Sopir Kontainer di Cilincing Dianiaya Rombongan Pengantar Jenazah, 5 Orang jadi Tersangka

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Selasa, 22 Juni 2021 | 15:15 WIB
Sopir Kontainer di Cilincing Dianiaya Rombongan Pengantar Jenazah, 5 Orang jadi Tersangka
Viral rombongan pengantar jenazah mengamuk dan merusak truk. (Facebook)

Suara.com - Kepolisian telah menangkap para pelaku pengeroyokan terhadap sopir truk kontainer di Cilincing, Jakarta Utara. Total, sebanyak lima orang telah menyandang status sebagai tersangka yang merupakan rombongan pengantar jenazah.

Mereka adalah A alias AC, K alias KB, R alias M, R alias RF, dan ARP. Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di Jalan Sungai Tiram, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara pada Jumat (18/6/2021) sekitar pukul 15.30 WIB.

"Tersangka ada lima orang, yang pertama adalah A alias AC, kedua K alias KB, ketiga R alias M, keempat R alias RF, kemudian lima P alias ARP," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Guruh Arif Darmawan kepada wartawan, Selasa (22/6/2021). 

Kasus ini bermula saat para rombongan pengantar jenazah berpapasan dengan satu unit truk kontainer yang dikemudikan Firman (20) di lokasi kejadian. Karena badan truk terlalu besar, maka hal tersebut membuat rombongan pengantar jenazah terhalang.

Alhasil, adu mulut sempat terjadi. Bahkan, sebagian dari rombongan itu marah-marah hingga melakukan kekerasan terhadap sopir truk dan melakukan upaya perusakan.

"Kemudian sempat cekcok, marah-marah dan akhirnya melakukan tindakan kekerasan terhadap pengemudi truk dan melakukan perusakan terhadap kendaraan tersebut," sambungnya.

Peristiwa itu lantas viral di media sosial dan membuat polisi melakukan penyelidikan guna menangkap para pelaku. Semula, ada sembilan orang yang telah diamankan petugas kepolisian.

Merujuk pada hasil pemeriksaan, polisi pun menetapkan lima orang sebagai tersangka. Sebab, mereka telah terbukti melakukan tindak pidana. 

"Namun demikian yang empat orang lainnya masih kita kenakan wajib lapor. Bila anggota kami menemukan bukti baru, tidak menutup kemungkinan statusnya nanti akan meningkat," beber Guruh.

Lebih lanjut, Guruh turut mengimbau agar para rombongan pengantar jenazah untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas. Pasalnya, jalan raya adalah milik bersama dan bukan milik suatu kelompok tertentu.

"Karena penggguna jalan bukan hanya kelompok (itu) saja, tapi semuanya berhak dan pasti apabila rombongan seperti itu pasti akan diberikan prioritas oleh yang lain," pungkas dia.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman selama lima tahun penjara.

Aksi pengeroyokan yang dilakukan sejumlah orang tidak dikenal terhadap sopir truk kontainer di Cilincing, Jakarta Utara sempat terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.

Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @jakinfo_. Dalam video tersebut terlihat para pelaku menggunakan sepeda motor.

Terlihat, para pelaku menggunakan lebih dari lima sepeda motor. Mereka tiba-tiba menghentikan kendaran truk kontainer dan memukuli sang pengemudi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Konvoi Motor Rombongan Pengantar Jenazah Arogan Pukuli Sopir Truk, Publik Berang

Viral Konvoi Motor Rombongan Pengantar Jenazah Arogan Pukuli Sopir Truk, Publik Berang

Otomotif | Senin, 21 Juni 2021 | 15:06 WIB

Melihat Persiapan Rusun Nagrak Hadapi Lonjakan Covid-19 di Jakarta

Melihat Persiapan Rusun Nagrak Hadapi Lonjakan Covid-19 di Jakarta

Foto | Rabu, 16 Juni 2021 | 16:33 WIB

TPU Rorotan Kembali Ramai Didatangi Jenazah Pasien Covid-19

TPU Rorotan Kembali Ramai Didatangi Jenazah Pasien Covid-19

Foto | Rabu, 16 Juni 2021 | 16:16 WIB

Polres Sleman Rekonstruksi Pengeroyokan yang Tewaskan 1 Orang, 46 Adegan Diperagakan

Polres Sleman Rekonstruksi Pengeroyokan yang Tewaskan 1 Orang, 46 Adegan Diperagakan

Jogja | Rabu, 09 Juni 2021 | 15:20 WIB

Terkini

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:30 WIB

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:24 WIB

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:51 WIB

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:45 WIB

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:22 WIB

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:04 WIB

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:58 WIB

Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat

Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:57 WIB