Lagi, Terjadi Penembakan di Pabrik Lemari, Satu Tewas dan Empat Luka-luka

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Jum'at, 09 April 2021 | 16:53 WIB
Lagi, Terjadi Penembakan di Pabrik Lemari, Satu Tewas dan Empat Luka-luka
Ilustrasi TKP. (Shutterstock)

Suara.com - Setidaknya satu orang tewas dan lima lainnya mengalami luka-luka akibat insiden penembakan pada Kamis (8/2) di sebuah pabrik pembuatan lemari di Bryan, Texas, Amerika Serikat.

Menyadur US News, Jumat (9/4/2021) tersangka, yang diidentifikasi oleh pihak berwenang sebagai Larry Bollin, ditangkap setelah sempat terjadi kejar-kejaran.

Pelaku yang juga karyawan pabrik Kent Moore Cabinets berhasil dibekuk di kota kecil Iola, sekitar 30 mil dari pabrik, Bryan.

Bollin, dari Iola, dituduh melakukan pembunuhan dan ditahan dengan uang jaminan 1 juta dolar, menurut keterangan Departemen Kepolisian. Motifnya masih diselidiki.

Akibat insiden tersebut, satu orang tewas di tempat kejadian, dan empat lainnya dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis, kata pihak berwenang.

Kepala Polisi Bryan Eric Buske dalam konferensi pers Kamis malam juga menyampaikan dua orang dibawa ke rumah sakit akibat insiden tersebut.

Departemen Keamanan Publik Texas mengatakan di Twitter bahwa seorang polisi ditembak saat mengejar yang diduga terlibat dalam penembakan. Polisi tersebut dilaporkan dalam kondisi serius namun stabil.

Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dia "berdoa untuk para korban dan keluarga mereka dan untuk petugas penegak hukum yang terluka saat menangkap tersangka."

Penembakan di Bryan terjadi sehari setelah penembakan menewaskan enam orang di Rock Hill, Carolina Selatan dan penembakan massal di Georgia, Colorado dan California dalam tiga minggu terakhir yang menewaskan 22 orang.

Sebelumnya Kamis, Presiden Joe Biden mengumumkan langkah besar pertamanya untuk memberantas peredaran senjata api rakitan untuk mengatasi kekerasan.

"Kekerasan bersenjata di negeri ini sudah jadi epidemi, dan ini memalukan secara internasional," kata Biden pada Kamis (08/04) waktu setempat.

Perintah tersebut mencakup pembatasan bagi kepemilikan senjata-senjata tertentu, memperketat pemeriksaan latar belakang pemilik, dan mendukung langkah pencegahan dari pihak berwenang di daerah-daerah.

Namun, Joe Biden akan menghadapi tantangan berat dalam mengendalikan peredaran senjata api rakitan di masyarakat.

Masalahnya, memiliki senjata api merupakan hak warga yang dilindungi oleh Amandemen Kedua Konstitusi AS sehingga tidak sedikit warga yang menilai pembatasan itu bakal melanggar hak konstitusi mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Penembakan Buat Malu AS, Biden Berantas Senjata Hantu, Apa Maksudnya?

Kasus Penembakan Buat Malu AS, Biden Berantas Senjata Hantu, Apa Maksudnya?

News | Jum'at, 09 April 2021 | 13:52 WIB

Geramnya Bupati Puncak Ada Guru SD Ditembak Mati KKB di Daerahnya

Geramnya Bupati Puncak Ada Guru SD Ditembak Mati KKB di Daerahnya

News | Jum'at, 09 April 2021 | 12:10 WIB

Amerika Rilis Peringatan Bahaya Terorisme di Indonesia, Ini Kata Pengamat

Amerika Rilis Peringatan Bahaya Terorisme di Indonesia, Ini Kata Pengamat

News | Jum'at, 09 April 2021 | 10:52 WIB

Terkini

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:52 WIB

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:37 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:31 WIB

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:24 WIB

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:12 WIB

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:10 WIB

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:58 WIB

Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak

Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:56 WIB

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:52 WIB