Puasa dan Corona Tak Menyurutkan Buruh Gelar Aksi May Day 2021

Iwan Supriyatna | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Sabtu, 01 Mei 2021 | 10:48 WIB
Puasa dan Corona Tak Menyurutkan Buruh Gelar Aksi May Day 2021
Buruh memperingati May Day di Patung Kuda. (Suara.com/Yosea)

Suara.com - Massa dari sektor buruh menggelar aksi dalam rangka memperingati Hari Buruh atau May Day di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (1/5/2021) pagi ini.

Adapun sejumlah serikat buruh yang turun ke jalan yakni Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan sektor mahasiswa.

Pantauan di lokasi, massa yang turun dalam aksi ini turut memasang replika sejumlah nisan dengan tuntutan beragam. Misalnya, RIP Cuti Melahirkan hingga RIP Satuan Upah Per-jam.

Selain berorasi, massa aksi juga melakukan prosesi tabur bunga di replika nisan tersebut. Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat melalui megapon pengeras suara pun sempat mengimbau pada massa aksi untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

Terpisah, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga turut menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi. Namun, rekayasa lalu lintas itu sifatnya situasional.

“Rekayasa lalu lintas nanti sifatnya situasional,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yugo.

Nantinya, jika area Patung Kuda tertutup maka penyekatan bakal dilakukan oleh kepolisian.

“Nantinya jalan atau bundaran Patung Kuda tertutup masa, maka ada penyekatan,” sambungnya.

Sebelumnya, 6.394 personel gabungan TNI-Polri akan diturunkan untuk mengawal perayaan Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei 2021.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan jumlah itu kemungkinan akan ditambah, namun tergantung situasi besok.

"Ada 6.394 personil kemungkinan akan bersifat tambah lagi yang akan kita turunkan, gabungan TNI-Polri kemudian dari pemerintah daerah (Pemda)," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (30/4/2021).

Mengingat situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, Yusri meminta kepada para buruh untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan.

Para buruh pun diminta belajar dari ledakan kasus Covid-19 yang terjadi di India saat ini.

"Perlu disadari untuk serikat buruh yang turun besok, jangan sampai terjadi seperti negara India. Kita tahu India hampir ada 300 ribu ribu yang positif (perhari), yang meninggal 8 ribu lebih," kata Yusri.

Kendati demikian Yusri mengakatakan pihaknya tidak akan melarang aksi unjuk rasa yang digelar para buruh, dengan catatan penerapan protokol kesehatan harus dilaksanakan dengan baik dan disiplin.

"Kami terima kasih jika ada teman-teman serikat yang mengerti situasi ini pandemi Covid-19. Tapi kami tidak melarang, jika tetap mematuhi prokes dan tertib kami tidak larang," terang Yusri.

Untuk di Jakarta setidaknya ada sejumlah titik pusat unjuk rasa, di antaranya Patung Kuda, gedung Mahkamah Konstitusi (MK) dan di gedung organisasi buruh internasional (ILO).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ucapan Hari Buruh yang Diperingati 1 Mei 2021

Ucapan Hari Buruh yang Diperingati 1 Mei 2021

News | Sabtu, 01 Mei 2021 | 08:00 WIB

May Day di Kabupaten Malang, Tak Ada Aksi Buruh Turun ke Jalan

May Day di Kabupaten Malang, Tak Ada Aksi Buruh Turun ke Jalan

Malang | Sabtu, 01 Mei 2021 | 02:30 WIB

Makna Hari Buruh: Peringatan Perjuangan Hak dan Keadilan Kaum Pekerja

Makna Hari Buruh: Peringatan Perjuangan Hak dan Keadilan Kaum Pekerja

News | Sabtu, 01 Mei 2021 | 06:15 WIB

Terkini

Suhu Ekstrem Landa Inggris dan Eropa, Muncul Fenomena Kubah Panas

Suhu Ekstrem Landa Inggris dan Eropa, Muncul Fenomena Kubah Panas

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:13 WIB

Guntur Romli Kritik Prabowo Kurban Sapi Pakai Duit Negara: Tak Ada Landasan Syar'i Gunakan APBN

Guntur Romli Kritik Prabowo Kurban Sapi Pakai Duit Negara: Tak Ada Landasan Syar'i Gunakan APBN

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:02 WIB

Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?

Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:48 WIB

Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin

Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:42 WIB

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:41 WIB

Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya

Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:33 WIB

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:23 WIB

AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:15 WIB

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:49 WIB