Suara.com - Setelah Mai menikah dengan suaminya pada usia 17 tahun, mertuanya melarang dia untuk bernyanyi.
Mai adalah remaja dengan bakat bernyanyi yang besar sejak usia muda.
Cita-citanya pun ingin menjadi penyanyi, tampil di muka umum.
Tapi suaminya, yang juga berusia 17 tahun ketika mereka menikah, tidak memiliki penghasilan.
Mereka harus tinggal bersama orangtua suaminya di provinsi Ha Giang, Vietnam Utara.
"Saya punya mimpi besar. Mau jadi penyanyi. Tapi ketika saya menikah, saya tidak dapat melanjutkan mimpi itu," ujar Mai kepada ABC.
"Kehidupan setelah menikah itu sangat berbeda dari yang saya bayangkan."
Mai, yang meminta nama lengkapnya tak disebutkan, juga diberi tahu oleh mertuanya, jika mereka berdua tidak perlu melanjutkan sekolah. Ia pun putus sekolah sejak itu.
Pasangan itu memiliki anak pertama tidak lama setelah menikah.
Mai mengaku tidak bisa lagi membuat keputusan sendiri, termasuk pakaian yang ingin dia kenakan atau bagaimana ia harus menata rambutnya.
"Setiap hari, semua keputusan yang saya buat harus bergantung pada suami dan mertua saya," katanya.
"Bila anak saya sakit dan saya ingin membawanya ke rumah sakit, namun mertua tidak setuju, maka saya tidak bisa berbuat apa-apa."
Sekarang di usianya yang ke-21 dan sedang mengandung anak ketiga, Mai mengaku tak lagi melihat adanya kegembiraan dalam bernyanyi.
Teknologi bisa membantu akhiri adat istiadat
Dalam laporan badan amal Plan International bulan ini, disebutkan hilangnya mata pencaharian selama pandemi telah menjadikan 13 juta anak perempuan berisiko menikah muda selama dekade mendatang.
Kumpulan Kuis Menarik
Terkait
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB
Gen Z dan Keputusan Tunda Pernikahan: Pilihan Pribadi atau Tekanan Zaman?
Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:00 WIB
Tangis Soimah Pecah di Pernikahan Sang Putra, Aksa Uyun Resmi Nikahi Yosika Ayumi
Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:40 WIB
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB
Erick Thohir Tegaskan Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19 2026
Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:05 WIB
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB
Hasil Drawing Piala AFF U-19 2026, Timnas Indonesia Menghadapi Rival Klasik Vietnam
Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:37 WIB
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:49 WIB
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB
Jelang Drawing Piala Asia 2027, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Potensi Bahaya dari Pot 4
Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:55 WIB
Terkini
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB