AS Tak Mau Buru-buru Akui Pemerintahan Baru Taliban

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Rabu, 08 September 2021 | 16:55 WIB
AS Tak Mau Buru-buru Akui Pemerintahan Baru Taliban
Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden. [Saul Loeb/AFP]

Suara.com - Juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki mengatakan Presiden AS Joe Biden tak akan terburu-buru mengakui pemerintahan Afghanistan yang baru di tangan Taliban.

Menyadur rilis yang ditayangkan di situs resmi White House Rabu (8/9/2021), Amerika Serikat akan mengambil tindakan sesuai dengan langkah yang diambil oleh Taliban.

"Dunia, termasuk Amerika Serikat akan mengawasi dan mempertimbangkan (langkah Taliban)," jelasnya pada wartawan.

Psaki menjelaskan beberapa pertimbangan yang akan diawasi oleh Amerika, termasuk mengizinkan warga AS yang tertinggal untuk pergi dan sikap Taliban terhadap wanita Afghanistan.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid. ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/aww/cfo (REUTERS/STRINGER)
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid. ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/aww/cfo (REUTERS/STRINGER)

"Apakah mereka mengizinkan warga negara Amerika dan warga negara lain untuk pergi, apakah mereka mengizinkan individu yang ingin meninggalkan negara itu untuk pergi, apakah mereka mengizinkan bantuan kemanusiaan untuk pergi. perjalanan, bagaimana mereka memperlakukan wanita dan anak perempuan di seluruh negeri."

"Saya tidak memiliki timeline, itu tergantung pada perilaku apa yang mereka tunjukkan di lapangan."

Ketika ditanya tentang berapa orang Amerika yang masih tertinggal di Afghanistan, Psaki mengatakan jumlahnya di bawah 100.

"Ada empat warga negara Amerika yang pergi melalui darat. Itu salah satu cara kami bekerja dengan warga Amerika untuk keluar dari negara itu."

Presiden AS Joe Biden. [Saul Loeb/AFP]
Presiden AS Joe Biden. [Saul Loeb/AFP]

"Dan jelas, Menteri Luar Negeri kami ada di Qatar — saya pikir masih sampai saat ini — dan membuat maskapai Qatar berdiri dan beroperasi sebagai bagian dari tujuan kami juga."

Kemarin, Taliban mengumumkan pemerintahan baru Afghanistan di mana Mullah Hasan Akhund ditunjuk sebagai kepala pemerintahan baru.

Sebelumnya Taliban juga mengatakan siap menjalin hubungan dengan Amerika Serikat demi kepentingan dua negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Koper Nuklir Presiden AS, Membuat Pejabat Gedung Putih Berkelahi dengan Pejabat China

Koper Nuklir Presiden AS, Membuat Pejabat Gedung Putih Berkelahi dengan Pejabat China

Lampung | Rabu, 21 Juli 2021 | 09:30 WIB

Isu Covid-19 Bocor dari Lab di Wuhan, Begini Kata Gedung Putih

Isu Covid-19 Bocor dari Lab di Wuhan, Begini Kata Gedung Putih

Tekno | Selasa, 25 Mei 2021 | 20:34 WIB

Anjingnya Gigit Staf Gedung Putih, Jill Biden Ungkap akan Pelihara Kucing

Anjingnya Gigit Staf Gedung Putih, Jill Biden Ungkap akan Pelihara Kucing

News | Minggu, 02 Mei 2021 | 17:35 WIB

Terkini

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:46 WIB

Bukan Rudal Iran, Anak Benjamin Netanyahu Jadi Target Pembunuhan Warga AS

Bukan Rudal Iran, Anak Benjamin Netanyahu Jadi Target Pembunuhan Warga AS

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:32 WIB

Viral! Gadis 12 Tahun Tewas Bunuh Diri Korban Cyberbullying, Sang Ibu Ungkap Fakta Miris

Viral! Gadis 12 Tahun Tewas Bunuh Diri Korban Cyberbullying, Sang Ibu Ungkap Fakta Miris

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:14 WIB

Rudal Iran Bongkar Borok Orang Yahudi! Saling Tuding Antisemit Demi Masuk Bunker

Rudal Iran Bongkar Borok Orang Yahudi! Saling Tuding Antisemit Demi Masuk Bunker

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:05 WIB

Menhub Prediksi Ada 285 Ribu Kendaraan Saat Puncak Arus Balik Lebaran Hari Ini

Menhub Prediksi Ada 285 Ribu Kendaraan Saat Puncak Arus Balik Lebaran Hari Ini

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:00 WIB

KA Lokal Ikut Jadi Primadona Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026

KA Lokal Ikut Jadi Primadona Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:57 WIB

Momen SBY, Anies Baswedan dan AHY Ngobrol Santai Saat Halalbihalal di Cikeas

Momen SBY, Anies Baswedan dan AHY Ngobrol Santai Saat Halalbihalal di Cikeas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:54 WIB

Gangguan Mesin, 61 Penumpang Kapal Motor Sempat Terombang-Ambing di Kepulauan Seribu

Gangguan Mesin, 61 Penumpang Kapal Motor Sempat Terombang-Ambing di Kepulauan Seribu

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:23 WIB

Gangguan Mesin, 61 Penumpang Kapal Motor Sempat Terombang-Ambing di Kepulauan Seribu

Gangguan Mesin, 61 Penumpang Kapal Motor Sempat Terombang-Ambing di Kepulauan Seribu

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:23 WIB

Ini Identitas Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Air Canada, Mimpinya Berakhir di Landasan Pacu

Ini Identitas Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Air Canada, Mimpinya Berakhir di Landasan Pacu

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:18 WIB