Kecam Insiden Ryanair, Inggris 'Tandai' Belarusia dan Ubah Jalur Penerbangan

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 25 Mei 2021 | 15:37 WIB
Kecam Insiden Ryanair, Inggris 'Tandai' Belarusia dan Ubah Jalur Penerbangan
Penerbangan Ryanair. [AFP]

Suara.com - Otoritas Penerbangan Sipil Inggris (CAA) menangguhkan izin operasi maskapai nasional Belarusia, Belavia. CAA juga meminta semua maskapai Inggris agar menghindari wilayah udara Belarusia.

Menyadur Simple Flying Selasa (25/05), tindakan tegas ini diambil sebagai kecaman Inggris atas insiden pesawat Ryanair yang mendarat darurat di bawah tekanan pemerintah Belarusia saat penangkapan aktivis oposisi.

Anggota parlemen Inggris dan Sekretaris Negara untuk Transportasi, Grant Shapps mengonfirmasi keputusan itu di Twitter, beberapa jam setelah airBaltic mengalihkan penerbangan dari Belarusia.

Belarusia mengatakan ada bom dalam penerbangan tapi itu hanya alasan agar pesawat mendarat darurat dan mereka bisa menangkap jurnalis yang juga dikenal sebagai aktivis oposisi dalam penerbangan tersebut.

Sejak Minggu, protes internasional terus mengalir terhadap insiden tersebut. Sementara itu, kecaman Inggris ini tak berlaku untuk pesawat penumpang dan hanya berdampak pada dua maskapai kargo.

Pesawat maskapai Ryanair. (Pixabay/fak1911)
Pesawat maskapai Ryanair. (Pixabay/fak1911)

AirBaltic adalah maskapai pertama yang mengumumkan akan menghindari Belarusia. Avia Solutions yang berbasis di Siprus dengan cepat mengikutinya dan Inggris menjadi negara pertama yang melawan maskapai Belarusia.

Pemerintah Prancis belakangan juga telah meminta Otoritas Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) menangguhkan semua penerbangan internasional di atas wilayah udara Belarusia.

Menteri transportasi Lithuania Marius Skuodis juga mengatakan LOT dan Wizzair akan menghindari wilayah udara itu. Penerbangan Austrian Airlines dari Wina ke Moskow juga memilih mengelilingi Belarus, tidak terbang langsung di atasnya.

Selain itu, setiap penerbangan yang menuju ke Lituania, dari mana pun asalnya, harus menghindari wilayah udara Belarusia mulai tengah malam GMT malam ini.

baca juga
Ilustrasi Bandara Gatwick, London, Inggris. (Shutterstock)
Ilustrasi Bandara Gatwick, London, Inggris. (Shutterstock)

Negara lain kemungkinan akan mengikuti dan menangguhkan maskapai nasional Belarus. Tak sampai di situ, Perdana Menteri Lithuania Ingrida Simonyte juga mengumumkan agar wisatawan Lithuania segera meninggalkan Belarusia.

Sementara itu, Ryanair, maskapai penerbangan yang terlibat dalam insiden tidak melakukan perubahan apa pun selain mengatakan, "sedang mencari panduan dari otoritas Eropa dan dari NATO."

Hari ini, penerbangan Ryanair terus melintasi wilayah udara Belarusia namun CEO Ryanair Michael O'Leary mengecam aksi itu sebagai "pembajakan yang disponsori negara."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ryanair Dipaksa Mendarat, Tiba-tiba Menukik: Kami Kira Pesawat akan Jatuh

Ryanair Dipaksa Mendarat, Tiba-tiba Menukik: Kami Kira Pesawat akan Jatuh

News | Selasa, 25 Mei 2021 | 11:38 WIB

Dua Pria Diduga Teroris karena Tinggalkan Ponsel di Toilet Pesawat Ryanair

Dua Pria Diduga Teroris karena Tinggalkan Ponsel di Toilet Pesawat Ryanair

News | Selasa, 01 September 2020 | 20:19 WIB

Ada Penumpang Ngamuk, Pesawat Ryanair Mendarat Darurat

Ada Penumpang Ngamuk, Pesawat Ryanair Mendarat Darurat

News | Minggu, 15 Februari 2015 | 18:38 WIB

Terkini

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

×