Pyongyang Lockdown, 15 Staf KBRI Ditarik Pulang dari Korut

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 25 Juli 2021 | 12:12 WIB
Pyongyang Lockdown, 15 Staf KBRI Ditarik Pulang dari Korut
Ibu Kota Pyongyang Korea Utara. (Foto: AFP)

Suara.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri memutuskan untuk memulangkan 15 staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Pyongyang, Korea Utara termasuk Duta Besar RI untuk Korut, Berlian Napitupulu. Di mana mereka sudah meninggalkan Korea Utara pertengahan hari Jumat (23/7/2021) melalui China.

Dilansir dari laman VOA Indonesia, Minggu (25/7/2021), Juru bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah Sabtu (24/7/2021), menjelaskan, pemerintah Korea Utara sejak akhir tahun lalu sudah mempersilakan perwakilan diplomatik asing di Pyongyang dan organisasi internasional meninggalkan negara tersebut untuk sementara waktu seiring penetapan kebijakan lockdown – atau penutupan sebagian wilayah dan penghentian kegiatan – untuk mengatasi perebakan virus corona.

"Karena prinsipnya mereka menerapkan kebijakan penguncian (lockdown) wilayah sehingga sangat membatasi akses lalu lintas orang dan barang. Jadi berdasarkan perkembangan ini, beberapa kedutaan besar asing dan organisasi internasional berkedudukan di Korea Utara berangsur-angsur meninggalkan Korea Utara dan Indonesia sendiri baru memutuskan untuk kembali pada bulan Juli ini," kata Faziasyah.

Faizasyah menambahkan jumlah mereka yang dipulangkan sebanyak 15 orang, terdiri dari Duta Besar Berlian Napitupulu, empat staf dan selebihnya anggota keluarga. Mereka telah keluar dari Korea Utara, Jumat (23/7), dan saat ini menjalani karantina selama 14 hari di China.

Saat ini, kata dia, kondisi mereka sehat.

Menurut Faizasyah, relokasi sementara staf diplomatik KBRI di Pyongyang sudah dibahas dengan pemerintah Korea Utara.

Bahkan pemerintah Korea Utara memfasilitasi pemulangan 15 staf KBRI Pyongyang ini. Jakarta belum bisa memastikan kapan mereka dapat kembali lagi ke Korea Utara dan mengenai hal itu akan dikomunikasikan dengan pemerintah Korea Utara.

Faizasyah menekankan pemindahan sementara operasional KBRI Pyongyang ke Jakarta tidak akan mengganggu hubungan bilateral kedua negara. Menurutnya relasi Indonesia dan Korea Utara sangat bersejarah dan kokoh sehingga pemulangan sementara semua staf KBRI dari Pyongyang dapat dipahami oleh kedua negara.

Faizasyah belum dapat memastikan apakah Indonesia juga akan memulangkan sementara staf KBRI di negara lain yang juga sedang dilanda pandemi COVID-19. Meski begitu, Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan semua perwakilan diplomatik Indonesia di semua negara untuk memberi informasi terbaru tentang pandemi COVID-19 di negara bersangkutan.

Bagaimana Indonesia-Korea Utara?

Sejumlah warga melintas di jalanan di Ibu Kota Pyongyang Korea Utara. (Foto: AFP)
Sejumlah warga melintas di jalanan di Ibu Kota Pyongyang Korea Utara. (Foto: AFP)

Pengamat Hubungan Internasional dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Nanto Sriyanto berpendapat pemerintah Indonesia masih menilai hubungan dengan Korea Utara strategis.

"Selain aspek historis, sampai sekarang Indonesia masih melihat hubungan (dengan) Korea Utara itu adalah hubungan dalam kepentingan nasional Indonesia juga tetap penting. Mungkin ke depannya mendukung peran aktif Indonesia dan itu sebenarnya tidak bertentangan dengan hubungan Indonesia yang belakangan semakin meningkat dengan Korea Selatan," ujar Nanto.

Nanto melihat pemerintah masih menjaga agar misi diplomasi dengan Korea Utara tetap terpelihara dengan baik. Oleh karena itu keputusan pemulangan sementara diplomat dan staf KBRI diambil dengan pertimbangan yang sangat hati-hati.

Menurut Nanto, izin yang dikeluarkan Kim Jong-un bagi semua perwakilan diplomatik asing untuk meninggalkan Korea Utara itu merupakan sebuah peringatan bahwa Korea Utara tidak bisa menanggung akibat yang bisa saja di luar kontrol terkait pandemi COVID-19 di negara itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kim Jong Un Diduga Liburan di Kapal Pesiar saat Korea Utara Krisis Pangan

Kim Jong Un Diduga Liburan di Kapal Pesiar saat Korea Utara Krisis Pangan

News | Kamis, 15 Juli 2021 | 11:57 WIB

Viral RI Masuk Berita TV Korea Utara dan 5 Berita Viral Lainnya

Viral RI Masuk Berita TV Korea Utara dan 5 Berita Viral Lainnya

News | Rabu, 14 Juli 2021 | 21:09 WIB

Viral RI Masuk Berita TV Korea karena Kasus Corona Tertinggi, Publik: Indonesia Macan Asia

Viral RI Masuk Berita TV Korea karena Kasus Corona Tertinggi, Publik: Indonesia Macan Asia

News | Rabu, 14 Juli 2021 | 09:36 WIB

Alami Krisis Akibat Pandemi, Korea Utara Tolak Bantuan Vaksin Covid-19

Alami Krisis Akibat Pandemi, Korea Utara Tolak Bantuan Vaksin Covid-19

Video | Selasa, 13 Juli 2021 | 12:39 WIB

Khawatir Efek Samping, Korea Utara Tolak Bantuan Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Khawatir Efek Samping, Korea Utara Tolak Bantuan Vaksin Covid-19 AstraZeneca

News | Sabtu, 10 Juli 2021 | 17:09 WIB

Teka-Teki Terjawab! Mata-mata Korsel Sebut Kim Jong Un Belum Divaksin

Teka-Teki Terjawab! Mata-mata Korsel Sebut Kim Jong Un Belum Divaksin

News | Jum'at, 09 Juli 2021 | 16:44 WIB

Disebut Gagal Atasi Covid-19 dan Kelaparan, Kim Jong Un "Bersihkan" Puluhan Pejabat

Disebut Gagal Atasi Covid-19 dan Kelaparan, Kim Jong Un "Bersihkan" Puluhan Pejabat

News | Rabu, 07 Juli 2021 | 05:39 WIB

Terkini

Iran Buka Jalur Kemanusiaan di Selat Hormuz Meski Blokade Masih Berlaku

Iran Buka Jalur Kemanusiaan di Selat Hormuz Meski Blokade Masih Berlaku

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:05 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

Rudal Kiamat Iran Hantam Pemukiman Eshtaol Israel Hingga 11 Orang Terluka Parah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:44 WIB

Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan

Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:35 WIB

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:25 WIB

Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak

Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:23 WIB

Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS

Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:14 WIB

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:05 WIB

Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi

Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:58 WIB

Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden

Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:51 WIB

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:49 WIB