Seperti Apa Skenario Pemakaman Pangeran Philip? Simak Bocorannya!

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Minggu, 11 April 2021 | 11:21 WIB
Seperti Apa Skenario Pemakaman Pangeran Philip? Simak Bocorannya!
Ilustrasi upacara pemakaman. (Pixabay/carolynabooth)

Suara.com - Pangeran Philip meninggal di usia 99 tahun pada hari Jumat (09/04). Seperti pemakaman anggota kerajaan lainnya, upacara suami Ratu Elizabeth II ini juga dinanti oleh warga Inggris.

Menyadur CNN Sabtu (10/04) sknario untuk kematian keluarga Kerajaan Inggris dibuat bertahun-tahun sebelumnya tapi mengingat Pangeran Philip wafat di masa pandemi, strategi harus diubah.

Bagi pejabat, staf Kerajaan Inggris dan mitra media, kematian Pangeran Philip yang memiliki kata sandi 'Forth Bridge' sudah diumumkan kemarin.

College of Armsh, divisi yang mengatur setiap acara di Kerajaan Inggris mengatakan jenazah disemayamkan di Kastil Windsor, sesuai keinginan Pangeran Philip dan setelahnya, upacara pemakaman akan dilakukan Kapel St. George.

Bendera di istana dikibarkan setengah tiang sampai jam 8 pagi pada hari setelah pemakaman, termasuk bendera resmi Inggris - Union Jack, bendera Inggris, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara, ditambah bendera dan warna kapal.

Pangeran Philip meninggal. (Dok: Twitter/The Royal Family)
Pangeran Philip meninggal. (Dok: Twitter/The Royal Family)

College of Arms juga meminta agar masyarakat tidak menghadiri atau berpartisipasi dalam acara pemakaman. Hal ini berkaitan dengan pembatasan virus corona.

Salut senjata akan ditembakkan ke seluruh Inggris pada Sabtu siang, jelas Kementerian Pertahanan Inggris.

"Di seluruh Inggris Raya, di Gibraltar dan di Kapal HM di laut, upacara penghormatan akan menembakkan 41 putaran pada satu putaran setiap menit selama 40 menit," tulisnya.

Upacara pemakaman akan berlangsung tertutup di balik tembok kastil untuk mencegah adanya perkumpulan masyarakat.

baca juga
Pangeran Philip Saat Muda (instagram.com/theroyalfamily)
Pangeran Philip Saat Muda (instagram.com/theroyalfamily)

Biasanya, pemakaman seperti itu dihadiri oleh kepala negara dari seluruh dunia. Tapi hanya hingga 30 orang yang saat ini yang diizinkan menghadiri pemakaman di Inggris.

Pemakaman Pangeran Philip kemungkinan hanya akan melibatkan anggota Keluarga Kerajaan Inggris dan teman-teman terdekat serta staf kerajaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemakaman Massal Korban Tanah Longsor Flores Timur

Pemakaman Massal Korban Tanah Longsor Flores Timur

Foto | Kamis, 08 April 2021 | 10:07 WIB

Heboh Minibus Tersesat di Area Pemakaman Sunan Muria, Efek GPS?

Heboh Minibus Tersesat di Area Pemakaman Sunan Muria, Efek GPS?

Otomotif | Rabu, 07 April 2021 | 17:46 WIB

Isak Tangis Warnai Pemakaman Ulama Karismatik Abuya Uci Thurtusi

Isak Tangis Warnai Pemakaman Ulama Karismatik Abuya Uci Thurtusi

Jakarta | Selasa, 06 April 2021 | 16:56 WIB

Terkini

Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset

Bantah Hoaks Penolakan, Habiburokhman Tegaskan DPR 'Gaspol Pakai Turbo' Bahas RUU Perampasan Aset

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:15 WIB

Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi

Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:52 WIB

Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:46 WIB

Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih

Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:46 WIB

Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:38 WIB

Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi

Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:35 WIB

Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan

Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku

Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:21 WIB

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:16 WIB

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:04 WIB

×