Kim Jong Un Ingatkan Kelaparan 1990-an, Serukan Kerja Keras

Siswanto

Jum'at, 09 April 2021 | 11:07 WIB
Kim Jong Un Ingatkan Kelaparan 1990-an, Serukan Kerja Keras
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. [AFP]

Suara.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mendesak pejabat partai yang berkuasa untuk melakukan pekerjaan dan pengorbanan Arduous March (Maret yang Berat) lain, seraya menghubungkan krisis ekonomi saat ini dengan periode kelaparan dan bencana pada 1990-an itu, media pemerintah melaporkan pada Jumat (9/4/2021).

Arduous March adalah istilah yang diadopsi oleh para pejabat untuk mengumpulkan warga selama kelaparan yang menewaskan sebanyak 3 juta warga Korea Utara setelah jatuhnya Uni Soviet, yang telah menjadi pendukung utama pendiri komunis Pyongyang.

Periode ini sering dibicarakan sebagai peristiwa bersejarah, tetapi perbandingan Kim dengan masalah saat ini muncul setelah dia awal pekan ini mengatakan negara itu menghadapi "situasi terburuk yang pernah ada."

Komentarnya dibuat dalam pidatonya pada Kamis (8/4) pada penutupan konferensi untuk pejabat Partai Pekerja Korea (WPK) tingkat rendah, di mana dia telah mendesak mereka untuk lebih proaktif dan bertanggung jawab dalam melaksanakan rencana ekonomi lima tahun baru negara itu, yang diadopsi pada kongres partai pada Januari.

"Saya memutuskan untuk meminta organisasi WPK di semua tingkatan ... untuk melakukan 'Arduous March' yang lebih sulit untuk meringankan rakyat kita dari kesulitan, sekalipun kecil," kata Kim, menurut laporan kantor berita negara KCNA.

Partai harus menghargai kesetiaan rakyat dan menjadi "pelayan" sejati bagi mereka, katanya.

Korea Utara belum melaporkan satu kasus pun yang dikonfirmasi soal virus corona baru, tetapi pejabat Amerika dan Korea Selatan meragukan anggapan bahwa Korut telah lolos dari COVID-19.

Negara itu mengakhiri hampir semua perjalanan lintas batas, membatasi perdagangan, dan memberlakukan pembatasan lain untuk mencegah wabah.

Langkah-langkah itu, dikombinasikan dengan sanksi internasional yang sedang berlangsung yang diberlakukan atas senjata nuklir Korea Utara dan program rudal balistik, telah merugikan ekonomi negara dan meningkatkan kekhawatiran akan krisis kemanusiaan.

baca juga

Panel ahli independen yang memantau sanksi PBB baru-baru ini melaporkan bahwa kelompok bantuan internasional sedang berjuang untuk menjangkau wanita dan anak-anak yang rentan di Korea Utara karena penguncian pandemi, menyebabkan ratusan ribu orang berpotensi tanpa akses ke nutrisi yang dibutuhkan.

Seorang pejabat di Kementerian Kesehatan Masyarakat Korea Utara merilis pernyataan pada Selasa (6/4)yang menyangkal bahwa ada anak yang menghadapi kekurangan gizi, dan bahwa laporan semacam itu bertujuan untuk menodai citra negara. (Reuters/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

New York Times Sorot Krisis Ekonomi Mengancam Indonesia: Bom Waktu yang Terus Berdetak

New York Times Sorot Krisis Ekonomi Mengancam Indonesia: Bom Waktu yang Terus Berdetak

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Diisukan Meninggal akibat Pendarahan Otak, Kim Jong Un Muncul di Pameran Bersama Putrinya

Diisukan Meninggal akibat Pendarahan Otak, Kim Jong Un Muncul di Pameran Bersama Putrinya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:09 WIB

Awal Mula Kim Jong-Un Dikabarkan Meninggal Dunia

Awal Mula Kim Jong-Un Dikabarkan Meninggal Dunia

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Fakta! MK Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, Kim Jong-un Lulusan SMP

Fakta! MK Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, Kim Jong-un Lulusan SMP

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Korea Utara Akan Simpan Senjata Nuklir Selamanya, Tolak Denuklirisasi

Korea Utara Akan Simpan Senjata Nuklir Selamanya, Tolak Denuklirisasi

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:10 WIB

Korea Utara Tembakkan Senjata Misterius, Jepang dan Korsel Deg-degan

Korea Utara Tembakkan Senjata Misterius, Jepang dan Korsel Deg-degan

News | Senin, 21 September 2026 | 09:02 WIB

Korea Utara Kirim Pesan ke Negara Tukang Kritik: Kami Punya Senjata Nuklir

Korea Utara Kirim Pesan ke Negara Tukang Kritik: Kami Punya Senjata Nuklir

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:28 WIB

Saat Geng Solo Disebut Bergerak Tunggangi Gelombang Kekecewaan Publik

Saat Geng Solo Disebut Bergerak Tunggangi Gelombang Kekecewaan Publik

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Panas! Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik saat Korsel dan AS Latihan Militer

Panas! Korea Utara Luncurkan 10 Rudal Balistik saat Korsel dan AS Latihan Militer

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Terkini

Kejar Setoran hingga Ketiduran, Sopir BYD Atto 1 Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol

Kejar Setoran hingga Ketiduran, Sopir BYD Atto 1 Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Pramono Anung Respons Kritik Rumput JIS, Minta Jakpro Benahi Perawatan

Pramono Anung Respons Kritik Rumput JIS, Minta Jakpro Benahi Perawatan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:07 WIB

iQOO Neo 12 Siap Mengguncang Pasar, Layar 185 Hz dan Baterai 9.000 mAh Jadi Senjata Utama

iQOO Neo 12 Siap Mengguncang Pasar, Layar 185 Hz dan Baterai 9.000 mAh Jadi Senjata Utama

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Rekomendasi Motor Listrik Murah Jarak Tempuh Jauh untuk Harian: Cek Harga dan Kemampuannya

Rekomendasi Motor Listrik Murah Jarak Tempuh Jauh untuk Harian: Cek Harga dan Kemampuannya

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Rizky Ridho Keluhkan Rumput JIS, Jakpro Akui Kerataan Lapangan Masih Jadi PR

Rizky Ridho Keluhkan Rumput JIS, Jakpro Akui Kerataan Lapangan Masih Jadi PR

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Kenapa Jerawat Punggung Bisa Muncul? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Jerawat Punggung Bisa Muncul? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Aroma Salju dan Udara Pegunungan, Jadi Inspirasi Baru dalam Dunia Parfum

Aroma Salju dan Udara Pegunungan, Jadi Inspirasi Baru dalam Dunia Parfum

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Jelang Demo 28 Oktober, Komnas HAM Ingatkan Aparat Bertindak Humanis

Jelang Demo 28 Oktober, Komnas HAM Ingatkan Aparat Bertindak Humanis

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:56 WIB

OJK Akui Belum Belum Penuhi Permintaan MSCI soal Penegakkan Hukum di Pasar Modal

OJK Akui Belum Belum Penuhi Permintaan MSCI soal Penegakkan Hukum di Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap

Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:53 WIB

×