Korut Tolak Bantuan 3 Juta Vaksin Sinovac, Minta Dibagikan Saja ke Negara Terdampak Parah

Bangun Santoso

Kamis, 02 September 2021 | 13:41 WIB
Korut Tolak Bantuan 3 Juta Vaksin Sinovac, Minta Dibagikan Saja ke Negara Terdampak Parah
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).

Suara.com - Korea Utara menolak hampir tiga juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac Biotech buatan China dengan mengatakan vaksin itu sebaiknya dikirim ke negara-negara yang terdampak parah pandemi, kata dana anak-anak PBB UNICEF pada Rabu (1/9/2021).

Kementerian Publik Korut menunjuk pada pasokan vaksin global yang terbatas dan masih terjadinya lonjakan kasus di tempat lain, menurut UNICEF selaku pengelola pasokan inisiatif COVAX untuk negara-negara berpenghasilan rendah.

Sejauh ini Korut tidak melaporkan satu pun kasus COVID-19 dan menerapkan langkah-langkah pencegahan virus yang ketat, termasuk penutupan perbatasan dan pembatasan perjalanan domestik.

Juru bicara UNICEF mengatakan bahwa kementerian akan terus berkomunikasi dengan COVAX untuk menerima vaksin dalam beberapa bulan ke depan.

Pada Juli, Korut menolak pengiriman vaksin AstraZeneca lantaran khawatir dengan efek sampingnya, menurut lembaga pemikir Korea Selatan yang berafiliasi dengan badan intelijen.

Institut Strategi Keamanan Nasional lantas mengatakan bahwa Korut tidak berminat dengan vaksin buatan China karena khawatir vaksin mereka tidak efektif, namun tertarik dengan vaksin Rusia.

Sejumlah negara seperti Thailand dan Uruguay mulai menggunakan vaksin lain untuk mereka yang suntikan pertamanya menggunakan vaksin Sinovac dalam upaya meningkatkan perlindungan.

"Kami terus berkoordinasi dengan otoritas DPRK (Korut) untuk membantu menanggulangi pandemi COVID-19," kata juru bicara aliansi Global Alliance for Vaccines and Immunization (GAVI), salah satu pelopor inisiatif COVAX, katanya. (Sumber: Antara/Reuters)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Janji Tambah Vaksin Covid-19 untuk Lampung

Presiden Jokowi Janji Tambah Vaksin Covid-19 untuk Lampung

Lampung | Kamis, 02 September 2021 | 12:47 WIB

Tidak Kantongi Izin Resmi, Zambia Musnahkan 10.000 Dosis Vaksin Covid-19

Tidak Kantongi Izin Resmi, Zambia Musnahkan 10.000 Dosis Vaksin Covid-19

News | Kamis, 02 September 2021 | 12:24 WIB

Kabar Baik, 1,2 Juta Dosis Vaksin Pfizer Tiba Siang Ini

Kabar Baik, 1,2 Juta Dosis Vaksin Pfizer Tiba Siang Ini

Health | Kamis, 02 September 2021 | 11:57 WIB

Vaksin Sinovac Tak Diakui di Luar Negeri? Begini Pengalaman Tasya Kamila di Amerika

Vaksin Sinovac Tak Diakui di Luar Negeri? Begini Pengalaman Tasya Kamila di Amerika

Health | Kamis, 02 September 2021 | 10:56 WIB

Kemenkes Ungkap Vaksin Covid-19 Terbaik Bagi Masyarakat, Apa Itu?

Kemenkes Ungkap Vaksin Covid-19 Terbaik Bagi Masyarakat, Apa Itu?

Health | Kamis, 02 September 2021 | 10:27 WIB

Bobby Nasution Sebut Pasokan Vaksin Covid-19 Sedikit Terhambat di Medan

Bobby Nasution Sebut Pasokan Vaksin Covid-19 Sedikit Terhambat di Medan

Sumut | Kamis, 02 September 2021 | 10:10 WIB

Penelitian: Vaksinasi Dua Dosis Cegah Risiko Long Covid

Penelitian: Vaksinasi Dua Dosis Cegah Risiko Long Covid

Health | Kamis, 02 September 2021 | 10:13 WIB

Terkini

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Foto | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 07:59 WIB

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 07:54 WIB

Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK

Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 07:51 WIB

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 07:38 WIB

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:37 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

4 Shio Beruntung Dapat Bayaran Tambahan Minggu Ini, Ada Rezeki Tak Terduga?

4 Shio Beruntung Dapat Bayaran Tambahan Minggu Ini, Ada Rezeki Tak Terduga?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal

Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

×