Klaim Tren Kasus Covid Indonesia Terus Menurun, Jokowi: Gas dan Rem Kita Jaga Secara Tepat

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 15 September 2021 | 16:28 WIB
Klaim Tren Kasus Covid Indonesia Terus Menurun, Jokowi: Gas dan Rem Kita Jaga Secara Tepat
Klaim Tren Kasus Covid Indonesia Terus Menurun, Jokowi: Gas dan Rem Kita Jaga Secara Tepat. Presiden Jokowi. [YouTube Setpres]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur kasus Covid-19 menunjukkan tren penurunan. Kendati demikian, ia meminta semua pihak untuk tetap waspada.

"Alhamdulilah kasus Covid-19 terus menunjukkan tren penurunan. Kita sangat optimis, tetapi kita harus tetap selalu waspada," ujar Jokowi dalam video yang ditayangkan di UOB Economic Outlook 2022, Rabu (15/9/2021).

Kata Jokowi, sebagai negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia, Indonesia tidak masuk dalam 10 besar jumlah kasus tertinggi di dunia.

Ia pun memaparkan perkembangan kasus Covid-19 yang mengalami penurunan yang tajam. Yakni dari 56 ribu kasus pada 15 Juli 2021, menjadi 2.577 kasus pada 13 September 2021.

"Kasus harian terus turun dari puncak, di tanggal 15 Juli yaitu 56 ribu kasus menjadi 2.577 kasus pada 13 September 2021, sebuah penurunan yang sangat tajam. Persentase kasus harian sebesar 13,6 kasus harian per satu juta, jauh di bawah negara negara tetangga kita Asean," tutur Jokowi.

Selanjutnya ringkat keterisian rumah sakit (BOR) kata Jokowi juga sudah menurun. BOR nasional kini diangka 13,8 persen. Adapun BOR Wisma Atlet yang sempat 92 persen, saat ini juga turun menjadi 7 persen.

"Per 12 September 2021, angka positivity rate harian kita di 2,64 persen, lebih baik dari dunia diangka 8,34 persen," ucap Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut angka kesembuhan juga saat ini sudah 94,03 persen. 

"Angka kesembuhan kita, 94,03 persen, di atas rata-rata dunia yang  89,59 persen," tuturnya. 

Selain itu, kata Jokowi, jumlah orang yang divaksin sudah mencapai 72,76 juta orang atau 34,94 persen. Karena itu kata Jokowi, pemerintah akan terus meningkatkan kecepatan vaksinasi.

"Kalau dilihat dosis yang sudah tersuntikan berada diangkat 42,2 persen. Kita akan terus meningkatkan vaksinasi, kecepatan vaksinasi. Tetapi kita harus selalu waspada, harus selalu disiplin protokol kesehatan selalu memakai masker," ucap dia.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menuturkan semua pihak sepakat bahwa kesehatan adalah prioritas dan kegiatan ekonomi adalah keharusan. Karenanya, pemerintah akan terus menjalankan gas dan rem dalam penanganan Covid-19.

"Pemerintah mencari solusi terbaik dalam menangani Covid-19 dan sekaligus melangsungkan kegiatan ekonomi. Oleh sebab itu, gas dan rem kita jaga secara tepat dan dinamis sesuai dengan situasi terkini," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham China Melemah Dampak Lonjakan Kasus COVID-19 Dalam Negeri, Indonesia Waspada?

Saham China Melemah Dampak Lonjakan Kasus COVID-19 Dalam Negeri, Indonesia Waspada?

Bisnis | Rabu, 15 September 2021 | 15:44 WIB

Pacaran dengan Antivax, Perempuan Ini Ngaku Diancam Putus Jika Nekat Ambil Dosis Kedua

Pacaran dengan Antivax, Perempuan Ini Ngaku Diancam Putus Jika Nekat Ambil Dosis Kedua

Lifestyle | Rabu, 15 September 2021 | 15:33 WIB

Tak Perlu Cemas, Begini Cara Naik Ojek Online Agar Bisa Terhindar dari Virus Corona

Tak Perlu Cemas, Begini Cara Naik Ojek Online Agar Bisa Terhindar dari Virus Corona

Lifestyle | Rabu, 15 September 2021 | 15:55 WIB

Dua Pekan Menuju PON 2021, Kasus Covid-19 di Papua Sudah Turun?

Dua Pekan Menuju PON 2021, Kasus Covid-19 di Papua Sudah Turun?

Health | Rabu, 15 September 2021 | 16:10 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB