Keluarga Diminta Bawa Bukti Tambahan soal Ciri-ciri Napi Tewas Terbakar di Lapas Tangerang

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 09 September 2021 | 17:36 WIB
Keluarga Diminta Bawa Bukti Tambahan soal Ciri-ciri Napi Tewas Terbakar di Lapas Tangerang
Keluarga Diminta Bawa Bukti Tambahan soal Ciri-ciri Napi Tewas Terbakar di Lapas Tangerang. Jenazah napi, korban kebakaran Lapas Tangerang saat tiba di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jaktim. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Direktur Binapilatkepro Ditjen PAS Kementerian Hukum dan HAM, Turman Hutapea meminta keluarga korban meninggal akibat kebakaran di Lapas Tangerang, untuk bekerja sama dengan memberikan informasi tambahan. Hal itu guna mempercepat proses identifikasi jenazah para korban. 

“Saya bermohon kepada keluarga korban bantu kami untuk memberikan informasi tambahan terkait ciri-ciri korban yang kami harapkan dapat mempermudah melakukan identifikasi," tutur Tumran saat konperensi pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2021).

Tumran juga mengungkapkan rasa duka yang mendalam. 

“Semoga korban diberikan tempat yang terbaik oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, demikian juga kepada keluarga korban diberi ketabahan kesabaran dan keikhlasan,” kata dia. 

Direktur Binapilatkepro Ditjen PAS Kementerian Hukum dan HAM, Turman Hutapea. (Suara.com/Yaumal)
Direktur Binapilatkepro Ditjen PAS Kementerian Hukum dan HAM, Turman Hutapea. (Suara.com/Yaumal)

Sementara itu, dari 41 jenazah yang dibawa ke RS Polri, baru satu korban yang berhasil teridentifikasi. Seorang pria berusia 43 tahun atas nama Rudhi bin Ong Eng Cue. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, jenazah itu berhasil diidentifikasi dengan proses pencocokan sidik jari. 

Hingga saat ini proses identifikasi masih terus berlangsung. Tim DVI RS Polri memastikan akan secepatnya dapat mengungkap identitas seluruh korban. 

Lanjut Rusdi, dari 35 keluarga yang mendatangi RS Polri, telah didapatkan 31 sampel DNA. 

“Sampel DNA ini sangat berguna bagi tim untuk proses identifikasi,” ungkapnya. 

Pada Rabu (8/9) dini hari kemarin sekitar pukul 1.45 WIB, kebakaran terjadi di Lapas Kelas I Tangerang, Banten.

Akibatnya 41 orang meninggal dunia. Kemudian delapan orang mengalami luka berat dan 73 orang luka ringan. Namun belakangan diketahui, pada Kamis ini bertambah 3 korban yang meninggal dunia, sehingga total korban tewas menjadi 44 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tewas Terbakar, Data Antemortem Napi Asal Portugal dan Afsel Diambil DVI RS Polri

Tewas Terbakar, Data Antemortem Napi Asal Portugal dan Afsel Diambil DVI RS Polri

News | Kamis, 09 September 2021 | 16:07 WIB

Sempat Kontak Korban via Telepon, Keluarga Ungkap Kejanggalan Kebakaran Lapas Tangerang

Sempat Kontak Korban via Telepon, Keluarga Ungkap Kejanggalan Kebakaran Lapas Tangerang

News | Kamis, 09 September 2021 | 15:54 WIB

Usut Dugaan Unsur Kelalaian Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Polda Janji Terbuka ke Publik

Usut Dugaan Unsur Kelalaian Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Polda Janji Terbuka ke Publik

News | Kamis, 09 September 2021 | 13:38 WIB

Legislator PAN: Kalau Punya Moral, Yasonna Harusnya Mundur dari Menkumham

Legislator PAN: Kalau Punya Moral, Yasonna Harusnya Mundur dari Menkumham

News | Kamis, 09 September 2021 | 12:10 WIB

Terkini

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:19 WIB

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:14 WIB

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB