5 Fakta Tragedi Kapal Selam Kursk Rusia, Kecelakaan Terburuk 21 Tahun Silam

Farah Nabilla

Minggu, 25 April 2021 | 13:34 WIB
5 Fakta Tragedi Kapal Selam Kursk Rusia, Kecelakaan Terburuk 21 Tahun Silam
Ilustrasi kapal selam - sebagai ilustrasi tragedi kapal selam Kursk. (Shutterstock)

Suara.com - Kabar tenggelamnya Kapal Selam milik TNI Angkatan Laut KRI Nanggala-402 di wilayah perairan Bali pada Rabu (21/4/2021) masih meninggalkan duka mendalam. Dua puluh satu tahun lalu dunia dihebohkan dengan tenggelamnya kapal selam Kursk. Berikut fakta-fakta tenggelamnya kapal selam Kursk.

Tragedi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 bukanlah yang pertama terjadi di dunia, sejarah tragedi kapal selam Kursk Rusia terjadi dalam peristiwa pada 12 Agustus 2000 silam.

Kapal tersebut tenggelam ke dasar Laut Barents usai menghantam rudal kapal perusak Rusia saat latihan. Berikut ini lima fakta mengenai tragedi kapal selam Kursk yang perlu Anda ketahui. 

1. Tenggelam Akibat Rudal Granit 

Diketahui tenggelamnya kapal selam Kursk akibat rudal granit yang dikendalikan radar dan ditembakkan kapal nuklir kelas Kirov, Peter Agung.

Sementara itu, investigasi resmi yang dilakukan menyatakan bahwa kegagalan tersebut dipicu oleh salah satu torpedo berbahan bakar hidrogen peroksida Kursk. 

2. 118 Korban Tewas dalam Tragedi Kapal Kursk 

Akibat dari peristiwa tersebut, sebanyak 118 orang dinyatakan tewas. Meski begitu, sejumlah pelaut dikabarkan masih bertahan hidup hingga beberapa hari dan menulis catatan dengan darahnya sendiri untuk orang-orang yang dicintai. Mereka akhirnya meninggal dunia karena mati lemas. 

3. Tenggelam setelah Dua Ledakan

baca juga

Melansir dari History, kapal selam Kursk meninggalkan pelabuhan pada 10 AGustus untuk mengikuti latihan perang dengan militer Rusia di Laut Barents. Kemudian, pada 12 Agustus, seharusnya kapal Kursk dijadwalkan untuk menembak torpedo.

Namun, hingga pukul 11.29 kapal Kursk belum melakukan penembakan torpedo tersebut. Dalam waktu berdekatan, dua ledakan terdengar di bagian depan lambung kapal selam hingga membuatnya jatuh ke dasar laut. 

4. Karakteristik Kapal Kursk 

Panjang kapal Kursk mencapai 500 kaki dengan berat 24 ribu ton. Ia juga memiliki dua reaktor nuklir dengan kecepatan hingga 28 knot.

Kapal Kursk merupakan kapal selam terbesar di dunia dan diperkirakan ukurannya mencapai tiga kali ukuran kapal selam tersebar di Angkatan Laut Amerika Serikat. 

5. Dievakuasi Setahun Kemudian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Daftar Kecelakaan Kapal Selam yang Pernah Terjadi di Dunia

4 Daftar Kecelakaan Kapal Selam yang Pernah Terjadi di Dunia

News | Minggu, 25 April 2021 | 10:40 WIB

Berkat Mainan Seks, Pria Rusia Ini Terungkap Bunuh dan Perkosa Gadis

Berkat Mainan Seks, Pria Rusia Ini Terungkap Bunuh dan Perkosa Gadis

News | Sabtu, 24 April 2021 | 16:27 WIB

Menapaki Sejarah Kejayaan Kerajaan Melayu di Situs Istana Damnah Lingga

Menapaki Sejarah Kejayaan Kerajaan Melayu di Situs Istana Damnah Lingga

Batam | Jum'at, 23 April 2021 | 15:44 WIB

Kondisi Kritis, Dokter Mendesak Alexei Navalny  Akhiri Aksi Mogok Makan

Kondisi Kritis, Dokter Mendesak Alexei Navalny Akhiri Aksi Mogok Makan

News | Jum'at, 23 April 2021 | 15:15 WIB

Dimaafkan, PBNU Minta Menteri Nadiem Serius Revisi Kamus Sejarah Indonesia

Dimaafkan, PBNU Minta Menteri Nadiem Serius Revisi Kamus Sejarah Indonesia

News | Jum'at, 23 April 2021 | 14:34 WIB

Sejarah Hari Buruh 1 Mei, Memperingati Lumpuhnya Kota Tanpa Pekerja

Sejarah Hari Buruh 1 Mei, Memperingati Lumpuhnya Kota Tanpa Pekerja

News | Jum'at, 23 April 2021 | 14:28 WIB

Terkini

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:39 WIB

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

×