Minta Bantuan Oksigen di Twitter, Pria Ini Malah Dituntut ke Pengadilan

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 29 April 2021 | 14:47 WIB
Minta Bantuan Oksigen di Twitter, Pria Ini Malah Dituntut ke Pengadilan
Ilustrasi pengadilan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria India dituntut ke pengadilan karena minta bantuan oksigen untuk kakeknya melalui Twitter. Pria bernama Shashank Yadav ini dituduh menyebarkan ketakutan dan kekhawatiran.

Menyadur BBC Kamis (29/04), Yadav tidak menyebut Covid-19 dalam postingannya. Ia hanya memintan bantuan oksigen untuk sang kakek yang sedang sekarat.

Petugas di negara bagian Uttar Pradesh menuduh Shashank Yadav menyebarkan desas-desus tentang kekurangan oksigen yang bertujuan menyebabkan ketakutan atau kekhawatiran.

Uttar Pradesh adalah salah satu negara bagian yang paling parah terkena dampak di India. Menteri utama di wilayah itunya, Yogi Adityanath kerap dinilai meremehkan virus corona.

Awal pekan ini, Adityanath, sekutu sayap kanan Perdana Menteri Narendra Modi, menuntut siapa pun yang menyebarkan desas-desus dan propaganda agar propertinya disita.

Oksigen. (Elements Envanto)
Ilsutrasi Oksigen. (Elements Envanto)

Dia juga mengatakan bahwa tidak ada rumah sakit negara bagian yang kekurangan oksigen, meskipun pemandangan sistem kesehatan yang kewalahan telah terungkap.

Petugas di kota Amethi mengklaim cuitan Yadav mendorong orang lain untukmenyudutkan pemerintah dan mereka mengajukan tuntutan pidana terhadapnya pada Selasa malam.

Kritikus mengatakan langkah tersebut mencerminkan erosi umum kebebasan sipil dan kebebasan berbicara selama beberapa tahun terakhir.

Pada hari Senin, Yadav, 26 tahun, meminta tabung oksigen dan menandai aktor Bollywood Sonu Sood. Dia tidak menyebutkan virus corona atau apa yang diderita kakeknya.

baca juga

Postingannya di-retweet oleh teman, yang juga menghubungi jurnalis di Wire. Dia memperkuat pesan tersebut, seperti yang dilakukan oleh banyak orang India terkemuka lainnya dalam krisis.

Menteri Kabinet Smiti Imrani mengatakan telah menghubungi Yadav dan memberi tahu pejabat setempat. Dia belum berkomentar sejak dakwaan diajukan.

Kakek Mr Yadav meninggal pada Senin malam, karena serangan jantung. Pejabat mengatakan dia tidak menderita Covid-19, tetapi keadaan di sekitar kematiannya masih belum jelas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantu India Tangani COVID-19, Taiwan Kirimkan 150 Konsentrator Oksigen

Bantu India Tangani COVID-19, Taiwan Kirimkan 150 Konsentrator Oksigen

Health | Kamis, 29 April 2021 | 13:59 WIB

Covid di India: Warga Memburu Tabung Oksigen dan Obat-obatan di Pasar Gelap

Covid di India: Warga Memburu Tabung Oksigen dan Obat-obatan di Pasar Gelap

News | Rabu, 28 April 2021 | 12:30 WIB

Pesawat Apung Mulai Diuji di Pulau Dengan Kadar Oksigen Tertinggi

Pesawat Apung Mulai Diuji di Pulau Dengan Kadar Oksigen Tertinggi

Batam | Rabu, 28 April 2021 | 08:55 WIB

Terkini

Tahu Bakal Jadi Kapolri Saat Kamis Pagi, Jenderal Suyudi Ngaku Ditelpon Pimpinan Istana

Tahu Bakal Jadi Kapolri Saat Kamis Pagi, Jenderal Suyudi Ngaku Ditelpon Pimpinan Istana

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi, Komplotan Residivis Gasak Uang Nasabah di Jatim

Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi, Komplotan Residivis Gasak Uang Nasabah di Jatim

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru

Kabut Asap Palembang, Pesawat Jakarta Putar Balik dan Yogyakarta Dialihkan ke Pekanbaru

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Media Vietnam Tak Ragu Timnas Indonesia Bisa Bantai Bangladesh 3-0

Media Vietnam Tak Ragu Timnas Indonesia Bisa Bantai Bangladesh 3-0

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:32 WIB

White Blast Tayang November, Mayat Misterius Picu Ketegangan di Stasiun

White Blast Tayang November, Mayat Misterius Picu Ketegangan di Stasiun

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Fokus Kapolri Baru Jenderal Suyudi: Dekat Rakyat, Berantas Judol dan Narkoba

Fokus Kapolri Baru Jenderal Suyudi: Dekat Rakyat, Berantas Judol dan Narkoba

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Shin Tae-yong Tak Bisa Kalahkan Bangladesh, Mampukah John Herdman Malam Ini?

Shin Tae-yong Tak Bisa Kalahkan Bangladesh, Mampukah John Herdman Malam Ini?

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Lahadalia 'Super' Menteri: Rangkap 3 Jabatan, DPR Beri Catatan Soal Tata Kelola Energi!

Bahlil Lahadalia 'Super' Menteri: Rangkap 3 Jabatan, DPR Beri Catatan Soal Tata Kelola Energi!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Kebakaran TPA Jatibarang Semarang Terkendali, 7 Mobil Damkar Masih Disiagakan

Kebakaran TPA Jatibarang Semarang Terkendali, 7 Mobil Damkar Masih Disiagakan

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Kendal Tornado FC Siap Redam Tekanan Manahan, Stefan Keeltjes Tekankan Mental Pemain

Kendal Tornado FC Siap Redam Tekanan Manahan, Stefan Keeltjes Tekankan Mental Pemain

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19 WIB

×