Kotak Amal jadi Sumber Dana, BNPT: Salah Bederma Sama dengan Mendukung Aksi Terorisme

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Rabu, 15 September 2021 | 15:32 WIB
Kotak Amal jadi Sumber Dana, BNPT: Salah Bederma Sama dengan Mendukung Aksi Terorisme
Kotak Amal jadi Sumber Dana, BNPT: Salah Bederma Sama dengan Mendukung Aksi Terorisme. Ilustrasi ratusan kotak amal disita Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Deli Serdang. [Ist]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memperingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam memberikan sumbangan melalui kotak amal. Sebab, kotak amal masih digunakan jaringan terorisme untuk menggalang dana. 

Kepala BNPT Boy Rafli Amar menuturkan saat ini beberpa kelompok jaringan Jemaah Islamiyah (JI) menggunakan nama-nama baru berkenaan dengan nama yayasan untuk menggalang dana melalui kotak amal.

"Mereka termasuk pihak-pihak yang menyalahgubakan kotak-kotak amal yang pada dasarnya mereka ingin menghimpun dari generasi muda untuk mereka ikut dalam kegiatan mereka," kata Boy dalam rapat dengan Komisi III DPR, Rabu (15/9/2021).

Kekinian BNPT melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama dan Kementerian Hukum dan HAM menyangkut penggalangan dana teroris berkedok kotak amal. Menurut Boy dua kementerian itu akan mengawasi dan menseleksi bilamana ada yayasan yang melakukan sumbangan fiktif terlebih berkaitan dengan gerakan terorisme.

Boy mengatakan upaya edukasi kepada masyarakat juga terus berjalan. Ia tidak ingin niat baik masyarakat untuk beramal kemudian disalahgunakan jaringan terorisme. Karena itu masyarakat diminta waspada.

"Kami juga perlu mengedukasi masyarakat kita memang niatnya baik untuk bederma tetapi kalau salah untuk bederma sama dengan mendukung tindakan terorisme," kata Boy.

Boy mengatakan sumbangan yang masuk kepada kotak amal milik teroris nantinya bakal disalahgunakan dalam mendukung kegiatan mereka. Salah satunya mengirimkam generasi muda bangsa berangkat ke negara-negara Timur Tengah.

"Karena jangan sampai ternyata di belakang daripada itu mereka adalah orang-orang yang melakukan organisasi sebagai event organizer untuk pengumpulan anak-anak muda untuk berangkat ke Irak dan Suria," kata Boy.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potensi Radikalisme, Ada 4 Platform Medsos yang Dipantau BNPT, Apa Saja?

Potensi Radikalisme, Ada 4 Platform Medsos yang Dipantau BNPT, Apa Saja?

Kaltim | Rabu, 15 September 2021 | 15:06 WIB

Tangkal Aksi Terorisme, BNPT Awasi Grup WA hingga Telegram

Tangkal Aksi Terorisme, BNPT Awasi Grup WA hingga Telegram

News | Rabu, 15 September 2021 | 14:40 WIB

Gegara Game Online, 2 Remaja di Medan Nekat Curi Kotak Amal

Gegara Game Online, 2 Remaja di Medan Nekat Curi Kotak Amal

Sumut | Rabu, 15 September 2021 | 14:27 WIB

Kementerian BUMN Bantah Ada Dana CSR Dipakai untuk Aksi Terorisme

Kementerian BUMN Bantah Ada Dana CSR Dipakai untuk Aksi Terorisme

News | Selasa, 14 September 2021 | 16:35 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×