Polisi Ukraina Gerebek Penambangan Kripto Ilegal, Sita 5.000 Komputer dan 3.800 PS4

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 22 Juli 2021 | 14:42 WIB
Polisi Ukraina Gerebek Penambangan Kripto Ilegal, Sita 5.000 Komputer dan 3.800 PS4
Konsol game PlayStation 4 (Shutterstock).

Suara.com - Pihak berwenang Ukraina menggerebek sebuah pertambangan kripto ilegal. Sebanyak 5.000 komputer dan 3.800 PS4 disita dari tempat tersebut.

Menyadur Cointelegraph Kamis (22/7/2021) Dinas Keamanan Ukraina mengumumkan bahwa pihaknya melakukan penggerebekan di JSC Vinnytsiaoblenergo, sebuah perusahaan pemasok listrik.

Menurut keterangan polisi, para penambang ilegal tersebut menyembunyikan aktivitas mereka dengan memanipulasi meteran listrik. Polisi juga menemukan bahwa mereka juga mencuri listrik dari JSC Vinnytsiaoblenergo.

Dari penggerebekan tersebut, polisi menyita 5.000 unit komputer, 3.800 konsol PlayStation 4, lebih dari 500 kartu grafis, 50 unit CPU, notebook, telepon, dan flash drive.

Akibat penambangan ilegal itu, pihak perusahaan JSC memperkirakan mengalami kerugian antara 186.200 dolar (Rp 2,6 miliar) dan 259.300 dolar (Rp 3,7 miliar).

JSC juga mengungkapkan bahwa pencurian listrik dari penambangan ilegal tersebut bisa memengaruhi pasokan listrik untuk kota kota Vinnytsa.

Polisi Ukraina menyebut jika penambangan ilegal itu merupakan penambangan kripto ilegal terbesar yang berhasil diungkap.

Awalnya, ribuan konsol PS4 tersebut diduga untuk menambang kripto secara ilegal, namun ternyata untuk menjalankan sebuah game.

Menurut penyelidikan oleh Ukraina Delo, ribuan konsol PS4 tersebut digunakan untuk menghasilkan paket konten dan koin langka yang ada di FIFA Ultimate Team (FUT).

baca juga

Pemain biasanya harus mendapatkan koin dan kartu FUT dengan memenangkan pertandingan. Tetapi, diduga item tersebut dapat diperoleh dari pasar gelap.

Menurut Delo, Dinas Rahasia Ukraina belum mengkonfirmasi atau menyangkal temuannya. Mereka memilih untuk merahasiakan rincian penyelidikan yang sedang berlangsung.

Eurogamer juga melaporkan bahwa pelaku menggunakan ribuan PS4 ini untuk menjalankan bot FIFA Ultimate Team untuk mendapatkan koin FUT tersebut.

Bot secara otomatis akan memainkan FIFA Ultimate Team dalam konsol game tersebut untuk menghasilkan koin FUT, dan membangun akun yang berisi kartu-kartu pemain terbaik.

Menurut laporan, pelaku menjual akun yang mereka jalankan dari bot di PS4 tersebut ke pasar gelap dengan harga fantastis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PlayStation 5 Dirilis Edisi Spesial Khusus di Jepang, Bedanya Apa?

PlayStation 5 Dirilis Edisi Spesial Khusus di Jepang, Bedanya Apa?

Tekno | Rabu, 21 Juli 2021 | 16:13 WIB

Petugas Hancurkan 1.069 Alat Mining Bitcoin, Rata dengan Tanah

Petugas Hancurkan 1.069 Alat Mining Bitcoin, Rata dengan Tanah

Tekno | Senin, 19 Juli 2021 | 10:45 WIB

Awalnya Disangka Tambang Kripto, Ternyata Ribuan PS4 Ini untuk Bot FIFA Ultimate Team

Awalnya Disangka Tambang Kripto, Ternyata Ribuan PS4 Ini untuk Bot FIFA Ultimate Team

Tekno | Senin, 19 Juli 2021 | 09:52 WIB

Terkini

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

×