Geger! Anggota Parlemen Kanada Tepergok Bugil saat Rapat Virtual

Agung Sandy Lesmana

Kamis, 15 April 2021 | 12:49 WIB
Geger! Anggota Parlemen Kanada Tepergok Bugil saat Rapat Virtual
Ilustrasi Rapat Online. (Pixabay/AS_Appendorf)

Suara.com - Seorang anggota parlemen Kanada tertangkap sedang bugil di tengah rapat virtual House of Commons pada Rabu.

Menyadur CTV News, William Amos, anggota parlemen yang mewakili Distrik Pontiac, Quebec, sejak 2015 ini muncul di layar para anggota parlemen tanpa sehelai benang pun saat sesi tanya jawab berlangsung.

Pada tangkapan layar yang diperoleh The Canadian Press, dirinya terlihat berdiri di belakang meja di antara bendera Quebec dan Kanada. Nasib baik, alat vitalnya tak terekspos lantaran tertutup oleh benda seperti ponsel yang sedang digenggamnya.

“Ini adalah kesalahan yang sangat disayangkan,” kata Amos dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email, Rabu (14/4/2021).

“Video saya secara tidak sengaja menyala saat saya tengah mengganti pakaian kerja saya setelah jogging. Saya dengan sungguh-sungguh meminta maaf kepada rekan-rekan saya di House of Commons atas gangguan yang tidak disengaja ini. Jelas, itu murni kesalahan dan tidak akan pernah terulang lagi,” tuturnya.

Salah seorang anggota parlemen dari Distrik Quebec, Claude DeBellefeuille, membahas insiden tersebut tepat setelah sesi tanya jawab berakhir. Ia menegur dan mengingatkan perihal kesopanan para anggota parlemen.

“Mungkin perlu untuk mengingatkan para anggota, terutama yang laki-laki, bahwa dasi dan jas adalah hal yang wajib, begitu pula dengan kemeja, celana boxer, atau celana dalam,” ujar DeBellefeuille dalam bahasa Prancis.

“Kami melihat bahwa anggota dalam kondisi fisik yang baik, tapi saya rasa para anggota harus mengingat untuk (selalu) berhati-hati dan mengontrol kamera dengan baik,” lanjutnya.

Anthony Rota, sang pembicara berterima kasih kepada DeBellefeuille atas “pengamatannya” dan klarifikasinya meskipun Rota mengakui ia tidak melihat apa pun saat indisen itu terjadi.

baca juga

Lebih lanjut, ia mengingatkan para anggota parlemen untuk selalu waspada saat berada di dekat kamera dan mikrofon.

Selama sesi tanya jawab berlangsung, Amos tampak tidak berbicara sedikitpun. Fotonya tidak muncul di feed publik.

Anggota Partai Liberal Mark Holland mengungkapkan bahwa Amos “sangat malu”.

“Saya tidak berpikir ada niatan buruk. Ini tentu saja keadaan yang tidak menguntungkan,” kata Holand.

“Saya pikir itu itu merupakan bagian dari keadaan dunia yang sedang kita hadapi saat ini. Di mana garis antara rumah dan kantor begitu kabur dan terkadang sulit untuk dikelola,” tambahnya.

“Ini peringatan untuk semua orang. Anda harus benar-benar selalu berasumsi bahwa kamera dalam keadaan menyala dan berhati-hatilah setiap kali Anda berjalan di dekat kamera, (pastikan) Anda sudah berpakaian dengan benar,” katanya.

(Maulida Balqis)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Parlemen Modern, DPR Komitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi

Parlemen Modern, DPR Komitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi

DPR | Selasa, 23 Maret 2021 | 19:53 WIB

Gagal Dilengserkan, Pemakzulan Presiden Paraguay Resmi Ditolak

Gagal Dilengserkan, Pemakzulan Presiden Paraguay Resmi Ditolak

News | Kamis, 18 Maret 2021 | 18:08 WIB

Korban Jiwa Kudeta Myanmar Berguguran, Sikap Wakil Rakyat di Asean Disorot

Korban Jiwa Kudeta Myanmar Berguguran, Sikap Wakil Rakyat di Asean Disorot

Hits | Rabu, 17 Maret 2021 | 17:03 WIB

Kantongi 250 Ribu Euro Komisi Bisnis Masker, Anggota Parlemen Jerman Mundur

Kantongi 250 Ribu Euro Komisi Bisnis Masker, Anggota Parlemen Jerman Mundur

News | Selasa, 09 Maret 2021 | 11:55 WIB

Terkini

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:37 WIB

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:09 WIB

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:08 WIB

×