Coba Turunkan Bendera Taliban, 3 Warga Afghanistan Tewas Tertembak

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 19 Agustus 2021 | 08:56 WIB
Coba Turunkan Bendera Taliban, 3 Warga Afghanistan Tewas Tertembak
Bendera Taliban terlihat di alun-alun kota utama di Pul-e-Khumri. Foto sebagai lisutrasi.(Sumber: AFP)

Suara.com - Sedikitnya tiga orang tewas dan belasan lainnya mengalami luka-luka dalam aksi protes di Jalalabad, diduga para korban mencoba gantikan bendera Taliban dengan Afghanistan.

Menyadur The Independent Kamis (19/8/2021), aksi protes tersebut terjadi pada Rabu (18/8/2021) oleh kelompok pejuang pemerintahan Afghanistan.

Aksi protes berubah menjadi bentrokan antara Taliban dan warga di Pashtunistan Square di timur kota Jalalabad, sekitar 115 km dari ibu kota Kabul.

Residen lokal Salim Ahmad mengatakan kepada media lokal bahwa anggota Taliban awalnya membuat tembakan peringatan untuk membubarkan kerumunan.

Namun, seorang saksi mata mengatakan kepada Reuters setidaknya tiga orang meninggal akibat terkena tembakan yang belum diketahui dari mana asalnya.

Para korban diduga ditembak oleh Taliban setelah mencoba mengganti spanduk kelompok tersebut menggunakan bendera Afghanistan.

Aksi serupa juga dilaporkan di alun-alun Daronta yang terletak tak jauh dari kota Jalalabad, serta di Khost, yang berjarak sekitar tujuh jam dari Jalalabad.

Dalam video yang dibagikan oleh media lokal di media sosial terdengar beberapa suara tembakan dan penduduk setempat berlari untuk menyelamatkan diri.

Al Jazeera melaporkan orang-orang bersenjata yang melepaskan tembakan peringatan adalah para pejuang Taliban yang kemudian terlihat menyerang warga.

Dalam video lain, pengunjuk rasa terlihat mengibarkan bendera Afghanistan yang kemudian disambut sorak sorai orang-orang yang ada di sekitarnya.

Taliban belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait aksi protes yang melibatkan anggotanya tersebut.

Sejak mereka menguasai Kabul pada hari Minggu, Taliban banyak mencopot bendera Afghanistan dan menggantinya dengan bendera hitam putih milik Taliban.

Puluhan pejuang Taliban juga terlihat mengibarkan bendera Taliban dan mengibarkannya di gedung-gedung utama di seluruh Afghanistan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Turunkan Bendera Merah Putih Sempat Viral, 3 ABG Kuansing Minta Maaf

Aksi Turunkan Bendera Merah Putih Sempat Viral, 3 ABG Kuansing Minta Maaf

Riau | Kamis, 19 Agustus 2021 | 07:56 WIB

Cerita Ketakutan dan Perjuangan Warga Afghanistan Kabur dari Bandara Kabul

Cerita Ketakutan dan Perjuangan Warga Afghanistan Kabur dari Bandara Kabul

News | Kamis, 19 Agustus 2021 | 07:50 WIB

Bantu Evakuasi, Joe Biden Ungkap Pasukan AS akan Tinggal Lebih Lama di Afghanistan

Bantu Evakuasi, Joe Biden Ungkap Pasukan AS akan Tinggal Lebih Lama di Afghanistan

News | Kamis, 19 Agustus 2021 | 07:41 WIB

Terkini

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:05 WIB

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:44 WIB

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:15 WIB

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:24 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB