Viral Ikan Rp 700 Juta Mati di Akuarium, Bikin Perasaan Warganet Campur Aduk

Reza Gunadha, Hernawan

Selasa, 15 Juni 2021 | 15:32 WIB
Viral Ikan Rp 700 Juta Mati di Akuarium, Bikin Perasaan Warganet Campur Aduk
Viral ikan arwana harga ratusan juta mati di akuarium (TikTok).

Suara.com - Seorang wanita pemilik ikan arwana platinum seharga Rp 700 juta baru saja membagikan kabar duka. Ikan mahal yang menjadi favorit sang ayah itu kini tak lagi bernyawa.

Ikan arwana platinum seharga ratusan juta tersebut mati di akuarium rumah karena mengalami sakit komplikasi dan tidak lagi bisa diobati.

Pengakuan wanita yang langsung disambut perasaan campur aduk publik itu menjadi viral setelah dibagikan di media sosial TikTok, Senin (14/6/2021).

"Selamat jalan ikan," tulisnya seperti dikutip Suara.com.

Dalam video, wanita tersebut memperlihatkan ikan arwana platinum seharga Rp 700 juta bewarna yang hidup di akuarium rumah.

Viral ikan arwana harga ratusan juta mati di akuarium (TikTok).
Viral ikan arwana harga ratusan juta mati di akuarium (TikTok).

Dia juga menampilkan kondisi ketika ikan sedang ditengok oleh seorang pria yang merupakan dokter hewan atau vet.

Wanita itu mengatakan, dokter hewan memvonis ikan arwana milik keluarganya kini telah mengalami komplikasi penyakit.

"Jadi beberapa hari yang lalu kita sudah panggil vet ke rumah. Vet bilang kondisi tidak memungkinkan karena kondisi ikan sudah komplikasi," ungkap dia.

Tidak menyerah, ikan arwana mahal tersebut lalu diberi antibiotik dan obat agar sembuh dari penyakit komplikasi itu.

baca juga

Sayangnya, nyawa ikan tak tertolong. Ikan arwana seharga Rp 700 juta tersebut akhirnya mati dan menyisakan duka bagi sang pemilik.

"Nah setelah beberapa hari dicoba pakai antibiotik dan obat-obatan, ikan sudah gak bisa bertahan dan ikannya mati. Sekarang ikan damai di surga. Gak nyangka mati secepat ini," ujarnya.

Wanita tersebut juga memperlihatkan video awal mula ikan arwana itu dipelihara. Ikan tersebut berukuran kecil tak seperti sekarang.

Kabar duka matinya seekor ikan arwana platinum yang menembus harga ratusan juta di pasaran itu langsung menuai berbagai komentar warganet.

Sejumlah publik mengaku ikut merasakan sedih karena pemilik kehilangan ikan yang disayanginya. Sementara sebagian lain menjerit karena ikan tersebut dipatok dengan harga ratusan juta.

Viral ikan arwana harga ratusan juta mati di akuarium (TikTok).
Viral ikan arwana harga ratusan juta mati di akuarium (TikTok).

"Tim sayang ikan atau sayang harganya nih?" tanya Zik**********.

"Kalau gue pemiliknya ikut meninggal bareng. Rp 700 juta hilang," timpal Tah********.

"Super red platinum langka banget. Sayang banget mati. Gue baru mampu pelihara super red aja," sambung Ato*******.

"Heh, Rp 700 juta melayang," sahut Sil******** disertai emoji menangis.

"Rp 700 juta buat tabungan di akhirat mbak. Hobi gak memandang uang," balas Nen******.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos BI Tegaskan Transaksi Pakai Uang Kripto Dilarang

Bos BI Tegaskan Transaksi Pakai Uang Kripto Dilarang

Bisnis | Selasa, 15 Juni 2021 | 15:24 WIB

Viral Curhatan Wanita Diputusin Gegara S2, Pasangan Insecure

Viral Curhatan Wanita Diputusin Gegara S2, Pasangan Insecure

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 15:14 WIB

Punya Kamar Menghadap Kuburan, Pengantin Auto Rombak Riasan

Punya Kamar Menghadap Kuburan, Pengantin Auto Rombak Riasan

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 15:14 WIB

Terkini

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

×