Polisi Dikecam karena Tak Manusiawi, Pulangkan Korban Tewas Pakai Plastik

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 08 April 2021 | 14:11 WIB
Polisi Dikecam karena Tak Manusiawi, Pulangkan Korban Tewas Pakai Plastik
Polisi kembalikan jenazah dalam kantong plastik. (Facebook/La Ruleta)

Suara.com - Kepolisian Meksiko harus membayar harga yang sangat mahal atas sikap mereka yang tak memiliki simpati pada keluarga korban pembunuhan.

Menyadur The Sun Kamis (08/04), polisi dan jaksa menuai banyak hujatan setelah mengembalikan jenazah pria korban pembunuhan pada keluarganya dengan kantong plastik hitam.

Eladio Aguirre Chable (30), diculik dan dibunuh ketika mengunjungi ibunya di Las Choapas, Meksiko selatan pada April tahun lalu.

Ketika jenazahnya ditemukan oleh keluarganya di dekat Sungai Tonalá, di wilayah Agua Dulce, polisi belum berhasil menemukan pembunuh pria ini.

Tubuh Eladio masih terbungkus pakaian yang dia kenakan pada hari dia menghilang. Pihak berwenang lantas mengirim kendaraan untuk mengambil jenazah tersebut.

Polisi kembalikan jenazah dalam kantong plastik. (Facebook/La Ruleta)
Polisi kembalikan jenazah dalam kantong plastik. (Facebook/La Ruleta)

Setelah selesai melakukan tes, polisi menyerahkan jenazahnya yang telah dikremasi pada keluarga. Petugas memasukkan korban dalam kantong, tanpa standar forensik yang layak.

Dari foto yang dibagikan di internet, terlihat saudara korban duduk sambil meratapi sisa jenazah Eladio dalam plastik hitam besar.

Foto itu kemudian dibagikan oleh grup yang membantu pencarian korban hilang, Mothers Searching danmenuai hujatan. Kejaksaan Agung dianggap melanggar hak korban.

Para aktivis menyebut perlakuan terhadap keluarga itu "kejam, merendahkan martabat, dan tidak manusiawi".

baca juga

Dalam sebuah surat yang diposting di Facebook, mereka menyerukan penyelidikan terhadap dua jaksa penuntut yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Menurut outlet berita La Silla Rota, keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Komisi Hak Asasi Manusia Negara (CEDH), di mana kasus terhadap kedua jaksa tersebut diajukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Jenazah Dalam Keranda Dipanggul Sambil Lari, 'Seakan Dibawa Terbang'

Viral Jenazah Dalam Keranda Dipanggul Sambil Lari, 'Seakan Dibawa Terbang'

Hits | Rabu, 07 April 2021 | 12:51 WIB

Kumandang Tahlil Iringi Jenazah Abuya Uci Thurtusi Menuju Pemakaman

Kumandang Tahlil Iringi Jenazah Abuya Uci Thurtusi Menuju Pemakaman

Jakarta | Selasa, 06 April 2021 | 14:57 WIB

Gubernur Banten Wahidin Halim Sholatkan Jenazah Abuya Uci Thurtusi

Gubernur Banten Wahidin Halim Sholatkan Jenazah Abuya Uci Thurtusi

Banten | Selasa, 06 April 2021 | 14:17 WIB

Terkini

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

×