Siklon Seroja Meningkat, Waspada Gelombang Tinggi Pantai Selatan Jawa-Bali

Siswanto, Stephanus Aranditio

Jum'at, 09 April 2021 | 12:41 WIB
Siklon Seroja Meningkat, Waspada Gelombang Tinggi Pantai Selatan Jawa-Bali
Perkembangan Siklon Tropis SEROJA dan Pertumbuhan Siklon Tropis ODETTE (BMKG)

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menetapkan status waspada gelombang tinggi di pesisir pantai selatan Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali karena terjadi peningkatan siklon tropis seroja dan siklon tropis odette.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang di wilayah Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali, namun tak seekstrem di Nusa Tenggara Timur kemarin.

"Mohon waspada hujan lebat dan gelombang tinggi di perairan Samudera Hindia, terutama di Sumatera, Lampung sampai Nusa Tenggara Barat untuk 24 jam ke depan," kata Dwikorita dalam jumpa pers secara virtual, Jumat (9/4/2021).

Sedangkan potensi dampak gelombang tinggi dapat terjadi hingga dua hari kedepan dengan ketinggian mencapai 1,25 - 2,5 meter di Laut Jawa, Perairan Selatan Pulau Bali hingga Pulau Sumba, Selat Bali - Selat Lombok - Selat Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu bagian selatan, Perairan Selatan Pulau Sawu, dan Perairan Selatan Pulau Rotte

Tinggi gelombang 2.5-4.0 meter berpeluang terjadi di Perairan Pulau Enggano - Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Selat Sunda Bagian Barat dan Selatan, Perairan Selatan Pulau Jawa, dan Samudera Hindia Selatan.

NTB hingga NTT - tinggi gelombang 4.0-6.0 meter berpeluang terjadi di Samudera Hindia Selatan Jawa - Bali.

Dwikorita menjelaskan fenomena alam terjadi karena bibit siklon 90S yang sejak tanggal 2 April 2021 muncul bersamaan dengan bibit siklon cikal bakal siklon seroja.

Saat ini bibit itu telah tumbuh menjadi siklon tropis odette di Samudera Hindia, tepatnya pada posisi 14.2 LS dan
107.7 BT atau sekitar 780 kilometer selatan barat daya dari Cilacap.

Kecepatan angin maksimum pada pusat sirkulasi Siklon Tropis Odette mencapai 45 knot (80 km/jam) dan tekanan udara di pusat sirkulasinya adalah 990 hPa.

baca juga

Pemberian nama siklon tropis odette dilakukan oleh Australian Bureau of Meteorology Tropical Cyclone Warning Center karena posisi siklon tropis tersebut berada di wilayah tanggung jawab Australia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG: Waspadai Bibit Siklon Tropis 96S di NTT

BMKG: Waspadai Bibit Siklon Tropis 96S di NTT

Tekno | Kamis, 04 April 2024 | 16:38 WIB

Terkini

Kasus Korupsi Anggaran Rp19,5 Miliar! Mantan Ketua DPRD Merangin Ditahan Kejati Jambi

Kasus Korupsi Anggaran Rp19,5 Miliar! Mantan Ketua DPRD Merangin Ditahan Kejati Jambi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Solidaritas Perempuan Beri Skor 0 ke DPR: Terbukti Buta Realitas Akar Rumput!

Solidaritas Perempuan Beri Skor 0 ke DPR: Terbukti Buta Realitas Akar Rumput!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Kesaksian Korban Saat Bus Persib U-18 Dikepung dan Diserang dengan Batu oleh Oknum Suporter

Kesaksian Korban Saat Bus Persib U-18 Dikepung dan Diserang dengan Batu oleh Oknum Suporter

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?

Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi

Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Walkot Bandung Marah Besar! Pemain Persib U-18 Diserang, Pelaku Bakal Dikejar hingga Tuntas

Walkot Bandung Marah Besar! Pemain Persib U-18 Diserang, Pelaku Bakal Dikejar hingga Tuntas

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Satyawan Pudyatmoko Jadi Calon Kepala BPGMN Bentukan Prabowo, Ini Sosoknya

Satyawan Pudyatmoko Jadi Calon Kepala BPGMN Bentukan Prabowo, Ini Sosoknya

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tokcer Bersama Timnas Indonesia, Kevin Diks di Borussia Monchengladbach: Kebobolan 18 Gol

Tokcer Bersama Timnas Indonesia, Kevin Diks di Borussia Monchengladbach: Kebobolan 18 Gol

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya

Sumsel Dikepung 1.917 Titik Panas, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Digerebek Polisi, MP Club Pekanbaru Diduga Jadi Sarang Peredaran Narkoba

Digerebek Polisi, MP Club Pekanbaru Diduga Jadi Sarang Peredaran Narkoba

Riau | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:38 WIB

×