Cuit Gencatan Senjata, Khamenei Sebut Israel Dipaksa Menerima Kekalahan

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 24 Mei 2021 | 08:22 WIB
Cuit Gencatan Senjata, Khamenei Sebut Israel Dipaksa Menerima Kekalahan
Pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei. [HO/Khamanei.ir/AFP]

Suara.com - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan pada hari Jumat bahwa Israel dipaksa untuk menerima kekalahan oleh pejuang Palestina, setelah gencatan senjata atas konflik Gaza.

Menyadur Times of Israel Minggu (23/05), ia mencuitkan komentar di Twitter miliknya. "Terima kasih pada Tuhan yang maha kuasa atas kemenangan dan kehormatan yang diberikan kepada para pejuang Palestina."

“Kejahatan yang berlanjut dan gencatan senjata sama-sama merupakan kekalahan (bagian dari kekalahan Israel). Mereka dipaksa untuk menerima kekalahan," tambahnya.

"Kesiapan pemuda Palestina dan kekuatan kelompok bersenjata di Gaza akan membuat Palestina lebih kuat dan musuh yang merebut lebih lemah dan lebih tercela," tambahnya.

Iran, pemasok utama senjata untuk Hamas dan Jihad Islam juga mendesak semua negara Muslim untuk bersatu mendukung rakyat Palestina.

Ilustrasi bendera Palestina (Shutterstock).
Ilustrasi bendera Palestina (Shutterstock).

"Baik dengan memperkuat pasukan Palestina, dengan dukungan keuangan yang lebih dibutuhkan saat ini atau membangun kembali infrastruktur yang hancur di Gaza."

Khamenei juga menyerukan agar pemerintah Israel dihukum. "Semua elemen efektif dari rezim ini dan penjahat (Benjamin) Netanyahu harus dikejar oleh pengadilan internasional dan independen dan dihukum," katanya.

Kepala politik Hamas Ismail Haniyeh pada hari Jumat mengucapkan terima kasih pada Iran karena menyediakan dana dan senjata untuk gerakan tersebut.

Juru bicara kementerian luar negeri Iran hari ini memuji kemenangan bersejarah dan menegaskan kembali dukungan Teheran untuk perjuangan Palestina.

“Selamat kepada saudara dan saudari Palestina kami atas kemenangan bersejarah ini. Perlawanan Anda memaksa penyerang mundur,” tulis Saeed Khatibzadeh di Twitter.

“BANGGA untuk mendukung perlawanan Anda yang adil,” tambah Khatibzadeh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Sudah Gencatan Senjata, Israel Terus Tahan Warga Palestina di Gaza

Meski Sudah Gencatan Senjata, Israel Terus Tahan Warga Palestina di Gaza

News | Minggu, 23 Mei 2021 | 09:31 WIB

Pasca Gencatan Senjata, Korban Tewas akibat Serangan Israel Jadi 248

Pasca Gencatan Senjata, Korban Tewas akibat Serangan Israel Jadi 248

News | Sabtu, 22 Mei 2021 | 18:07 WIB

Apa Itu Gencatan Senjata dan Kaitannya dengan Konflik Palestina dan Israel

Apa Itu Gencatan Senjata dan Kaitannya dengan Konflik Palestina dan Israel

News | Jum'at, 21 Mei 2021 | 20:45 WIB

Terkini

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:35 WIB

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:29 WIB

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:28 WIB

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:05 WIB

Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja 'Tutup Telinga' ke Dirjen demi Gol-kan ChromeOS

Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja 'Tutup Telinga' ke Dirjen demi Gol-kan ChromeOS

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:57 WIB

Balas Rocky Gerung Soal Grup WhatsApp Nadiem, Jaksa: Apa Tak Ada Orang Pintar di Kemendikbudristek?

Balas Rocky Gerung Soal Grup WhatsApp Nadiem, Jaksa: Apa Tak Ada Orang Pintar di Kemendikbudristek?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:52 WIB

Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam

Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:46 WIB

Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka

Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:37 WIB

Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi

Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:36 WIB

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 19:33 WIB