Maskapai AS akan Beli Pesawat Supersonik, London-New York hanya 3,5 Jam

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 07 Juni 2021 | 13:53 WIB
Maskapai AS akan Beli Pesawat Supersonik, London-New York hanya 3,5 Jam
Pesawat supersonik United Airlines.[dok United Airlines]

Suara.com - Sebuah maskapai penerbangan Amerika Serikat mengumumkan akan membeli 15 pesawat supersonik baru, yang diklaim mampu terbang dari dari New York ke London hanya 3,5 jam.

United Airlines, disadur dari NDTV Senin (7/6/2021), mengumumkan akan untuk membeli 15 pesawat dari startup maskapai Boom Supersonic.

Di bawah perjanjian komersial, United Airlines akan membeli pesawat "Overture" Boom setelah pesawat memenuhi "persyaratan keselamatan, operasi, dan keberlanjutan yang dituntut United".

Dalam siaran pers bersama, maskapai penerbangan AS tersebut mengungkapkan jika diharapkan pesawat tersebut mulai beroperasi pada 2029.

Pengumuman tersebut dianggap mengembalikan potensi perjalanan udara berkecepatan tinggi setelah Concorde ditutup pada tahun 2003.

Meski demikian, beberapa analis menyatakan skeptis pada pesawat tersebut, terutama pada jangka waktu yang relatif cepat.

Perjanjian tersebut mencakup 15 pesawat dan termasuk opsi bagi United untuk mendapatkan 35 pesawat tambahan. Perusahaan tidak mengungkapkan persyaratan keuangan.

"Ini ide yang menarik, tetapi ada banyak pertanyaan," kata Michel Merluzeau, seorang ahli di konsultan AIR/

Merluzeau memperkirakan bahwa mengembangkan jet komersial baru yang disetujui oleh regulator dapat menelan biaya USD10 hingga 15 miliar.

"Kita harus realistis tentang ini," tambah Merluzeau. Ia berpendapat jika pesawat supersonik tersebut lebih mungkin akan beroperasi pada tahun 2035 atau 2040.

Merluzeau mengatakan juga tidak jelas apakah United telah menyetujui pembayaran apa pun atau apakah pengumuman itu mewakili niat untuk membeli.

Pesawat Boom mampu terbang dengan kecepatan dua kali lipat dari pesawat terkemuka yang ada di pasaran saat ini.

Menurut perusahaan, pesawat tersebut berpotensi terbang dari New York ke London hanya dalam 3,5 jam dan dari San Francisco ke Tokyo hanya dalam enam jam.

Jika menggunakan pesawat komersil saat ini, waktu tempuh dari London ke York mencapai 6 - 11 jam.

Perusahaan juga mengungkapkan jika pesawat buatannya akan menggunakan bahan bakar terbarukan sehingga "net-zero" dalam penggunaan karbon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pulang Ngantor, Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Dalam Mobil, Ada Bekas Tembakan

Pulang Ngantor, Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Dalam Mobil, Ada Bekas Tembakan

News | Senin, 07 Juni 2021 | 07:58 WIB

Hilang selama 46 Tahun, Wanita di California Dipertemukan Kembali dengan Dompetnya

Hilang selama 46 Tahun, Wanita di California Dipertemukan Kembali dengan Dompetnya

News | Sabtu, 05 Juni 2021 | 15:36 WIB

Sedang Kampanye, Seorang Sheriff Kedatangan Drone Bawa Mainan Seks

Sedang Kampanye, Seorang Sheriff Kedatangan Drone Bawa Mainan Seks

News | Sabtu, 05 Juni 2021 | 15:36 WIB

Terkini

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB

Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci

Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB

Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel

Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB

Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Kedubes Rusia Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:44 WIB

Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh

Solidaritas Sumut dan Sumbar Hibahkan Rp287 Miliar untuk Pemulihan Aceh

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:07 WIB

Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral

Selesaikan Masalah Perkotaan, Wamendagri Bima Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral

News | Rabu, 29 April 2026 | 19:03 WIB