Kasus Covid-19 Turun dan Program Vaksin Lancar, Turki Cabut Jam Malam

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 28 Juni 2021 | 16:48 WIB
Kasus Covid-19 Turun dan Program Vaksin Lancar, Turki Cabut Jam Malam
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Anadolu Agency/Turkish Presidency)

Suara.com - Turki akan mengakhiri jam malam mulai 1 Juli setelah negara tersebut mencatat penurunan kasus Covid-19 secara nasional dan menjadi yang tercepat dalam program vaksinasi.

Keputusan tersebut, menyadur Hurriyet Daily Senin (28/6/2021), disampaikan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan setelah negara tersebut mencatat penurunan kasus.

Selain jam malam, Turki juga akan mencabut pembatasan perjalanan antar kota dan pembatasan transportasi umum perkotaan.

Pemerintah Turki juga mengumumkan akan kembali ke tatanan kerja normal di lembaga dan organisasi publik mulai 1 Juli.

Kegiatan musik dapat dilakukan hingga pukul 12 tengah malam, menurut keputusan pemerintah yang diambil pada rapat kabinet di ibu kota Ankara.

Pada konferensi pers setelah rapat kabinet, Erdogan juga menekankan betapa pentingnya bagi setiap orang untuk mendapatkan vaksin.

Erdogan juga mendesak masyarakat untuk tidak mengindahkan "manipulasi," katanya, mereka seharusnya mendengarkan para ilmuwan dan dokter tentang perlunya vaksinasi.

"Tujuan kami adalah membuat semua orang di negara kami yang berusia di atas 18 tahun memenuhi syarat untuk vaksinasi dalam beberapa minggu," katanya.

Erdogan juga mengungkapkan jika Turki adalah negara yang telah memberikan dosis vaksin terbesar dari populasinya selama seminggu terakhir.

baca juga

"Sampai hari ini, jumlah dosis vaksin yang kami berikan mendekati 43 juta," katanya, seraya menambahkan bahwa dia ingin memastikan bahwa Turki adalah salah satu negara pertama yang mengatasi krisis pandemi dengan kerugian paling kecil.

Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca mengungkapkan jika selama tujuh hari terakhir, Turki menjadi negara nomor satu di dunia dalam memberikan vaksin COVID-19 terbanyak per 100 orang.

"Turki memiliki performa terbaik dalam kecepatan vaksinasi." tulis Koca di akun Twitter-nya.

"Pada 14-20 Juni, Turki menjadi negara dengan tingkat vaksinasi tertinggi, melampaui China dan Jerman," tambah Koca, mengutip angka dari situs Our World in Data.

Lebih dari 43 juta dosis vaksin virus corona telah diberikan sejak negara itu meluncurkan kampanye vaksinasi massal pada pertengahan Januari, menurut Kementerian Kesehatan.

Lebih dari 28,5 juta orang telah menerima dosis pertama mereka, sementara lebih dari 14,5 juta telah divaksinasi lengkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelombang COVID-19 Menggila! RSUD Cibabat Berhenti Terima Pasien COVID: Sudah Penuh

Gelombang COVID-19 Menggila! RSUD Cibabat Berhenti Terima Pasien COVID: Sudah Penuh

Bekaci | Senin, 28 Juni 2021 | 16:10 WIB

Pasien Covid-19 Kepri Ditolak RS sebelum Meninggal, Manajemen Buka Suara

Pasien Covid-19 Kepri Ditolak RS sebelum Meninggal, Manajemen Buka Suara

Riau | Senin, 28 Juni 2021 | 16:09 WIB

2 Pasien Covid-19 Agam Meninggal Dunia, Totalnya 92 Orang

2 Pasien Covid-19 Agam Meninggal Dunia, Totalnya 92 Orang

Sumbar | Senin, 28 Juni 2021 | 16:09 WIB

Terkini

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:04 WIB

Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum

Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:00 WIB

Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:50 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:47 WIB

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:37 WIB

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:05 WIB

Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung

Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:56 WIB

Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:46 WIB

Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung

Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:37 WIB

Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang

Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:13 WIB

×