Warga India Pasang Jaring untuk Tangkap Puluhan Mayat di Sungai Gangga

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Sabtu, 15 Mei 2021 | 02:12 WIB
Warga India Pasang Jaring untuk Tangkap Puluhan Mayat di Sungai Gangga
Seorang perempuan menangis saat proses kremasi suaminya di sebuah krematorium di New Delhi, India, Rabu (5/5/2021) / [Antara - REUTERS/Adnan Abidi/hp/cfo (REUTERS/ADNAN ABIDI) ]

Suara.com - 71 mayat korban Covid-19 ditemukan mengapung di sungai Gangga yang mengalir di wilayah Bihar. Menyadur NDTV Kamis (13/05) hal ini memicu kekhawatiran baru tentang penyebaran virus corona di desa-desa.

Pihak berwenang India utara mengatakan telah memasang jaring di seberang sungai Gangga guna menangkap puluhan mayat yang mengapung tersebut.

Penduduk setempat mengatakan banyak warga membuang mayat ke sungai karena tak mampu beli kayu bakar untuk kremasi. Sementara itu, krematorium sangat kewalahan menghadapi jumlah kematian yang meningkat drastis.

Menteri Sumber Daya Air Bihar Sanjay Kumar mengatakan di Twitter pada hari Rabu bahwa sebuah "jaring telah ditempatkan" di sungai di perbatasan negara bagian dengan Uttar Pradesh dan patroli ditingkatkan.

Dia mengatakan pemerintah negara bagian itu "sedih atas tragedi ini serta kerusakan pada sungai Gangga". Ia menambahkan postmortem mengonfirmasi bahwa mayat telah mati sekitar empat sampai lima hari sebelumnya.

Warga India menggelar ritual terakhir sebelum mengkremasi familinya yang wafat akibat Covid-19 di tepi Sungai Gangga, India pada 5 Mei 2021. [AFP/Prakash Singh]
Warga India menggelar ritual terakhir sebelum mengkremasi familinya yang wafat akibat Covid-19 di tepi Sungai Gangga, India pada 5 Mei 2021. [AFP/Prakash Singh]

Laporan lain mengatakan sebanyak 25 mayat juga telah ditemukan di distrik Gahmar di Uttar Pradesh. The Hindu Daily mengutip seorang pejabat polisi setempat yang mengatakan ada antrian panjang di tempat kremasi.

"Mungkin saja beberapa mayat dibuang tergesa-gesa ke sungai seperti ini," kata Hitendra Krishna.

Jumlah kematian resmi Covid-19 India melonjak melewati seperempat juta pada hari Rabu, tapi banyak ahli percaya jumlah sebenarnya berkali lipat lebih tinggi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 di Sumatra Meledak, Satgas Khusus Dibentuk di Lampung

Kasus Covid-19 di Sumatra Meledak, Satgas Khusus Dibentuk di Lampung

News | Kamis, 13 Mei 2021 | 20:42 WIB

Atasi Lonjakan Kasus Covid-19, Padang Siapkan Tempat Isolasi Mandiri

Atasi Lonjakan Kasus Covid-19, Padang Siapkan Tempat Isolasi Mandiri

Sumbar | Kamis, 13 Mei 2021 | 20:31 WIB

Masih Pandemi, Menaker Harap Masyarakat Patuhi Imbauan Tak Mudik

Masih Pandemi, Menaker Harap Masyarakat Patuhi Imbauan Tak Mudik

News | Kamis, 13 Mei 2021 | 20:31 WIB

Terkini

Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi

Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:52 WIB

Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:46 WIB

Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih

Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:46 WIB

Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:38 WIB

Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi

Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:35 WIB

Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan

Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku

Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:21 WIB

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:16 WIB

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:04 WIB

Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum

Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:00 WIB

×