Tak Cuma Diamuk Warga, Debt Collector Dihujani Batu usai Terjun ke Kali

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 20 April 2021 | 15:24 WIB
Tak Cuma Diamuk Warga, Debt Collector Dihujani Batu usai Terjun ke Kali
Seorang pria yang diduga berprofesi sebagai debt collector atau penagih utang nekat menceburkan diri ke Kali Ciliwung, Gunung Sahari, Jakarta Pusat. [Instagram]

Suara.com - Seorang penagih utang alias debt collector sempat menjadi bulan-bulan warga Gunung Sahari, Jakarta Pusat hingga nekat terjun ke kali Ciliwung, gegara disangka maling. Bahkan, debt collector itu terpaksa berenang karena menjadi sasaran pelemparan batu oleh warga.

Warga bernama Arif menceritakan detik-detik ketika debt collector itu sudah terjun ke usai dikejar-kejar warga gegara disangka maling. 

Dia mengatakan, setelah berlari dari amukan massa sejauh sekitar 300 meter, akhirnya pria itu memilih untuk melompat ke kali Ciliwung karena panik.

"Dia lari dari ujung sana, dia panik ada warga yang ngejar dia, dia langsung cebur," ujar Arif saat ditemui Suara.com di lokasi, Rabu (20/4/2021).

Kata Arif sebelum menceburkan dirinya ke kali, pria yang diduga debt colector itu sempat teriak meminta tolong. 

"Dari jembatan itu dia langsung jemur tuh, sambil teriak minta tolong, disangka maling," jelas Arif. 

Lokasi debt collector nyemplung di kali Ciliwung gegara dikejar warga karena disangka maling di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yaumal)
Lokasi debt collector nyemplung di kali Ciliwung gegara dikejar warga karena disangka maling di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yaumal)

Di dalam kali, kata Arif debt collector itu sempat berenang ke tepian, namun saat itu sejumlah orang yang berkerumun masih melimpari batu ke arahnya dari atas. 

"Pas dia udah nyebur dia tuh berenang kecil, dari atas ditimpuki tuh, kepalanya sampai bocor, tapi itu saya enggak tahu bocor karena ditimpuki atau karena dipukuli sebelumnya," jelas Arif. 

Di dalam air pria yang hingga kini tidak diketahui identitasnya itu, bertahan sekitar 20 menit, sampai rekan-rekannya yang diduga para penagih utang akhirnya menyelamatkan pria itu. 

baca juga

"Ada 20 menitan di dalam air, sambil jalan gitu. Pas mau naik ada teman-temannya baru dia mau naik. Pas belum ada teman-temannya dia tidak mau naik," jelas Arif. 

Peristiwa debt collector kabur dikejar-kerja hingga terjun ke kali Ciliwung sempat viral di media sosial. Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @jakarta.terkini.

Mau Rampas Motor Cewek

Dari informasi yang beredar dan dihimpun Suara.com, awalnya debt collector itu mau mengambil paksa sebuah sepeda motor milik seorang perempuan di kawasan Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.  

Cerita itu diungkapkan Roy, warga sekitar saat ditemui Suara.com di lokasi, Selasa.

Menurutnya, debt collector itu sempat diteriaki maling karena disangka sebagai pencuri.  

"Katanya si ada perempuan narik motor tidak sesuai dengan surat, dia narik disangka perampokan, habis itu diteriaki maling," kata Roy.

Usai diteriaki maling, pria itu lari dan sempat terjatuh didepan salah satu warung kopi. Saat terjatuh massa langsung memukulinya. 

"Dia lari tuh sampai sampai jatuh depan warung, digebukin dulu," jelas Roy. 

Dibebaskan Polisi

Kapolsek Sawah Besar, AKP Maulana Mukarom, mengakui jika pria yang menceburkan diri ke sungai Ciliwung di kawasan Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, merupakan debt collector. Kekinian pria itu telah dibebaskan.

"Tapi memang betul yang bersangkutan adalah outsourcing atau pihak ketiga dari finance ya, bahasanya itu mata elang atau apalah yang pasti memang yang bersangkutan bekerjanya seperti itu," kata Maulana saat dihubungi Suara.com, Selasa.

Lokasi debt collector nyemplung di kali Ciliwung gegara dikejar warga karena disangka maling di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yaumal)
Lokasi debt collector nyemplung di kali Ciliwung gegara dikejar warga karena disangka maling di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yaumal)

Meski demikian, Maulana tidak dapat memastikan apakah pria itu sedang menjalankan tugasnya saat peristiwa itu terjadi atau tidal.

"Apakah dia melakukan penarikan atau kegiatannya itu belum dapat kami pastikan. Pasti dia memang berada disitu, tiba-tiba dia didatangi banyak orang, sehingga dia panik terus dia menceburkan diri," jelas Maulana.

Saat ini yang bersangkutan telah dikembalikan ke keluarganya, setelah sempat diamankan ke Polsek Sawa Besar, Jakarta Pusat.

"Setelah kami lakukan pemeriksaan, setelah itu kami kembalikan ke pihak keluarganya," kata Maulana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ambil Paksa Motor Cewek, Awal Debt Collector Dikejar hingga Nyebur ke Kali

Ambil Paksa Motor Cewek, Awal Debt Collector Dikejar hingga Nyebur ke Kali

News | Selasa, 20 April 2021 | 13:45 WIB

Dikejar-kejar Warga, Debt Collector Nekat Terjun ke Kali Ciliwung

Dikejar-kejar Warga, Debt Collector Nekat Terjun ke Kali Ciliwung

News | Senin, 19 April 2021 | 22:18 WIB

Jemput Relasi di Bandara, Mobil Malah Ditarik Paksa Debt Collector

Jemput Relasi di Bandara, Mobil Malah Ditarik Paksa Debt Collector

Sumsel | Senin, 19 April 2021 | 20:34 WIB

Waspada Begal dengan Modus Baru, Pura-Pura Jadi Debt Collector

Waspada Begal dengan Modus Baru, Pura-Pura Jadi Debt Collector

Otomotif | Senin, 19 April 2021 | 16:20 WIB

Modal Pistol, Petugas Banpol Rampok Uang Debt Collector Senilai Rp262 Juta

Modal Pistol, Petugas Banpol Rampok Uang Debt Collector Senilai Rp262 Juta

Batam | Kamis, 15 April 2021 | 14:27 WIB

Terkini

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:03 WIB

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:52 WIB

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:40 WIB

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB