Bandingkan Era Jokowi, Rocky Gerung: Saya Lebih Hormati Otoritarian Orba

Reza Gunadha, Hernawan

Rabu, 19 Mei 2021 | 13:41 WIB
Bandingkan Era Jokowi, Rocky Gerung: Saya Lebih Hormati Otoritarian Orba
Rocky Gerung. (Suara.com/Ali Achmad)

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung mengomentari jalannya demokrasi era Presiden Jokowi. Dia menyoroti beberapa kasus rezim sekarang, salah satunya peretasan diskusi Indonesian Corruption Watch (ICW).

Rocky Gerung mengatakan, aksi tersebut tidak menunjukkan adanya sikap 4.0 sebagaimana kerap digaungkan oleh pemerintahan Jokowi.

Oleh sebab itu, Rocky Gerung kemudian mengaku bahwa dirinya lebih menghormati otoritarian semasa Orde Baru daripada jalannya demokrasi di era sekarang.

Pernyataan itu disampaikan dalam video "Dibanding Rezim Jokowi, Saya Lebih Hormat Kepada Rezim Orde Baru" yang dibagikan melalui saluran YouTube Rocky Gerung Official, Rabu (19/5/2021).

Rocky Gerung bercerita mengenai pengalamannya diretas. Dalam satu hari, dia mengkalim pernah menerima ratusan ribu pesan entah siapa pengirimnya. Bahkan, beberapa diantara merupakan nomor asing.

Rocky Gerung soal era Jokowi dan orde baru (YouTube/RockyGerungOfficial).
Rocky Gerung soal era Jokowi dan orde baru (YouTube/RockyGerungOfficial).

Pengamat politik tersebut menyangkutpautkan dengan Pemerintahan Jokowi. Dia menyoroti era modern atau 4.0.

"Kekuasaan bicara 4.0 tapi kelakuan mereka 0.4. Kan ini kelakuan biadab, menghalangi orang bercakap, termasuk oposisi. Ya monitor aja mestinya," kata dia seperti dikutip Suara.com.

Rocky Gerung menambahkan, pemerintah punya peralatan terkait hal itu, khususnya di BIN, Istana, maupun Kementerian Komunikasi. Oleh sebab itu, menurutnya langkah yang tepat adalah intip lalu memberi counter argumen.

"Dulu saya usulkan itu supaya ada permainan sehat (Oposisi dengan pemerintah), eh Twitter saya dihack. Yaudah lah. Betul-betul dipamerkan kebutahurufan istana terhadap demokrasi," ujarnya.

baca juga

Meski istana mengelak dalam peretasan tersebut, Rocky Gerung tetap berdalih bahwa orang-orang yang membenci oposisi adalah mereka yang menyayangi istana.

"Setiap kali ada kasus kontroversi akhirnya orang cari alat. Kampus mulai siuman, banyak guru besar, dosen muda, sudah saatnyalah. Akhirnya kekuasaan memperluas wilayah pencekanlannya," tukas dia.

Rocky Gerung lalu menghubungkan dengan acara evalusi pendidikan yang sedianya akan digelar oleh Universitas Indonesia. Acara itu rencana akan dibersama oleh sejumlah tokoh seperti Puan Maharani, Nadiem Makarim, dan sebagainya.

"Orang nyinyir di situ karena yang hadir tokoh-tokoh yang terlihat bagian dari proksi kekuasaan. Sangat mungkin Puan Maharani mengucapkan hal yang bermutu, tapi keburu orang sinis karena fraksi dari kekuasaan," terang Rocky.

Menurut Rocky Gerung, orang-orang akan lebih menunggu sosok Faisal Basri, Emil Salim, dan tokoh-toko sejenis. Namun, nyatanya para tokoh tersebut tidak diundang.

"Publik udah pintar. Kalau bicara keadaan sekarang menuju hegemoni, tak bisa. Karena [hegemoni artinya] orang tunduk karena percaya pada psikologi kekuasaan. Ini justru orang gak pernah anggap. Ini orang anggap menggembok akan diputuskan sendiri oleh gembok yang berkarat," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Kepri Meningkat Drastis, Jokowi: Harus Super Hati-hati!

Kasus Covid-19 Kepri Meningkat Drastis, Jokowi: Harus Super Hati-hati!

Batam | Rabu, 19 Mei 2021 | 12:29 WIB

Jokowi Sebut Padang sebagai Provinsi saat Tinjau Tol Pekanbaru-Bangkinang

Jokowi Sebut Padang sebagai Provinsi saat Tinjau Tol Pekanbaru-Bangkinang

Riau | Rabu, 19 Mei 2021 | 12:27 WIB

Tinjau Proyek Tol Pekanbaru-Bangkinang, Ini Harapan Presiden Jokowi

Tinjau Proyek Tol Pekanbaru-Bangkinang, Ini Harapan Presiden Jokowi

Riau | Rabu, 19 Mei 2021 | 10:21 WIB

Terkini

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

8 Perbedaan Energi Potensial Gravitasi dan Energi Potensial Pegas

8 Perbedaan Energi Potensial Gravitasi dan Energi Potensial Pegas

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

Anak Jakarta Bisa Kuliah S2-S3 di Kampus Dunia, Pemprov Siapkan Rp 100 Miliar

Anak Jakarta Bisa Kuliah S2-S3 di Kampus Dunia, Pemprov Siapkan Rp 100 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:17 WIB

OJK Siapkan Aplikasi Anti-Scam, Rekening dan Nomor Bisa Dicek Sebelum Transfer

OJK Siapkan Aplikasi Anti-Scam, Rekening dan Nomor Bisa Dicek Sebelum Transfer

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:16 WIB

×