Array

Pos PPKM 'Diduduki' ABG Pungli, ISESS: Polisi Fokus Tupoksi, Bukan Bagikan Sembako-Masker

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 12:53 WIB
Pos PPKM 'Diduduki' ABG Pungli, ISESS: Polisi Fokus Tupoksi, Bukan Bagikan Sembako-Masker
Pos PPKM 'Diduduki' ABG Pungli, ISESS: Polisi Fokus Tupoksi, Bukan Bagikan Sembako-Masker. Kondisi pos penyekatan di Kemayoran yang dipakai anak-anak untuk melakukan pungli kepada pengendara. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Aksi bocah belasan tahun mengambilalih titik pos penyekatan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kemayoran, Jakarta Pusat viral di media sosial. Mereka melakukan pungutan liar alias pungli terhadap pengendara yang ingin melintasi.

Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto menilai aparat kepolisian sudah semestinya kembali fokus terhadap tugas pokok dan fungsinya atau tupoksi. Bukan sekadar melakukan kegiatan seremonial seperti membagi-bagikan masker. 

"Sejak awal saya sampaikan polisi harus fokus ke tupoksinya, bukan asyik dengan hal-hal yang sifatnya seremoni dan sensasional. Bagi-bagi masker dan sembako. Itu boleh dan baik juga, tetapi sifatnya hanya “sunnah”, bukan “fardhu”," kata Bambang kepada Suara.com, Jumat (6/8/2021).

Disisi lain, Bambang berpendapat aparat kepolisian juga mesti meningkatkan kegiatan patroli selama masa PPKM sebagai langkah preventif terhadap aksi kejahatan. Dalam pelaksanaannya, kata dia, bisa juga dengan mengoptimalkan peran Babinkantibmas yang berada di masing-masing kelurahan.

Kondisi pos penyekatan di Kemayoran yang dipakai anak-anak untuk melakukan pungli kepada pengendara. (Suara.com/Arga)
Kondisi pos penyekatan di Kemayoran yang dipakai anak-anak untuk melakukan pungli kepada pengendara. (Suara.com/Arga)

"Dalam kondisi PPKM saat ini yang juga berdampak pada ekonomi masyarakat, patroli aparat kepolisian harus semakin ditingkatkan. Bukan hanya pada pelanggaran PPKM-nya tetapi juga pada semakin meningkatnya kejahatan dan kriminalitas, terutama pada aksi premanisme yang dilakukan sekelompok orang," katanya.

Viral Ambil Alih Pos PPKM

Sejumlah bocah belasan tahun melakukan pungutan liar di titik pos PPKM wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat. Peristiwa ini terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.

Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @jakarta.terkini. Dalam video tersebut terlihat rombongan bocah tersebut berjaga di titik pos penyekatan pada Rabu (4/8) malam.

Kapolsek Kemayoran Kompol Ewo Samono membenarkan adanya peristiwa ini. Menurutnya, bocah belasan tahun itu melakukan pungutan liar sebesar Rp25 ribu kepada pengendara jika ingin melintasi.

Baca Juga: Kasus Dugaan Penipuan Bisnis Kapal Rp 1,15 Miliar, David NOAH Dilaporkan ke Polisi

"Sekali buka bayar Rp 25 ribu," kata Ewo kepada wartawan, Kamis (5/8/2021).

Adapun, Ewo mengungkapkan aksi tersebut dilakukan bocah belasan tahun ketika malam hari. Mengingat para anggota ketika itu sedang tidak melakukan penjagaan.

"Saat ini baru satu orang yang ditangkap dengan inisal WH umur 13 tahun," bebernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI