Banyak Nakes Resign karena Covid-19: Hanya yang Pasrah, Tak Ada Pilihan Bertahan

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Jum'at, 16 Juli 2021 | 12:07 WIB
Banyak Nakes Resign karena Covid-19: Hanya yang Pasrah, Tak Ada Pilihan Bertahan
Ilustrasi Nakes Covid-19. [Foto: Beritajatim]

Suara.com - Ketua Dokter Indonesia Bersatu, dr Eva Sri Diana Chaniago mengungkapkan sejumlah tenaga kesehatan mengundurkan diri atau resign karena resiko kerja menangani Covid-19 yang terlalu berbahaya.

Eva mengatakan insentif yang dijanjikan pemerintah tidak pernah cair tepat waktu, selalu terlambat, sementara nakes selalu dihadapkan dengan penambahan pasien Covid-19 yang tak kunjung terkendali.

"Nakes resign karena merasa risiko kerja tidak sebanding yang fee yang dihasilkan, ketakutan jadi korban, atau karena tidak sanggup lagi sudah terlalu lelah, dilarang keluarga, ada juga yang beralasan ingin melanjutkan studi," kata dr Eva saat dihubungi Suara.com, Jumat (16/7/2021).

Tak hanya nakes yang sudah jadi pegawai tetap atau PNS di rumah sakit, para relawan juga banyak yang mengundurkan diri karena merasa kerjanya tak sebanding dengan apresiasi yang diberikan.

Dokter Eva paparkan kondisi nakes dan fakes yang sudah kritis (youtube)
Dokter Eva paparkan kondisi nakes dan fakes yang sudah kritis (youtube)

"Keterlambatan insentif juga bahkan gaji yang kecil bagi pegawai tetap atau PNS RS. ini juga menjadi sebab utama nakes sehingga terpaksa resign. Terutama biasanya relawan, karena mereka hanya mengharapkan insentif, tanpa gaji, tunjangan, apalagi THR," ucapnya.

"Sekarang sudah turun (insentif), tapi ini tidak pernah ontime, bahkan kasihan kemarin lebaran sampai berapa bulan gak ada duit, waktu lebaran itu banyak nakes yang tidak dibayar enam bulan, kalau sekarang sudah mulai dibayar," tuturnya.

Meski tidak memiliki data riil jumlah nakes yang resign, Eva menyebut berkurangnya nakes ini membuat penanganan pandemi semakin sulit, misalnya satu dokter dan 5 perawat bisa menangani sampai 50-70 pasien Covid-19.

Nakes {BBC]
Nakes {BBC]

"Hanya yang pasrah, tidak ada pilihan yang bertahan," tegasnya.

Solusi pemerintah untuk menambah dokter dan perawat yang baru lulus menurut dokter Eva juga tidak akan menyelesaikan masalah, sebab jumlah pasien yang masuk tidak sebanding dengan jumlah ketersediaan nakes.

baca juga

"Tetap saja tetap kurang, berapa sih yang lulus, tetap tidak sebanding dengan pasien yang masuk, mereka pasti ada ilmunya, cuma emang berapa persen yang lulus orang jumlah pasiennya naik berapa kali lipat," pungkas Eva.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beri Semangat Nakes Tangani Pasien Covid-19, Ibas: Lelahmu Jadi Lelahku Juga

Beri Semangat Nakes Tangani Pasien Covid-19, Ibas: Lelahmu Jadi Lelahku Juga

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 11:57 WIB

Delapan Nakes Gugur karena Covid-19, Wagub DKI: Risiko Tertinggi Ada pada Mereka

Delapan Nakes Gugur karena Covid-19, Wagub DKI: Risiko Tertinggi Ada pada Mereka

News | Kamis, 15 Juli 2021 | 14:48 WIB

Covid-19 Masih Menggila, Wagub DKI Minta ke Luhut Tambahan 3.000 Nakes

Covid-19 Masih Menggila, Wagub DKI Minta ke Luhut Tambahan 3.000 Nakes

News | Kamis, 15 Juli 2021 | 13:49 WIB

Blak-blakan! Dokter Eva: Banyak Nakes Resign karena Insentifnya Ditahan-tahan

Blak-blakan! Dokter Eva: Banyak Nakes Resign karena Insentifnya Ditahan-tahan

News | Kamis, 15 Juli 2021 | 06:25 WIB

Terkini

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

×