alexametrics

Covid Makin Ganas, Pemeritah Mulai Gencar Vaksinasi Door to Door di 14 Provinsi

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari
Covid Makin Ganas, Pemeritah Mulai Gencar Vaksinasi Door to Door di 14 Provinsi
Ilustrasi--Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada seorang pelajar remaja di Lhokseumawe, Aceh, Senin (12/7/2021). Vaksinasi dosis pertama dengan target vaksinasi 100 remaja dari usia 12-17 tahun tersebut dalam rangka percepatan vaksinasi sekaligus mendukung program satu juta vaksin COVID-19 per hari. ANTARA FOTO/Rahmad/aww.

"Kegiatan fasilitasi kepada para pelajar dan door to door dilaksanakan di 14 provinsi, daerah epicentrum ada 15 kabupaten/kota dan 32 titik," kata Budi.

Suara.com - Pemerintah mulai melakukan vaksinasi Covid-19 dari rumah ke rumah atau door to door. Rencananya skema vaksinasi tersebut akan diberikan untuk 200 ribu masyarakat. 

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 door to door itu bakal dilakukan di 14 provinsi yang memiliki daerah epicentrum penyebaran virus. Adapun 14 provinsi yang dimaksud ialah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Papua. 

Vaksinasi Covid-19 secara door to door itu juga dilakukan serentak dengan proses vaksin untuk 30 ribu pelajar SMP dan SMA. Itu disampaikan oleh Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan yang meninjau proses vaksinasi pelajar di SMPN 103 Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (14/7/2021).

"Kegiatan fasilitasi kepada para pelajar dan door to door dilaksanakan di 14 provinsi, daerah epicentrum ada 15 kabupaten/kota dan 32 titik," kata Budi. 

Baca Juga: Presiden Luncurkan Paket Obat Covid-19 Gratis pada 15 Juli

Budi menjelaskan kalau pemerintah mengadopsi metode vaksinasi door to door dari sejumlah negara yang mengalami peningkatan jumlah penerima vaksinnya. Adapun metode door to door tersebut bisa menjangkau masyarakat yang belum memiliki akses ataupun takut untuk ke luar rumah. 

"Semoga segala upaya dan ikhtiar yang dilakukan hari ini akan segera dapat membentuk target herd immunity untuk Indonesia sehat, Indonesia hebat untuk mengatasi wabah pandemi Covid-19 ini," ujarnya. 

Adapun proses vaksinasi untuk pelajar akan diberikan kepada 50 ribu orang yang terdiri dari 15 ribu pelajar SMP dan 15 ribu pelajar SMA. 

"BIN sangat memberikan perhatian yang serius pada program vaksinasi Covid-19 khusus untuk anak-anak usia 12 hingga 18 tahun. Utamanya para pelajar SMP dan SMA yang merupakan generasi penerus dan menjadi tulang punggung bangsa negara Indonesia ke depan."

Baca Juga: Luhut Ungkap Lonjakan Kasus Covid-19 Sempat Bikin InvestorGalau

Komentar