Bongkar Alasan Geruduk Menteri, SEMA UGM: Mereka Banyak Mengibul dan Khianati Rakyat!

Muhamad Yasir, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 16 Juni 2026 | 09:26 WIB
Bongkar Alasan Geruduk Menteri, SEMA UGM: Mereka Banyak Mengibul dan Khianati Rakyat!
Mahasiswa menggeruduk forum diskusi yang menghadirkan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, dan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Senin (15/6/2026) malam. [Istimewa]
baca 10 detik
  • SEMA UGM menggeruduk forum diskusi bersama pejabat pemerintah di GIK UGM pada Senin malam, 15 Juni 2026.
  • Mahasiswa memprotes kebijakan pemerintah serta jawaban pejabat yang dinilai tidak substansial atas berbagai persoalan rakyat saat ini.
  • Aksi tersebut merupakan bentuk pengawalan mahasiswa terhadap pemerintahan agar menjalankan kekuasaan dengan adil sesuai nilai Pancasila.

Suara.com - Serikat Mahasiswa Gadjah Mada (SEMA UGM) membeberkan alasan di balik aksi penggerudukan forum diskusi yang menghadirkan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, dan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Senin (15/6/2026) malam.

Bagi mahasiswa, persoalannya bukan sekadar forum diskusi. Mereka menilai para pejabat yang hadir tidak layak berbicara mengenai Pancasila ketika berbagai persoalan rakyat masih belum terselesaikan.

Ketua SEMA UGM, Mesa, menyebut aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap pemerintah yang dinilai masih membungkam suara rakyat, menganggap kritik sebagai gangguan, serta menjalankan berbagai program yang dianggap tidak memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

"Mereka tidak layak membicarakan Pancasila selagi Indonesia masih membungkam suara rakyat, selama mereka menganggap kritik sebagai gangguan, selama mereka masih membuang-buang uang rakyat dengan program nirmanfaat, program MBG, Kopdes Merah Putih, dan banyak hal yang sekarang terjadi," kata Mesa.

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko
Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko

Dalam pernyataannya, Mesa juga melontarkan kritik keras kepada Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko.

Menurutnya, sosok yang dulu dianggap inspirasi gerakan mahasiswa kini justru berbalik arah.

"Budiman Sudjatmiko merupakan simbol pengkhianat. Dia dulunya adalah inspirasi, sekarang dia justru mengkhianati adik-adiknya, kami," tegasnya.

SEMA UGM menilai ketegangan yang terjadi dalam forum bukan muncul begitu saja. Menurut Mesa, gesekan antara mahasiswa dan para pejabat dipicu oleh jawaban-jawaban yang dianggap tidak menyentuh substansi persoalan yang ditanyakan mahasiswa.

Salah satu momen yang disorot adalah ketika mahasiswa mempertanyakan situasi di Papua. Alih-alih memberikan penjelasan terkait kebijakan pemerintah, mahasiswa mengaku justru diminta menjadi relawan.

baca juga

"Gesekan itu justru terjadi karena mereka banyak mengibul, mereka banyak berbohong. Mereka justru mengatakan kepada kami di depan UGM sana, jika ingin berbicara Papua, mari jadi volunteer. Bukan itu jawabannya. Mereka punya kekuasaan, mereka punya tanggung jawab untuk menyelesaikan permasalahan itu, bukan kita sebagai rakyat," tuturnya.

Mesa juga menepis anggapan bahwa mahasiswa sengaja membuat keributan melalui aksi kejar-kejaran terhadap rombongan pejabat setelah forum berakhir. Menurutnya, situasi itu muncul karena para pejabat dianggap menghindari pertanyaan yang diajukan mahasiswa.

"Aksi kejar-kejaran itu sebetulnya karena mereka menghindar. Kami tidak akan mengejar-ngejar mereka seandainya mereka menjawab satu pertanyaan sederhana saya, apakah mereka merasa bersalah?" ucapnya.

Ratusan mahasiswa  berkumpul dan menghadang kendaraan yang akan digunakan para pejabat untuk meninggalkan lokasi. [Istimewa]
Ratusan mahasiswa berkumpul dan menghadang kendaraan yang akan digunakan para pejabat untuk meninggalkan lokasi. [Istimewa]

Meski melontarkan kritik tajam, SEMA UGM menegaskan tidak menolak kehadiran pejabat negara di lingkungan kampus. Mereka menilai kampus tetap harus menjadi ruang terbuka bagi diskusi dan pertukaran gagasan.

Namun, Mesa mengingatkan bahwa forum akademik seharusnya tidak dijadikan ruang untuk menyampaikan data yang dianggap menyesatkan publik.

"Datanglah ke Universitas Gajah Mada, tapi jangan menggunakan atau membawa data-data yang direkayasa, yang dipilih-pilih supaya terlihat positif," ujarnya.

SEMA UGM memastikan gerakan mahasiswa akan terus berlangsung sebagai bagian dari upaya mengawal jalannya pemerintahan.

Menurut Mesa, mahasiswa memiliki tanggung jawab historis untuk terus mengingatkan penguasa agar menjalankan kekuasaan secara adil dan berpihak kepada rakyat.

"Kita harus tetap menggerakkan dan menjalankan tanggung jawab kita sebagai mahasiswa yang merupakan suara, yang memiliki tanggung jawab dalam sejarah Indonesia untuk bersatu dengan masyarakat, untuk memainkan perannya, mengingatkan penguasa bahwa mereka itu bukan untuk berkuasa, tapi harus menjalankan pemerintahan ini dengan sebaik-baiknya, dengan seadil-adilnya, sesuai dengan Pancasila," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipukul dan Dilempar Air saat Diskusi UGM Ricuh, Sudaryono: Kami Tidak Kabur, Malah Duduk di Aspal!

Dipukul dan Dilempar Air saat Diskusi UGM Ricuh, Sudaryono: Kami Tidak Kabur, Malah Duduk di Aspal!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:03 WIB

Diskusi di UGM Digeruduk Mahasiswa! Menteri Nusron dan Sudaryono Dievakuasi Mobil Patroli

Diskusi di UGM Digeruduk Mahasiswa! Menteri Nusron dan Sudaryono Dievakuasi Mobil Patroli

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:39 WIB

Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Dialog di UGM, Sebut Keluar karena Alasan Keamanan

Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Dialog di UGM, Sebut Keluar karena Alasan Keamanan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 06:57 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×