Laporan AII: Hak Berekspresi dan Berpendapat di Era Jokowi Semakin Terancam

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Rabu, 07 April 2021 | 16:24 WIB
Laporan AII: Hak Berekspresi dan Berpendapat di Era Jokowi Semakin Terancam
Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid. [Suara.com/Aziz Ramadani]

Suara.com - Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden dan Wapres Jokowi - Maruf Amin dinilai tidak menoleransi pendapat kritis masyarakat.

Hal tersebut merupakan kesimpulan dalam laporan Amnesty International Indonesia atau AII, yang menyoroti hak kebebasan berekspresi dan berpendapat publik tahun 2020/2021.

Direktur Eksekutif AII Usman Hamid dalam rilis laporan tersebut secara daring mengatakan, ada sembilan isu terkait HAM yang disorot pada era Jokowi - Amin.

"Banyak kasus terkait kebebasan berekspresi sepanjang tahun 2020-2021. Ini menunjukkan negara cenderung tidak menoleransi perbedaan pendapat yang kritis. Termasuk respons pemerintah soal covid-19," kata usman Hamid, Rabu (7/4/2021).

Usman mengatakan, kebebasan berekspresi semakin terancam seiring Kepolisian Negara RI yang membentuk polisi virtual untuk memantau media sosial.

"Polisi virtual bisa sangat mengancam kebebasan berekspresi di dunia maya. Terbaru soal telegram kapolri yang juga menekan kebebasan pers," kata Usman.

Hak kebebasan berkumpul dan berserikat pada era Jokowi - Amin juga terancam. Ia mencontohkan, ada masyarakat yang dipenjarakan oleh aparat hanya karena perbedaan politik dengan pemerintah.

"Ancaman terhadap kebebasan berkumpul serta berserikat juga banyak dialami masyarakat di Indonesia timur, semisal Maluku maupun Papua. Ada pemenjaraan akibat ekspresi-ekspresi politik yang dianggap berbeda dari apa yang diinginkan pemerintah."

Dalam laporan AII, ada sembilan isu HAM yang disoal sepanjang tahun 2020 hingga kekinian. Kesembilan isu itu ialah hak atas kesehatan, hak informasi, hak pekerja, hak atas kebebasan berserikat dan berkumpul, hak atas kebebasan berkespresi, hak-hak perempuan, hak LGBT, situasi pembela HAM, dan pelanggaran HAM di Papua dan Papua Barat.

baca juga

"Mudah-mudahan laporan ini bisa diterima oleh pemerintah. Kami sudah menyurati Menkopolhukam Mahfud MD, menyurati pimpinan DPR."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setneg Unggah Pernikahan Putrinya, Krisdayanti Malah Puji Atta Halilintar

Setneg Unggah Pernikahan Putrinya, Krisdayanti Malah Puji Atta Halilintar

News | Rabu, 07 April 2021 | 15:37 WIB

Frustrasi Terjebak Macet Parah, Sopir Truk Kirim Pesan ke Jokowi: Bubarkan!

Frustrasi Terjebak Macet Parah, Sopir Truk Kirim Pesan ke Jokowi: Bubarkan!

Hits | Rabu, 07 April 2021 | 15:31 WIB

Jokowi: Sikap Ekslusif dan Tertutup Dapat Merusak Sendi-sendi Kebangsaan

Jokowi: Sikap Ekslusif dan Tertutup Dapat Merusak Sendi-sendi Kebangsaan

News | Rabu, 07 April 2021 | 12:54 WIB

Jokowi: Ormas Keagamaan Harus Miliki Prinsip Anti-kekerasan

Jokowi: Ormas Keagamaan Harus Miliki Prinsip Anti-kekerasan

News | Rabu, 07 April 2021 | 12:39 WIB

Kritik Jokowi Hadiri Nikahan Atta - Aurel, Haris Azhar Tegas Tantang Begini

Kritik Jokowi Hadiri Nikahan Atta - Aurel, Haris Azhar Tegas Tantang Begini

News | Rabu, 07 April 2021 | 13:07 WIB

Jokowi Tegaskan Sikap Intoleran Harus Hilang dari Bumi Pertiwi

Jokowi Tegaskan Sikap Intoleran Harus Hilang dari Bumi Pertiwi

News | Rabu, 07 April 2021 | 11:30 WIB

Sebut Jokowi Mengecewakan, Ade Armando: Yaelah, Ngapain ke Nikah Atta-Aurel

Sebut Jokowi Mengecewakan, Ade Armando: Yaelah, Ngapain ke Nikah Atta-Aurel

Jogja | Rabu, 07 April 2021 | 09:58 WIB

Terkini

Peneliti Temukan Material Mirip Plastik pada Sarang Lebah yang Mudah Terurai

Peneliti Temukan Material Mirip Plastik pada Sarang Lebah yang Mudah Terurai

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:21 WIB

Drama Penyadapan di Istana: Elite Sibuk Berperang, Rakyat Tetap Jadi Korban

Drama Penyadapan di Istana: Elite Sibuk Berperang, Rakyat Tetap Jadi Korban

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:20 WIB

12 Rekomendasi Hadiah Hari Guru yang Bermanfaat dan Murah, Tetap Berkesan!

12 Rekomendasi Hadiah Hari Guru yang Bermanfaat dan Murah, Tetap Berkesan!

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:17 WIB

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Apa? Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo

Listyo Sigit Prabowo Lulusan Apa? Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:15 WIB

Skandal Penyadapan Presiden: Kegagalan Sistemik atau Lemahnya Leadership?

Skandal Penyadapan Presiden: Kegagalan Sistemik atau Lemahnya Leadership?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:15 WIB

Anjloknya Penjualan Paksa BMW PHK Ribuan Karyawan

Anjloknya Penjualan Paksa BMW PHK Ribuan Karyawan

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 15:15 WIB

Cara Membersihkan Layar Laptop agar Aman Bebas Gores, Begini Langkah-langkahnya

Cara Membersihkan Layar Laptop agar Aman Bebas Gores, Begini Langkah-langkahnya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 15:11 WIB

Bedak Sachet Marcks vs Viva, Mana yang Lebih Ampuh Tahan Minyak Seharian?

Bedak Sachet Marcks vs Viva, Mana yang Lebih Ampuh Tahan Minyak Seharian?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:07 WIB

Arti Kedutan Bibir Bawah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Rezeki?

Arti Kedutan Bibir Bawah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Rezeki?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 15:05 WIB

Jangan Hanya Usut Penyadapan, Pakar Minta Bareskrim Telusuri Dugaan Makar

Jangan Hanya Usut Penyadapan, Pakar Minta Bareskrim Telusuri Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:05 WIB

×