Bantah Sebar Flyer Dukacita Megawati, PMI DKI Laporkan Akun Instagram ke Polda Hari Ini

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Selasa, 14 September 2021 | 11:20 WIB
Bantah Sebar Flyer Dukacita Megawati, PMI DKI Laporkan Akun Instagram ke Polda Hari Ini
Tangkapan layar PMI DKI disebut sebarkan flyer ucapan dukacita ke Megawati. (Dok. PMI DKI)

Suara.com - Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta buka suara terkait adanya sebuah flyer ucapan dukacita dengan gambar mirip Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri pada 9 September 2021 lalu. Dalam hal ini, PMI DKI Jakarta secara tegas membantah membuat dan menyebarkan flyer tersebut.

Berita bohong dalam flyer tersebut sebagaimana diunggah oleh akun media sosial Instagram Reels@_genocide.anon3. Atas hal itu, PMI DKI Jakarta membikin laporan ke Mapolda Metro Jaya pada Selasa 14 September 2021.

Sejumlah bukti turut dilampirkan, yakni tangkap layar gambar, kronologis kejadian, dan bukti lainnya. Laporan tersebut merujuk pada Pasal 27 ayat 3 dan atau Pasal 28 ayat 2 Undang Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Kami melaporkan berita bohong, fitnah, dan atau hoax yang dilakukan pihak yang tidak bertanggung jawab terkait dengan beredarnya flayer ucapan dukacita yang merupakan desain resmi PMI DKI Jakarta terdapat gambar mirip tokoh nasional," kata Sekretaris Pengurus PMI DKI Jakarta, Arief Rachman dalam keterangan tertulisnya.

Arief berpendapat, beredarnya flyer itu sangat merugikan PMI DKI Jakarta sebagai organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan dan menjunjung tinggi kenetralan serta selalu ikut terlibat dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan di Indonesia.

"Semua komponen PMI DKI Jakarta merasa tercederai dengan perbuatan yang tidak bertanggung jawab itu dan pelaporan ini dilakukan berdasarkan desakan oleh seluruh unsur di PMI DKI Jakarta dari pengurus, pegawai, hingga para relawan," sambungnya.

Arief menambahkan, pihaknya merasa perlu untuk membikin laporan ke polisi atas kejadian tersebut. Sebab, flyer itu berpotensi merusak citra PMI secara nasional.

"Jadi, untuk memastikan bahwa tindakan itu tidak benar dan merugikan, Kami perlu mengklarifikasi dengan mengambil langkah hukum," tutup Arief.

Berikut kronologis penyebaran flyer ucapan dukacita bergambar mirip Megawati yang mengatasnamakan PMI Provinsi DKI Jakarta:

Tanggal 9 September 2021

  1. Pada jam 15.00 WIB, Staf Humas PMI Provinsi DKI Jakarta menerima terusan gambar melalui aplikasi WhatsApp flyer ucapan dukacita bergambar mirip Ibu Megawati Soekarno Putri dengan format desain dari PMI Provinsi DKI Jakarta yang dikhususkan untuk menyampaikan ucapan dukacita. Terusan flyer tersebut diterima dari Kepala Markas PMI Jakarta Timur.
  2. Staf Humas PMI DKI Jakarta lalu mempertanyakan perihal konten medsos tersebut kepada staf humas PMI Provinsi DKI Jakarta lainnya dan menyatakan konten tersebut tidak diproduksi dan disebarkan oleh Humas PMI DKI Jakarta. Lalu menyampaikan informasi tersebut agar menjadi perhatian pimpinan Markas dan Pengurus PMI DKI Jakarta.
  3. Kepala Markas PMI DKI Jakarta sdr Edwar Bahtiar langsung merespons, menelusuri pihak yang membuat. Diketahui bahwa flyer ucapan dukacita tersebut diunggah oleh akun instagram_genocid.anon3 yang tidak dibuka untuk umum (private account), Staf humas PMI DKI Jakarta mengonfirmasi bahwa flyer itu adalah tidak benar karena ada kejanggalan perbedaan antara yang berasal dari Humas PMI DKI Jakarta dan yang berasal dari akun Instagram _genocid.anon3.
  4. Diputuskan bahwa flyer itu hoax dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Staf Humas memberikan pertimbangan untuk mengambil langkah hukum karena sangat merugikan PMI DKI Jakarta. Jam 15.10 WIB, Wakil Kepala Markas sdr Muhamad Muchtar mengarahkan untuk mengambil langkah klarifikasi. Staf humas melanjutkan koordinasi internal Humas dan meminta anggota untuk membuat flyer bantahan sebagai bantahan terhadap flyer dari akun Instagram _genocid.anon3.
  5. Tim humas membuatan narasi berita singkat (caption) membantah isi flyer hoax dimaksud. Draft flyer bantahan PMI DKI Jakarta atas flyer _genocid.anon3 dan diposting di akun Instagram PMI DKI Jakarta karena flyer hoax. muncul dari akun Instagram, Facebook dan Twitter PMI DKI Jakarta untuk membatasi viralnya hoax tersebut.
  6. Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi PMI DKI Jakarta sdr Mansur Azis mengarahkan agar tim humas mengambil 3 langkah yang harus diambil PMI DKI Jakarta yaitu menyampaikan bantahan, membuat konten klarifikasi dan melaporkan kepada aparat penegak hukum.
  7. Wakil Kepala Markas menyampaikan press release dari Sekprov mewakili Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta untuk disampaikan ke kantor berita.
  8. Tim humas memfinalisasi press release dari Sekretaris Provinsi PMI DKIJakarta, Arief Rachman mewakili Ketua PMI DKI, Pengurus, Staf dan Relawan PMI Jakarta.
  9. Pengurus Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi menginformasikan bahwa Ketua PMI DKI Jakarta membahas situasi dengan para pengurus. Tunggu arahan selanjutnya.
  10. Hasil rapat pleno pengurus PMI Povinsi DKI Jakarta pada Jumat, 10 September 2021 mengamanatkan untuk melaporkan kasus pencatutan nama PMI DKI Jakarta dan hoax tersebut ke aparat penegak hukum dalam hal ini ke Polda Metro Jaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Namanya Dicatut, Henry Yoso Polisikan Akun Penyebar Hoaks Megawati Meninggal

Gara-gara Namanya Dicatut, Henry Yoso Polisikan Akun Penyebar Hoaks Megawati Meninggal

News | Selasa, 14 September 2021 | 10:39 WIB

Megawati Berpesan ke Kadernya: Jangan Berpikir Cari Untung atau Korupsi, Malu Saya

Megawati Berpesan ke Kadernya: Jangan Berpikir Cari Untung atau Korupsi, Malu Saya

News | Sabtu, 11 September 2021 | 12:06 WIB

Tahan Tangis Tepis Kabar Hoaks Sakit, Megawati: Saya Sehat Walafiat

Tahan Tangis Tepis Kabar Hoaks Sakit, Megawati: Saya Sehat Walafiat

Sumbar | Jum'at, 10 September 2021 | 17:44 WIB

Kabar Hoaks Megawati Soekarnoputri Kritis Beredar, Hasto Sampai Menangis

Kabar Hoaks Megawati Soekarnoputri Kritis Beredar, Hasto Sampai Menangis

Lampung | Jum'at, 10 September 2021 | 17:16 WIB

Terkini

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:09 WIB

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

News | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB