Mahfud MD: Saya Tak Pernah Lapor ke Presiden Adanya Obat Covid-19 Hasil Bertapa

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Sabtu, 31 Juli 2021 | 20:44 WIB
Mahfud MD: Saya Tak Pernah Lapor ke Presiden Adanya Obat Covid-19 Hasil Bertapa
Menko Polhukam Mahfud MD. [Tangkapan layar]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan, dirinya tidak pernah melapor kepada Presiden Joko Widodo, soal adanya obat yang diklaim masyarakat ampuh menyembuhkan pasien positif covid-19.

Pernyataan ini disampaikan Mahfud MD, untuk merespons judul pemberitaan Suara.com yang menyebut dirinya melapor ke Presiden Jokowi soal adanya obat covid-19 hasil bertapa 40 hari.

"Ini satu contoh dari ribuan hoaks. Saya tak pernah lapor kepada presiden, adanya obat covid-19 hasil bertapa 40 hari. Yang benar, ada orang meminta saya untuk diantar menghadap presiden, karena setelah bertapa 40 hari, menemukan obat covid. Tentu saya tolak, karena hal tersebut pasti tak bisa dipercaya," cuit Mahfud melalui akun twitter pribadinya, @mohmahfudmd, Sabtu (31/7/2021).

Kekinian, judul dan isi berita Suara.com yang dimaksud sudah direvisi, sesuai pernyataan detail yang disampaikan Mahfud MD.

Redaksi Suara.com menyampaikan permohonan maaf kepada Menko Polhukam Mahfud MD, dan para pembaca atas kesalahan penulisan sehingga membuat presepsi berbeda.

Berikut peryataan Mahfud yang seusai dengan rekaman seperti dalam dialog dengan organisisasi keagamaan secara virtual pada Kamis (29/7/2021):

"Saya dapat banyak (laporan) setiap hari, 'ada obat ini hasil bertapa 40 hari', katanya, mau menghadap Presiden untuk presentasi ini, sudah dicoba orang sekampung sembuh semua.  Padahal di kampung itu memang belum ada covid kan. Tapi di situ ketenangannya yang ditampilkan, membuat masyarakat tenang dan taat."

Sebelumnya, Mahfud mengatakan, ketika seseorang terpapar penyakit termasuk covid-19, yang dibutuhkan adalah ketenangan. Sebab, kata Mahfud, mengutip kata-kata Ibnu Sina, ketenangan adalah separuh kesembuhan. Ketenangan bisa dibangun dari sudut pendekatan agama, adat istiadat, kearifan lokal. dan lain-lain.

Separuh lainnya, bagaimana pola hidup sehat itu diatur . "Yang 50 persen prokes dan sebagainya," jelasnya. 

Mantan Ketua MK itu menyebut, covid-19 sama seperti penyakit lain yang ada obatnya. Mahfud mengatakan, ketika seseorang sakit seperti diare, pusing dan panas, pasti ada obatnya.

Sama seperti itu, maka untuk mengobati covid-19, seseorang hraus mengikuti vaksinasi, memakai masker, disiplin protokol kesehatan, dan mengonsumsi obat-obat terapi.

"Sama kan, diare obatnya Diatab, pusing perjalanan obatnya Antimo, kalau pusing di rumah paracetamol atau Decolgen. Kalau corona itu vaksin, masker, dan obat-obat, " kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Provinsi Ini Laporkan Kasus Sembuh Lebih Tinggi dari Kasus Positif Covid-19

9 Provinsi Ini Laporkan Kasus Sembuh Lebih Tinggi dari Kasus Positif Covid-19

News | Sabtu, 31 Juli 2021 | 17:51 WIB

Target 200 Juta Orang, Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Baru Capai 67 Juta

Target 200 Juta Orang, Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Baru Capai 67 Juta

News | Sabtu, 31 Juli 2021 | 17:14 WIB

Kasus Aktif Covid-19  DKI Turun Jadi 19 ribu, Anies: Ini Semua Hasil Kerja Keras Kita

Kasus Aktif Covid-19 DKI Turun Jadi 19 ribu, Anies: Ini Semua Hasil Kerja Keras Kita

Jakarta | Sabtu, 31 Juli 2021 | 17:00 WIB

Heboh! Potret Warga Palembang Berburu Daun Sungkai yang Dipercaya Sembuhkan Covid-19

Heboh! Potret Warga Palembang Berburu Daun Sungkai yang Dipercaya Sembuhkan Covid-19

Video | Sabtu, 31 Juli 2021 | 17:30 WIB

Terkini

JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?

JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?

News | Minggu, 19 April 2026 | 12:05 WIB

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:35 WIB

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:30 WIB

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:25 WIB

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:07 WIB

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:35 WIB

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:31 WIB

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:27 WIB

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:19 WIB

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:07 WIB