Indonesia Masih Bergelut dengan Covid-19, Malaysia Umumkan Herd Immunity Agustus 2021

Senin, 14 Juni 2021 | 18:06 WIB
Indonesia Masih Bergelut dengan Covid-19, Malaysia Umumkan Herd Immunity Agustus 2021
ILUSTRASI - Nakes tunjukkan situasi pandemi di Malaysia. (Instagram/@andrewyem)

Suara.com - Tatkala Indonesia masih bergelut dengan kenaikan jumlah penderita covid-19, pemerintah federal Malaysia mematok target negerinya akan mencapai kekebalan atau herd Immunity pada Agustus 2021.

Menyadur Straits Times, Senin (14/6/2021), pencapaian ini bisa berjalan lebih cepat karena mereka membuka lebih banyak pusat vaksinasi yang mudah dijangkau oleh masyarakat.

Pada 11 Juli, Malaysia sudah memvaksinasi lebih dari 13 persen warganya atau sekitar 4.227.554 dari 32 juta penduduk untuk dosis pertama, kata Menteri Kesehatan Adham Baba.

Selangor mencatat jumlah tertinggi orang yang menyelesaikan dosis kedua yaitu 170.855 jiwa, diikuti oleh Sarawak (133.516), Kuala Lumpur (122.564), Perak (121.740) dan Johor (118.317).

Tidak ada angka berapa banyak orang yang telah divaksinasi di Putrajaya, ibu kota administratif Malaysia.

Wilayah federal Kuala Lumpur memiliki 1,8 juta orang dan Putrajaya 92.000, menurut perkiraan pemerintah.

Malaysia lockdown total. (Dok: Facebook/Jackson Leong)
Situasi Malaysia ketika lockdown total. (Dok: Facebook/Jackson Leong)

Pencapaian ini membuat pemerintah Malaysia mengerjakan Rencana Pemulihan Nasional selangkah lebih awal dengan pelonggaran pembatasan secara bertahap, ujar Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

Rencana yang mempertimbangkan statistik dan kebijakan terkini tentang tindakan penahanan, kemajuan ekonomi dan vaksinasi ini akan dipresentasikan ke Dewan Keamanan Nasional pekan depan.

“Beberapa menteri kunci yang terlibat sudah duduk bersama saya untuk mempresentasikan draf. Pada dasarnya bagus, tapi belum disempurnakan."

Baca Juga: Sejalan dengan Indonesia, Malaysia Tidak Berangkatkan Jemaah Haji Tahun Ini

“Sudah saatnya kita ingin menetapkan exit strategy atau Rencana Pemulihan Nasional dari masalah ini, tapi ini tantangan besar tergantung kerja sama dan dukungan semua pihak,” ujarnya, seperti dikutip Bernama.

Muhyiddin mengatakan rencana itu juga membantu rumah sakit dalam mengelola kapasitas mereka.

"Kita harus membantu Kementerian Kesehatan mengelola layanan kesehatan (kapasitas) untuk memastikan bahwa sistem perawatan kesehatan kita tidak runtuh, harus ada cukup rumah sakit, fasilitas tempat tidur, ventilator, dan staf rumah sakit," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI