Ketahuan Pesta Seks di Stadion, Pemain Bola Norwegia Dipecat

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Ketahuan Pesta Seks di Stadion, Pemain Bola Norwegia Dipecat
Bendera Norwegia. (shutterstock)

Salah satu pemain bola Brann SK dipecat.

Suara.com - Klub sepak bola Norwegia, Brann SK memecat satu pemain dan memberi peringatan tertulis pada 10 lainnya karena ketahuan melakukan pesta seks di stadion.

Menyadur Herald Sun Sabtu (21/08), pesta seks itu dilakukan pada larut malam dengan mengambil beberapa lokasi seperti ruang ganti dan lapangan.

Insiden yang terjadi pada 10 Agustus ini menyebabkan kegemparan di Norwegia dan memicu cemoohan dari para penggemar.

Menurut laporan, 12 pemain pergi makan malam sebelum pergi ke klub malam dan kemudian ke stadion, di mana mereka ditemani oleh tujuh wanita.

Baca Juga: Puluhan Orang Digerebek Pesta Seks Rayakan Ultah Dokter di Apartemen Conlay

Kamera keamanan menangkap para pemain berhubungan seks di lapangan dan di ruang ganti.

Ilustrasi pesta seks. (Shutterstock)

“Klub telah bekerja secara intensif untuk menyelesaikan pelanggaran kepercayaan yang sangat serius dari 12 pemain kami,” kata Brann dalam sebuah pernyataa.

Investigasi menunjukkan "pelanggaran pedoman, norma umum, aturan pembatasan korona, dan harapan yang wajar dari karyawan kami," katanya.

“Oleh karena itu, kami memutuskan untuk memecat salah satu pemain dan memberikan peringatan tertulis kepada 10 pemain lainnya,” kata manajer umum Vibeke Johannesen.

Pemain bola yang dipecat adalah Kristoffer Barmen, 28, yang telah bermain untuk klub sejak dia berusia 10 tahun.

Baca Juga: Sedikitnya 35 Orang di Malaysia Digerebek saat Pesta Seks di Rumah Mewah

Pengacara Barmen Eirik Monsen mengatakan kliennya terkejut dengan keputusan klub dan merasa dia "diperlakukan tidak adil".

Pemain yang berhenti adalah kiper Mikkel Andersen, yang dikatakan akan kembali ke Denmark setelah dia dan keluarganya menerima ancaman di rumah mereka atas insiden tersebut.