Tak Jera Diamuk Warga, Rental PS FOG di Kebon Jeruk Tetap Rawan Komplotan Curanmor

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 30 Juli 2021 | 15:22 WIB
Tak Jera Diamuk Warga, Rental PS FOG di Kebon Jeruk Tetap Rawan Komplotan Curanmor
Rental PS FOG, lokasi kasus curanmor yang kerap berhasil digagalkan warga sekitar. (Suara.com/M Yaumal)

Suara.com - Jalan Raya Kemayoran Lama, Kebon Jeruk, Jakarta Barat dikenal rawan kasus pencurian setelah sebelumnya sempat terjadi aksi maling sepeda motor yang diamuk warga setelah dikejar-kejar korban dengan menggunakan angkutan kota alias angkot.

Sebelum terjadi di rental PS FOG terjadi pada Rabu (28/7/2021) lalu. Kasus pencurian kendaraan bermotor alias curanmor juga dialami di tempat penyewaan alat gym yang tak jauh dari rental PS tersebut. 

Dafa (18), penjaga rental PS FOG mengatakan, sebelumnya kejadian yang sama juga sempat terjadi yakni sekitar dua minggu yang lalu. 

“Sudah dua kali di sini dalam beberapa waktu ini. Memang rawan di sini,” kata dia saat ditemui Suara.com di lokasi, Jumat (30/7/2021).

Kata curanmor pertama itu juga berhasil digagalkan, karena terlihat dari rekaman CCTV. Kejadian tersebut berlangsung sekitar jam 02.00 WIB, dengan dua orang pelaku yang berbeda.

“Yang pertama itu awalnya mau ambil motor Scoopy bos saya juga. Tapi karena kuncinya dol (bermasalah) malingnya beralih ke motor Mio teman saya (penjaga rental juga),” jelas Dafa. 

Kata dia, pelaku sudah berhasil menyalakan motor dan hendak kabur. Namun karena Dafa dan rekannya melihat dari rekaman CCTV, mereka langsung menangkap basa pelaku. 

Kedua pelaku pun langsung diamankan, dan sempat diamuk massa hingga babak belur. 

“Kami sudah amankan, tapi ya namanya massa gimana ya, Jadi digebukin,” jelasnya. 

baca juga

Kedua pelaku tersebut pun langsung diserahkan kepolisian yang datang langsung ke TKP. 

Tak menyangka, kejadian yang sama terulang kembali. Dafa pun membenarkan jika kawasan Jalan Raya Kemayoran Lama, Kebun Jeruk, memang sepi saat malam menjelang subuh. Apalagi dengan adanya PPKM Darurat.  
 
“Sepi di sini, jadi mungkin karena itu mungkin jadi rawan maling,” ujarnya. 

Petugas RS membawa Rian Januar, tersangka kasus curanmor yang luka-luka akibat dihakimi massa di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. (dok polisi)
Petugas RS membawa Rian Januar, tersangka kasus curanmor yang luka-luka akibat dihakimi massa di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. (dok polisi)

Maling Dikejar Pakai Angkot

Seperti diketahui, AB (34), bosnya Dafa. berhasil menggagalkan aksi pencurian terhadap sepeda motornya, usai mengejar pelaku bernama Rian Januar (29), menggunakan angkot.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Kebayoran Lama Nomor 9 RT 003 / 001, Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Rabu (28/7/2021) lalu. Pelaku pun babak belur dihajar massa hingga harus dilarikan ke rumah sakit. 

Polsek Kebun Jeruk, Kompol Manurung membenarkan peristiwa tersebut. 

“Telah berhasil mengamankan satu orang pelaku, yang mengaku bernama saudara Rian Januar alias Black,” kata Manurung lewat keterangan tertulisnya, Kamis (29/7/2021).

Manurung memaparkan, kejadian ini berawal saat korban AB memakirkan motornya di sebuah rental PS usai berbelanja dari pasar. 

“Waktu itu korban hanya menaruh minuman ke dalam kulkas yang berada di dalam Rental,” kata Manurung.

Kemudian tanpa sengaja AB lewat kamera CCTV melihat sepeda motornya, Honda Scoopy, diduduki pelaku dan kemudian mendorongnya. 

Melihat hal tersebut AB dibantu rekannya langsung mengejar. Namun pelaku Rian, dibantu seorang pelaku lainnya bernama Doni (DPO) yang mengendarai Yamaha Aerox kuning, menyetut motor hasil curian mereka.

“(Doni) yang sudah menunggu dan menyetut pelaku yang sudah berhasil mencuri sepeda motor korban. Korban berusaha mengejar dengan naik angkot,” jelas Manurung. 

Pada saat dikejar, pelaku sempat berusaha untuk merusak sistem kunci motor korban, namun gagal karena memiliki kunci rahasia. 

Melihat hal tersebut korban turun dari angkot, dibantu oleh warga, pelaku Rian langsung diamankan, meski sempat berusaha untuk melarikan diri. Sementara rekannya Doni langsung kabur. 

Pada saat itu Rian sempat dipukuli warga hingga babak belur. Hingga kepolisian datang untuk mengamankannya dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. 

“Karena pelaku mengalami luka di bagian kepala dibawa ke Puskesmas Kebon Jeruk dan dirujuk ke Rumah Sakit POLRI,” imbuh Manurung. 

Atas perbuatannya, Rian kini meringkuk di penjara setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan dan terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Sedangkan rekannya, Doni yang kini masih buron sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) aparat kepolisian. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Nyolong Motor di Rental PS, Rian Babak Belur usai Dikejar-kejar Korban Pakai Angkot

Gagal Nyolong Motor di Rental PS, Rian Babak Belur usai Dikejar-kejar Korban Pakai Angkot

News | Kamis, 29 Juli 2021 | 18:30 WIB

Diintai dari ATM, Maling Gasak Uang Rp20 Juta saat Sopir Mobil Box Isi Bensin di SPBU

Diintai dari ATM, Maling Gasak Uang Rp20 Juta saat Sopir Mobil Box Isi Bensin di SPBU

News | Kamis, 29 Juli 2021 | 17:17 WIB

2 Tahun Pencarian, Polisi Bekuk Pencuri Ikan Arwana di Bogor, Kerugian Rp 24 Miliar

2 Tahun Pencarian, Polisi Bekuk Pencuri Ikan Arwana di Bogor, Kerugian Rp 24 Miliar

Bogor | Selasa, 27 Juli 2021 | 16:01 WIB

Jerit Pilu Sopir Angkot Pasar Senen: PPKM Bikin Penumpang Sepi, Utang Menumpuk

Jerit Pilu Sopir Angkot Pasar Senen: PPKM Bikin Penumpang Sepi, Utang Menumpuk

Jakarta | Selasa, 27 Juli 2021 | 07:25 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×