Fakta Atlet Belarusia yang Tolak Kembali ke Negaranya Usai Olimpiade Tokyo

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Selasa, 03 Agustus 2021 | 15:51 WIB
Fakta Atlet Belarusia yang Tolak Kembali ke Negaranya Usai Olimpiade Tokyo
Sprinter Belarusia, Krystsina Tsimanouskaya. (Dimitar Dilkoff/AFP)

Suara.com - Atlet Belarusia yang berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo dipaksa terbang kembali ke negaranya, namun Krystsina Tsimanouskaya menolak dan pergi mencari perlindungan.

Menyadur USA Today Selasa (3/8/2021), Tsimanouskaya adalah atlet lari 100 meter putri dan dijadwalkan untuk lari 200 meter. Ia mengeluh karena ditempatkan di estafet 4x400 putri tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Di Bandara Haneda, Tokyo dia mencari perlindungan polisi dan berencana mengajukan suaka untuk melarikan diri dari negaranya, Belarusia. Ia dipaksa meninggalkan Jepang karena bicara di Instagram tentang kelalaian pelatih.

Ia mengatakan alasannya menjalankan 4x400 karena rekannya terkendala tes narkoba dan tak bisa terbang ke Tokyo. Pelatih kemudian menyuruhnya berkemas lalu membawanya ke bandara.

"Saya mendapat tekanan dan mereka berusaha membawa saya secara paksa ke luar negeri tanpa persetujuan."

Logo Olimpiade Tokyo. [Andrej ISAKOVIC / AFP]
Logo Olimpiade Tokyo. [Andrej ISAKOVIC / AFP]

Setelah Tsimanouskaya menolak terbang menuju Istanbul, penyelenggara berbicara langsung dengannya, setelah atlet itu meminta mereka untuk terlibat dalam kasusnya.

"Dia bersama pihak berwenang di bandara Haneda dan saat ini ditemani oleh anggota staf Tokyo 2020. Dia telah memberi tahu kami bahwa dia merasa aman," cuit IOC semalam.

“IOC dan Tokyo 2020 akan melanjutkan pembicaraan mereka dengan Krystsina Tsymanouskaya dan pihak berwenang untuk menentukan langkah selanjutnya dalam beberapa hari mendatang.”

Kepala sekretaris kabinet negara tuan rumah, Katsunobu Kato mengatakan pada hari Senin bahwa atlet Belarusia itu dalam keadaan aman.

Juru bicara BSSF Alexander Opeikin mengatakan Tsimanouskaya akan meminta suaka di kedutaan Austria. Dia mungkin mengajukan permintaan serupa ke Jerman.

AP juga melaporkan dia berada di kedutaan Polandia di Tokyo dan mencari visa yang memungkinkan dia untuk meminta suaka politik.

The New York Times melaporkan dari Jepang bahwa Tsimanouskaya menerima tawaran suaka Polandia yang berbatasan dengan Belarusia di barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IOC Luncurkan Penyelidikan Kasus Sprinter Belarusia Krystsina Tsimanouskaya

IOC Luncurkan Penyelidikan Kasus Sprinter Belarusia Krystsina Tsimanouskaya

Sport | Selasa, 03 Agustus 2021 | 13:41 WIB

Polandia Tawarkan Visa untuk Atlet Lari Belarusia yang Dipaksa Pulang dari Olimpiade Tokyo

Polandia Tawarkan Visa untuk Atlet Lari Belarusia yang Dipaksa Pulang dari Olimpiade Tokyo

News | Selasa, 03 Agustus 2021 | 10:10 WIB

Kritik Pelatih di Medsos, Sprinter Belarusia Dipulangkan Paksa sebelum Tanding

Kritik Pelatih di Medsos, Sprinter Belarusia Dipulangkan Paksa sebelum Tanding

Sport | Senin, 02 Agustus 2021 | 12:15 WIB

Terkini

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB