Kebakaran Hutan di Turki Memasuki Hari Ke-7, Ancam Pembangkit Listrik

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 04 Agustus 2021 | 15:50 WIB
Kebakaran Hutan di Turki Memasuki Hari Ke-7, Ancam Pembangkit Listrik
Kebakaran hebat di Turki pada 29 Juli 2021. [Ilyas Akengin/AFP]

Suara.com - Kebakaran hutan di Turki memasuki hari ke-7 dan api sudah mendekati pembangkit listrik termal di kota Milas pada hari Selasa (3/8/2021).

Menyadur Euro News Rabu (4/8/2021) Wali Kota Milas Muhammet Tokat mengatakan api tak terkendali dan sudah mendekati pembangkit listrik Kermekoy.

"Belakangan ini kami diterjang suhu di atas 40 derajat Celcius dan angin yang sangat kencang," kata Menteri Kehutanan Turki Bekir Pakdemirli.

Selain di Kota Milas, api juga telah menghancurkan hutan dan lahan pertanian serta daerah berpenghuni di pantai Mediterania dan Aegea.

Satu tim AFP di kota Aegean Marmaris melihat para petani menyelamatkan hewan peliharaan dari lumbung mereka yang terbakar.

Kebakaran hutan tersebut sudah memasuki hari ke-7 sejak api pertama muncul pada Rabu (28/7/2021). Api kini mengancam kota Antalya, Bodrum dan Marmaris.

Walikota Bodrum Ahmet Aras mengatakan pada hari Minggu bahwa lebih dari 1.100 orang dievakuasi menggunakan perahu karena jalan tidak dapat digunakan.

Kebakaran hutan tersebut telah menelan 8 korban jiwa dan total 10.000 orang telah dievakuasi di provinsi Mugla saja.

Menteri Kesehatan Fahrettin Koca melaporkan bahwa 36 orang di Mugla dan 11 orang di Antalya menjalani perawatan karena mengalami cedera akibat kebakaran tersebut.

baca juga

Secara keseluruhan, 129 kebakaran yang terjadi di lebih dari 30 provinsi berhasil dipadamkan. Lebih dari 4.000 petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan di lapangan.

Uni Eropa mengirim tiga pesawat pemadam kebakaran untuk membantu memadamkan api. Rusia, Ukraina, Azerbaijan dan Iran juga telah mengirim pesawat pengebom air ke Turki.

Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu mengatakan pada hari Senin bahwa pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab kebakaran.

Pihak berwenang akan menyelidiki semua kemungkinan, termasuk kecerobohan manusia dan sabotase oleh militan Kurdi.

"Kami akan menginformasikan opini publik ketika penyelidikan selesai," kata Soylu.

Para ahli sebagian besar berpendapat bahwa kebakaran yang terjadi dikarenakan perubahan iklim dan adanya ulah manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral, Pria Ini Menjajakan Gulali Sambil Ngaji Lantunkan Al Quran Surah Ar Rahman

Viral, Pria Ini Menjajakan Gulali Sambil Ngaji Lantunkan Al Quran Surah Ar Rahman

Jogja | Selasa, 03 Agustus 2021 | 10:00 WIB

Kebakaran hutan Turki Masuki Hari ke-6, 10.000 Orang Dievakuasi

Kebakaran hutan Turki Masuki Hari ke-6, 10.000 Orang Dievakuasi

News | Selasa, 03 Agustus 2021 | 05:39 WIB

Tangis Korban Kebakaran Hutan di Turki: Semua Hangus, Apa Lagi yang Kami Punya?

Tangis Korban Kebakaran Hutan di Turki: Semua Hangus, Apa Lagi yang Kami Punya?

News | Senin, 02 Agustus 2021 | 14:22 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×