alexametrics

Misteri Pembunuhan di Subang, Mabes Polri Turun Gunung Ikut Cecar Yayasan Suami Korban

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani
Misteri Pembunuhan di Subang, Mabes Polri Turun Gunung Ikut Cecar Yayasan Suami Korban
Ilustrasi Mabes Polri [suara.com/Nikolaus Tolen]

Polres Subang dan Bareskrim Polri disebut mencecar suami korban, Yosef soal aset yayasan yang dimiliki.

Suara.com - Kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat masih menjadi misteri meski hampir 1 bulan berlalu. Situasi ini membuat Bareskrim Mabes Polri ikut turun tangan untuk membantu penyidik Polres Subang.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat. Untuk diketahui, Yosef merupakan suami dan ayah korban pembunuhan.

Sejauh ini, Yosef memang merupakan orang yang paling banyak diperiksa polisi sebagai saksi. Terhitung, ia sudah 9 kali diperisa polisi mengenai kasus pembunuhan istri dan anak perempuannya.

Terbaru, Yosef diperiksa selama 8 jam pada Senin (13/9/2021). Rohman selaku kuasa hukum menjelaskan kali ini Mabes Polri memang terpantau iku memeriksa kliennya di Polres Subang.

Baca Juga: Aneh! Pria di Rembang Bantu Istrinya Menikahi Pria Lain Demi Uang Bulanan

"Kebetulan pihak tim Kepolisian Polres Subang juga dibantu oleh Bareskrim. Itu juga di proses penyidikan. Tadi cuma BAP saja, ada obrolan dengan penyidik juga," kata Rohman seperti dikutip Hops.id -- jaringan Suara.com, Selasa (14/9/2021).

Rohman menjelaskan, pihaknya sejauh ini selalu kooperatif dalam menjalani proses hukum. Ia bahkan menyatakan siap datang kembali jika polisi masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut terkait kliennya.

"Paling tidak sampai hari ini kita sangat kooperatif. Kalau memang polisi membutuhkan, kita akan datang lagi," janji Rohman.

Rohman sendiri mengakui tidak tahu alasan Bareskrim Polri ikut turun tangan dalam kasus ini. Ia hanya meminta publik untuk menanyakan langsung ke penyidik.

"Lebih baik ditanyakan itu ke penyidik. Tapi pada saat di BAP, mereka ada di sana. Sempat nanya-nanya juga. Saya enggak tahu alasan mereka ikut turun, itu bisa tanya ke penyidik," ujar Rohman.

Baca Juga: Viral Video Jin Qarin Bongkar Kasus Pembunuhan di Subang, Publik: Pembodohan!

Mengenai pemeriksaan Yosef, Rohman membeberkan penyidik mencecar pertanyaan soal yayasan kliennya. Ia mengatakan penyidik dari Polres Subang dan Bareskrim Polri mencecar Yosef soal aset yayasan yang dimiliki.

"Ada berita acara tambahan, yang pertama tentang pendirian yayasan. Yang kedua tentang aktivitas dari klien kami sebelum kejadian serta setelah kejadian," beber Rohman.

Sebagai informasi, Yosef merupakan orang yang memiliki Yayasan Bina Prestasi Nasional. Yayasan sekolah SMP dan SMA tersebut beralamat di Serangpanjang, Subang.

Meski Yosef merupakan pemilik, namun yayasan itu ternyata diketuai oleh Yoris, anak pertamanya. Sedangkan bendahara yayasan adalah istrinya yang tewas dibunuh, Tuti Suhartini.

Sementara anak perempuannya yang juga menjadi korban pembunuhan, Amelia Mustika atau Amel menjabat sebagai sekretaris yayasan.

Fakta lain juga terungkap seputar istri muda Yosef. Ternyata, istri mudanya dulu sempat memegang kendali sebagai bendahara yayasan.

Namun, jabatan istri muda Yosef itu diambil alih oleh Tuti dan Amel. Hal ini dilakukan setelah keuangan yayasan dikabarkan memburuk.

Kapolres Subang Pimpin Langsung BAP Saksi Kasus Pembunuhan Amel

Sebelum Mabes Polri turun tangan, Kapolres Subang AKBP Sumarni sudah memimpin langsung proses penyidikan. Ia memimpin Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi dalam kasus pembunuhan anak dan ibu, Tuti dan Amel.

Hal ini diketahui dari pengacara Yosep Hidayah, yakni Rohman Hidayat.

Yosef sendiri merupakan suami dan ayah dari korban pebunuhan tersebut.

Rohman mengatakan, pemeriksaan tambahan pada kliennya pada Selasa (7/9/2021) tersebut dipimpin langsung Kapolres Subang AKBP Sumarni.

“Barusan yang memimpin dari BAP nya langsung sama Ibu Kapolres Subang bersama satu orang penyidik,” kata Rohman kepada wartawan, di Satreskrim Polres Subang.

Diketahui, Kapolres Subang AKBP Sumarni menyatakan bahwa pihaknya sampai saat ini terus bekerja keras untuk mengungkap kasus tersebut.

“Mohon sabar ya rekan-rekan, kami masih bekerja doakan saja secepatnya,” singkat Kapolres Subang AKBP Sumarni saat hendak memasuki Satreskrim.

Video yang mungkin Anda lewatkan:

Komentar