Epidemiolog Minta Pemerintah Lawan Suara Mardigu dan Jerinx: Jangan Biarkan Mereka Menang

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Kamis, 29 Juli 2021 | 16:20 WIB
Epidemiolog Minta Pemerintah Lawan Suara Mardigu dan Jerinx: Jangan Biarkan Mereka Menang
Jerinx SID [instagram]

Suara.com - Epidemiolog dari University of Derby Inggris, Dono Widiatmoko meminta pemerintah dan masyarakat bersama mengalahkan narasi-narasi hoaks dan konspirasi soal virus Covid-19.

Dono mengatakan narasi ini akan membuat pengendalian pandemi tidak akan pernah selesai, dia bahkan menyebut sejumlah nama seperti drummer Superman Is Dead, Jerinx dan pebisnis, Mardigu Wowiek yang kerap bicara konspirasi Covid-19 di media sosial.

"Para medsos king or queen yang entah sengaja seperti Mardigu misalkan, atau yang secara tidak sengaja misalkan para artis kita seperti Jerinx misalkan, sayangnya mereka mendapatkan airwave, saya kira harus mengalahkan mereka-mereka itu," kata Dono dalam diskusi virtual, Kamis (29/7/2021).

Dia menyebut hal ini bukan berarti bentuk pembungkaman terhadap kebebasan berpendapat, di luar negeri pun juga banyak tokoh-tokoh publik yang menyangkal pandemi ini dengan berbagai teorinya.

"Saya kira, suara-suara seperti itu harusnya bisa kita kalahkan, jangan biarkan bahwa suara seperti itu menang, caranya melawannya dengan logical reasoning dan konsisten," ucapnya.

Bossman Mardigu (IG/mardiguwp)
Bossman Mardigu (IG/mardiguwp)

Dono juga meminta pemerintah juga diminta untuk satu narasi saat menyampaikan pesan pengendalian Covid-19 ke publik agar tidak membingungkan rakyat.

"Selayaknya penjelasan itu dijelaskan ke publik secara gamblang dan konsisten, satu suara, jangan si ini ngomong apa, ini ngomong apa, ini ngomong di Mata Najwa, atau lewat ILC baru klarifikasi, atau lewat YouTube, lah kok jadi riweh, harusnya satu channel," pungkas Dono.

Diketahui, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 3.287.727 orang Indonesia, kini masih terdapat 558.392 kasus aktif, 2.640.676 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 88.659 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Pemerintah Lamban dan Abai, Indonesia Bisa jadi Negara Terakhir Bebas Covid

Gara-gara Pemerintah Lamban dan Abai, Indonesia Bisa jadi Negara Terakhir Bebas Covid

News | Kamis, 29 Juli 2021 | 14:18 WIB

Epidemiolog Griffith University: Vaksin Membuat Optimisme Masyarakat Naik

Epidemiolog Griffith University: Vaksin Membuat Optimisme Masyarakat Naik

Health | Kamis, 29 Juli 2021 | 12:54 WIB

Aturan Makan 20 Menit Jadi Sorotan, Epidemiolog: 5 Menit Saja Varian Delta Sudah Menular

Aturan Makan 20 Menit Jadi Sorotan, Epidemiolog: 5 Menit Saja Varian Delta Sudah Menular

Health | Rabu, 28 Juli 2021 | 16:55 WIB

Epidemiolog UI: Vaksinasi Lengkap Bisa Kurangi Kasus COVID-19 di Jakarta

Epidemiolog UI: Vaksinasi Lengkap Bisa Kurangi Kasus COVID-19 di Jakarta

Jakarta | Selasa, 27 Juli 2021 | 20:36 WIB

Terkini

Posko Pengaduan Kasus Penyiraman Air Keras, Disebut Jadi Langkah Proaktif Polri

Posko Pengaduan Kasus Penyiraman Air Keras, Disebut Jadi Langkah Proaktif Polri

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:39 WIB

Spesifikasi GBU-72 Bom Bawah Tanah Amerika Serikat Jadi Senjata Kunci Perang Lawan Iran

Spesifikasi GBU-72 Bom Bawah Tanah Amerika Serikat Jadi Senjata Kunci Perang Lawan Iran

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:38 WIB

Identitas 4 Anggota BAIS TNI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Ada Kapten

Identitas 4 Anggota BAIS TNI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Ada Kapten

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:32 WIB

PLN Siapkan 1.681 SPKLU di Jalur Mudik, Antisipasi Lonjakan Mobil Listrik

PLN Siapkan 1.681 SPKLU di Jalur Mudik, Antisipasi Lonjakan Mobil Listrik

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:30 WIB

Legislator PDIP Minta Dalang Penyiraman Andrie Yunus Diungkap, Jangan Hanya Pelaku Lapangan

Legislator PDIP Minta Dalang Penyiraman Andrie Yunus Diungkap, Jangan Hanya Pelaku Lapangan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:22 WIB

Terekam CCTV! Eksekutor Penyiram Andrie Yunus Ganti Baju Usai Beraksi, Diduga Kena Air Keras

Terekam CCTV! Eksekutor Penyiram Andrie Yunus Ganti Baju Usai Beraksi, Diduga Kena Air Keras

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:02 WIB

Pembalasan Atas Gugurnya Ali Larijani, Iran Hujani Israel dengan Rudal Klaster Mematikan

Pembalasan Atas Gugurnya Ali Larijani, Iran Hujani Israel dengan Rudal Klaster Mematikan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:58 WIB

Empat Prajurit Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Terancam 7 Tahun Penjara

Empat Prajurit Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Terancam 7 Tahun Penjara

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:57 WIB

Dua Petinggi Tewas Dibunuh Zionis, Lebih dari 3.000 Rudal dan Drone Iran Hujani Negara Teluk

Dua Petinggi Tewas Dibunuh Zionis, Lebih dari 3.000 Rudal dan Drone Iran Hujani Negara Teluk

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:55 WIB

PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan

PMI Siap Kirim Bantuan Medis ke Iran, Jusuf Kalla: Kami Pertimbangkan Beli Obat di Pakistan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:53 WIB