Kasus Covid-19 Melonjak, Anies Diminta Berlakukan Jam Malam di Jakarta

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 16 Juni 2021 | 13:53 WIB
Kasus Covid-19 Melonjak, Anies Diminta Berlakukan Jam Malam di Jakarta
Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Anggota DPR RI Fadli Zon mengusulkan agar Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memberlakukan kebijakan jam malam di DKI Jakarta.

Langkah tersebut dinilai perlu diambil lantaran kasus Covid-19 mengalami lonjakan drastis.

Usulan tersebut disampaikan oleh Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya @fadlizon.

"Harusnya berlakukan jam malam (curfew) untuk Jakarta @aniesbaswedan," kata Fadli Zon seperti dikutip Suara.com, Rabu (16/6/2021).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebut kebijakan curfew telah diberlakukan di banyak negara dan dinilai efektif menanggulangi penyebaran Covid-19.

Fadli Zon minta Anies berlakukan jam malam (Twitter/fadlizon)
Fadli Zon minta Anies berlakukan jam malam (Twitter/fadlizon)

"Di banyak negara kebijakan curfew ini membantu menanggulangi penyebaran atau penularan Covid-19," ungkapnya.

Adapun kebijakan jam malam yang dimaksud Fadli Zon terdiri dari banyak pilihan waktu, mulai dari jam 19.00, 21.00 maupun 23.00 tergantung situasi dan kebutuhan.

Ia mengusulkan agar kebijakan jam malam tersebut diberlakukan secara temporer selama 2 pekan.

"Ada jam malam jam 23.00, ada yng jam 21.00 dan ada jam 19.00. Tergantung situasi n kebutuhan secara temporer 1-2 minggu atau lebih," tuturnya.

baca juga

Kasus Covid-19 Melonjak

Lonjakan kasus COVID-19 di Jakarta terjadi sejak 31 Mei lalu. Saat itu tempat isolasi baru terisi 33 persen dan ICU baru 36 persen.

"Ada peningkatan keterisian pasien Covid-19, per tanggal 31 Mei 2021 kapasitas tempat tidur isolasi di Jakarta sebesar 6.621 dan terpakai 2.176 atau 33 persen dan ICU sebesar 1.014 dan terpakai 362 atau 36 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti.

Saat ini, kapasitas RS rujukan COVID-19 di Jakarta semakin menipis. Hal ini terjadi seiring meroketnya angka penularan kasus COVID-19 di Jakarta.

Widyastuti mengatakan untuk tempat tidur isolasi pasien Covid-19 tersisa 22 persen.

Terjadi peningkatan pemakaian tempat tidur secara signifikan dalam dua pekan terakhir hingga sekarang terisi 78 persen.

"BOR kita juga naik signifikan per tanggal 14 Juni kapasitas tempat tidur isolasi sebanyak 7.341 terisi 5.752 atau sudah menyentuh 78 persen dalam 2 minggu," ujar Widyastuti.

Ia juga menyebut kapasitas ICU untuk pasien gejala berat semakin menipis. Sebanyak 71 persen saat ini sudah terisi.

"ICU sebesar 1.086 (tempat) terisi 773 atau 71 persen," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Baru, Merek Vaksin Pemerintah Boleh Sama dengan Vaksinasi Gotong Royong, Tapi...

Aturan Baru, Merek Vaksin Pemerintah Boleh Sama dengan Vaksinasi Gotong Royong, Tapi...

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 12:48 WIB

Covid-19 Naik di DKI, Satpol PP Jakbar Bakal Tindak Kafe Nakal Gelar Nobar Piala Eropa

Covid-19 Naik di DKI, Satpol PP Jakbar Bakal Tindak Kafe Nakal Gelar Nobar Piala Eropa

Jakarta | Rabu, 16 Juni 2021 | 12:45 WIB

Izinkan Live Music di Bar Meski Covid-19 Meroket, Wagub DKI: Belum Ada Perubahan

Izinkan Live Music di Bar Meski Covid-19 Meroket, Wagub DKI: Belum Ada Perubahan

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 12:37 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×