Dirjen Kemlu Pastikan Kelompok Taliban Tidak Identik dengan Al Qaeda

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 03 September 2021 | 17:16 WIB
Dirjen Kemlu Pastikan Kelompok Taliban Tidak Identik dengan Al Qaeda
Bendera Taliban terlihat di alun-alun kota utama di Pul-e-Khumri.(Sumber: AFP)

Suara.com - Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Abdul Kadir Jailani menegaskan, Taliban saat ini tidak identik dengan kelompok jaringan Al Qaeda.

Pernyataan tersebut sekaligus mematahkan anggapan yang menyamakan Taliban dengan Al Qaeda, kelompok kekerasan yang dituding jadi dalang aksi terorisme 11 September 2001 di Amerika Serikat.

Meski begitu, dia tidak menampik, bahwa Taliban memiliki hubungan erat dengan Al Qaeda dalam sejarahnya meskipun Taliban sendiri tidak memiliki agenda yang bersifat dengan transnasional. Kendati begitu, ia menyebut kalau kelompok Taliban tidak serupa dengan Al Qaeda.

"Taliban tidak identik dengan Al Qaeda meskipun mereka sejak lama memiliki hubungan tradisional yang sangat erat," kata Abdul dalam acara diskusi Center for Dialogue and Cooperation Among Civilization (CDCC) yang dilakukan secara daring, Jumat (3/9/2021).

Abdul menjelaskan kalau kelompok Taliban itu hadir atas adanya motivasi memperjuangan masyarakat lokal terhadap penduduk asing.

Dia juga menyebut, Taliban mengedepankan upaya menegakan ketertiban dan keamanan yang sudah tercabik-cabik akibat perang saudara di Afghanistan.

"Taliban juga merupakan manifestasi perlawanan rural community terhadap urban community atau perlawanan terhadap gaya hidup masyarakat perkotaan yang menurut mereka terpengaruh oleh budaya barat," ujarnya.

Dengan demikian, visi politik Taliban dianggap Abdul Kadir sangat berbeda dengan Al Qaeda yang memiliki visi kosmopolitan di mana mereka kerap membantu perjuangan masyarakat muslim melawan hegemoni Barat melalui ideologi terorismenya.

"Jelas di sini Al Qaeda memiliki ideologi politik yang bersifat transnasional," katanya.

baca juga

Selain itu, pihak Taliban juga sudah menyampaikan secara resmi, jika mereka memutuskan hubungannya dengan Al Qaeda.

Kendati begitu ia tidak menampik banyaknya kabar sumir kalau mereka masih menjalin hubungan secara pribadi.

"Kita ketahui Hal ini dapat terjadi karena banyaknya hubungan perkawinan di antara mereka," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemlu Ungkap Taliban Kawal dan Jaga Kepulangan WNI dari KBRI di Kabul Hingga Bandara

Kemlu Ungkap Taliban Kawal dan Jaga Kepulangan WNI dari KBRI di Kabul Hingga Bandara

News | Jum'at, 03 September 2021 | 17:09 WIB

Jusuf Kalla Yakin Taliban Akan Berubah, jika Tidak Ekonominya Tak Jalan

Jusuf Kalla Yakin Taliban Akan Berubah, jika Tidak Ekonominya Tak Jalan

News | Jum'at, 03 September 2021 | 16:12 WIB

Kerja sama dengan Taliban, Qatar Berusaha Buka Kembali Bandara Internasional Kabul

Kerja sama dengan Taliban, Qatar Berusaha Buka Kembali Bandara Internasional Kabul

News | Jum'at, 03 September 2021 | 13:52 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×