Senjakala Apis Dorsata, Lebah Madu Terbesar di Dunia yang Terancam Hilang dari Indonesia

Bangun Santoso

Kamis, 17 Juni 2021 | 07:16 WIB
Senjakala Apis Dorsata, Lebah Madu Terbesar di Dunia yang Terancam Hilang dari Indonesia

Alih fungsi hutan Riau menjadi hutan tanaman industri dan perkebunan kelapa sawit, baik yang dikelola oleh pemerintah dan sejumlah perusahaan serta dimiliki oleh masyarakat berdampak pada 50 persen lebih perubahan lahan sejak 20 tahun lalu, kata Purnomo.

“Kalau sekarang kan, kalau kita ambil titik Pekanbaru ke hutannya sekitar 5-6 jam itu baru nanti jumpa hutan. Kalau dulu, 20 tahun yang lalu, istilahnya setengah jam, satu jam sudah ketemu hutan,” ujarnya.

Bencana asap akibat kebakaran hutan Sumatra tahun 2015 telah memaksa Candra Lela beralih ke budidaya mellifera, lebah hutan asal Eropa yang didatangkan dari Jawa. Sejak Januari 2020, 48 kotak bibit lebah mellifera yang dibeli RMHJ dengan kisaran harga 2 juta 400 ribu rupiah per kotak, kini berhasil dikembangkan menjadi 1.000 kotak lebah.

Purnomo menyampaikan bahwa budidaya lebah mellifera berhasil dikembangkan dalam dua tahun terakhir. Lebah mellifera memanfaatkan sumber nektar dari akasia yang liar sementara sumber polennya diambil dari bunga sawit. Namun demikian lebah dorsata di Sumatra, Purnomo menegaskan, pada akhirnya akan seperti kondisi di Jawa, yang hanya tinggal kenangan dalam 5-10 tahun ke depan.

“Kalau di Jawa dulu kan, populasi lebah hutan juga cukup baik. Sekarang tinggal kenangan. Dorsata mungkin sudah sulit ditemukan walau lebah ternak (mellifera) ini sudah cukup berhasil untuk dijadikan usaha.”

Budi selama 4 tahun dibina oleh Purnomo melalui Rumah Madu Wilbi. Ia beralih dari berkebun untuk mencari madu lebah sialang. Harga madu hutan dari Pulau Rupat yang berbatasan dengan Singapura itu dijual dengan harga Rp95.000-100.000 per kilogram.

“Lebah sialang itu kalau sarangnya lebih dari 30 sarang mencapai 500 kg atau lebih untuk satu pohon,” kata Budi.

Purnomo menegaskan lebah hutan asli Indonesia, apis dorsata sangat penting untuk dilestarikan karena, “Pengaruhnya besar sekali terutama bagi kelangsungan ekosistem, penyerbukan vegetasi di hutan.”. (Sumber: VOA Indonesia)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intip Budidaya Lebah Madu di Hutan Kota Srengseng

Intip Budidaya Lebah Madu di Hutan Kota Srengseng

Foto | Rabu, 16 Juni 2021 | 12:41 WIB

Pria Ini Ikat Anaknya di Kayu dan Baluri Tubuhnya dengan Madu Agar Disengat Lebah

Pria Ini Ikat Anaknya di Kayu dan Baluri Tubuhnya dengan Madu Agar Disengat Lebah

News | Jum'at, 04 Juni 2021 | 16:37 WIB

Viral Video Lebah Kerjasama Buka Botol Soda, Endingnya di Luar Dugaan

Viral Video Lebah Kerjasama Buka Botol Soda, Endingnya di Luar Dugaan

Lifestyle | Kamis, 27 Mei 2021 | 14:27 WIB

Cerita Angelina Jolie Pemotretan Bareng Lebah, Dilarang Mandi biar Lancar

Cerita Angelina Jolie Pemotretan Bareng Lebah, Dilarang Mandi biar Lancar

Lifestyle | Jum'at, 21 Mei 2021 | 15:58 WIB

Best 5 Oto:  Mantan Preman Pos Penyekatan, Bill Gates Bicara Mobil Jerman

Best 5 Oto: Mantan Preman Pos Penyekatan, Bill Gates Bicara Mobil Jerman

Otomotif | Selasa, 18 Mei 2021 | 09:50 WIB

Budidaya Lebah yang Antimainstream, Gunakan Mobil Pikap Jadi Kandangnya

Budidaya Lebah yang Antimainstream, Gunakan Mobil Pikap Jadi Kandangnya

Otomotif | Senin, 17 Mei 2021 | 19:09 WIB

Ilmuwan Latih Lebah Identifikasi Kasus Covid-19

Ilmuwan Latih Lebah Identifikasi Kasus Covid-19

Tekno | Senin, 10 Mei 2021 | 13:30 WIB

Terkini

John Herdman Panggil 23 Pemain, 21 Sudah Gabung: Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup

John Herdman Panggil 23 Pemain, 21 Sudah Gabung: Timnas Indonesia Siap Gebrak FIFA ASEAN Cup

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 08:52 WIB

Potterhead Merapat! Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Cuma Tersedia 600 Unit

Potterhead Merapat! Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Cuma Tersedia 600 Unit

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:40 WIB

Turun Lagi! Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Makin Ramah di Kantong

Turun Lagi! Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Makin Ramah di Kantong

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:36 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:34 WIB

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Shio Apa yang Paling Mahir Mengelola Keuangan Keluarga? Jarang Boros dan Teliti

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 08:30 WIB

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

705 Ribu Korporasi di RI Masuk Daftar Nonaktif

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:28 WIB

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Review Best of the Best: Film Tari yang Lupa Memberi Ruang pada Tariannya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:25 WIB

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Petrokimia Gresik Ubah Limbah Silika Jadi Penyaring, Hemat Rp259,6 Juta

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 08:21 WIB

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:17 WIB

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Jangan Remehkan Kata-kata: Bahasa Dipersempit, Pikiran Ikut Dikendalikan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 08:10 WIB

×