Edukasi Covid-19 Sering Ditolak Masyarakat, Duta Perubahan Perilaku Mulai Jenuh

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Rabu, 16 Juni 2021 | 17:03 WIB
Edukasi Covid-19 Sering Ditolak Masyarakat, Duta Perubahan Perilaku Mulai Jenuh
Warga menutup jalan saat simulasi pelaksanaan PSBL di RT 05 RW 04, Petamburan, yang merupakan wilayah zona merah Covid-19 di Jakarta, Rabu (3/6/2020). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi, mengungkapkan banyak duta perubahan perilaku yang sudah jenuh memberikan edukasi pencegahan pandemi.

Sonny menjelaskan para duta ini banyak mendapatkan penolakan dari masyarakat saat ingin mengedukasi, padahal mereka adalah salah cara pemerintah untuk mengatasi pandemi.

"Mereka sudah mulai agak jenuh untuk mengedukasi, karena dari proporsi yang ada itu ternyata penolakannya mulai meningkat lagi, jadi ada masa-masa dimana masyarakat yang diedukasi itu mau, tapi ada juga mulai muncul penolakan diedukasi," kata Sonny dalam diskusi Satgas Covid-19, Rabu (16/6/2021).

Sonny menegaskan, masyarakat juga harus berperan besar dalam penanganan pandemi dengan terus disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M; memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

"Masyarakat bukan objek dalam pengendalian covid-19 tapi sebagai subjek yang justru sangat menentukan, kerjaan teman-teman nakes ditentukan seberapa patuh dan sadar masyarakat menjalankan 3M," tegasnya.

Antrean pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet pada Senin (14/6/2021) malam. (Foto: Komandan Lapangan RSDC Wisma Atlet Letkol Laut Muhammad Arifin)
Antrean pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet pada Senin (14/6/2021) malam. (Foto: Komandan Lapangan RSDC Wisma Atlet Letkol Laut Muhammad Arifin)

Meski begitu, Sonny meminta para duta perubahan perilaku ini untuk terus bersemangat membantu masyarakat agar semua memahami bahwa pandemi Covid-19 nyata dan bukan konspirasi.

"Kami minta para duta untuk tidak hanya mengedukasi tapi berperan serta aktif di dalam posko desa atau posko kelurahan untuk mensukseskan program PPKM Mikro," tutur Sonny.

Hingga hari ini jumlah duta perubahan perilaku se-Indonesia ada sebanyak 91.219 orang, mereka tersebar di di 34 provinsi dan 418 kabupaten/kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketimpangan antara Laki-laki dan Perempuan Semakin Lebar akibat Covid-19

Ketimpangan antara Laki-laki dan Perempuan Semakin Lebar akibat Covid-19

Bisnis | Rabu, 16 Juni 2021 | 16:43 WIB

Melejit! Bertambah Nyaris 10 Ribu Kasus, Pasien Covid-19 RI Kini Tembus 1.937.652 Orang

Melejit! Bertambah Nyaris 10 Ribu Kasus, Pasien Covid-19 RI Kini Tembus 1.937.652 Orang

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 15:47 WIB

Tips Agar Jantung Tetap Sehat Selama Pandemi Covid-19

Tips Agar Jantung Tetap Sehat Selama Pandemi Covid-19

Health | Rabu, 16 Juni 2021 | 15:35 WIB

Studi: Infeksi Ulang Covid-19 Hanya Mencapai Kurang dari Satu Persen

Studi: Infeksi Ulang Covid-19 Hanya Mencapai Kurang dari Satu Persen

Health | Rabu, 16 Juni 2021 | 15:06 WIB

Terkini

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB