Ilmu Kebal ke Teroris Condet

Haji Popon Bantah Ajarkan Ilmu Kebal ke Teroris Condet

Jabar | Selasa, 06 April 2021 | 12:00 WIB

Terkini

Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pemalsuan Gelar Akademis

Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pemalsuan Gelar Akademis

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:34 WIB

6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi

6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:32 WIB

Petugas Damkar Masih Lakukan Pendinginan di Lokasi Kebakaran Pergudangan Miami Kalideres

Petugas Damkar Masih Lakukan Pendinginan di Lokasi Kebakaran Pergudangan Miami Kalideres

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:24 WIB

Progres MRT Fase 2A Sudah Separuh Jalan, Pramono Targetkan Tersambung hingga Kota Tua pada 2029

Progres MRT Fase 2A Sudah Separuh Jalan, Pramono Targetkan Tersambung hingga Kota Tua pada 2029

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:21 WIB

Rupiah Anjlok ke Rp17.500, Puan Maharani Ingatkan Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Terpuruk!

Rupiah Anjlok ke Rp17.500, Puan Maharani Ingatkan Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Terpuruk!

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:18 WIB

Waktu Makin Mepet, Puan Buka Suara Soal Arah Pembahasan RUU Pemilu

Waktu Makin Mepet, Puan Buka Suara Soal Arah Pembahasan RUU Pemilu

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:17 WIB

Saya Jaga Rel Sejak SMP, Kisah Anak Kampung yang Besar di Perlintasan Liar

Saya Jaga Rel Sejak SMP, Kisah Anak Kampung yang Besar di Perlintasan Liar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:10 WIB

Puan ke Pemerintah: Rakyat Kecil Jangan Sampai Menanggung Dampak Krisis Global

Puan ke Pemerintah: Rakyat Kecil Jangan Sampai Menanggung Dampak Krisis Global

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 12:06 WIB

Jerit Ibu di Meksiko: Anak Kami Dihilangkan, Kalian Berpesta Piala Dunia 2026

Jerit Ibu di Meksiko: Anak Kami Dihilangkan, Kalian Berpesta Piala Dunia 2026

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:53 WIB

Buka Masa Sidang, Puan Langsung Beri Penghormatan untuk Korban Kecelakaan Transportasi

Buka Masa Sidang, Puan Langsung Beri Penghormatan untuk Korban Kecelakaan Transportasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:45 WIB