12 Negara Ini Diprediksi Bebas dari Daftar Merah Perjalanan Inggris, Ada Indonesia?

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 15 September 2021 | 20:11 WIB
12 Negara Ini Diprediksi Bebas dari Daftar Merah Perjalanan Inggris, Ada Indonesia?
Ilustrasi daftar perjalanan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 62 negara dan wilayah kini ada dalam daftar merah Inggris yang memiliki memiliki tingkat infeksi Covid-19 tertinggi di Eropa.

Menyadur Independent Rabu (15/9/2021), Inggris sejauh ini menerapkan aturan perjalanan paling ketat namun itu kemungkinan akan segera diperbarui.

Analis data Covid, Tim White memprediksi negara mana yang tetap ada di daftar merah dan negara mana yang harus dihapus.

Dia telah menelusuri catatan sekuensing genom yang dipegang oleh Gisaid, database di seluruh dunia, dengan fokus pada varian yang menjadi perhatian.

Ada 14 negara yang mungkin tetap ada dalam daftar merah, yaitu Brasil, Chili, Kolombia, Kosta Rika, Kuba, Mesir, Guyana Prancis, Montenegro, Filipina, Seychelles, Suriname, Thailand, Trinidad & Tobago, Tunisia.

Ilustrasi bandara. (Unsplash/Chuttersnap)
Ilustrasi bandara. (Unsplash/Chuttersnap)

Ia mengatakan sebagian besar varian yang beredar di Amerika Selatan tidak bisa menghindari vaksin sehingga ada argumen untuk membiarkan semuanya tetap merah.

Tim White mengatakan ada 10 negara yang tidak ada dalam daftar merah tapi memiliki tingkat kasus yang tinggi dan bisa saja ditambahkan ke daftar itu.

Mereka adalah Azerbaijan, Belarus, Pantai Gading, Fiji, Grenada, Iran, Irak, Kazakhstan, Rusia dan Venezuela.

Ia berspekulasi Iran, Irak dan Rusia menghindari daftar merah sampai sekarang "untuk alasan politik" dan mungkin akan terus melakukannya.

baca juga

“Banyak negara Karibia memiliki tingkat infeksi tinggi tanpa pengujian genomik, termasuk Jamaika, St Lucia dan St Kitts & Nevis,” katanya, menjadikan mereka kandidat kuat untuk pindah ke daftar merah.

Lalu negara mana saja yang diprediksi keluar dari daftar merah? Tim White menyebut salah satunya adala Indonesia.

Daftar lengkapnya adalah Argentina, Bangladesh, Republik Dominika, Indonesia, Kenya, Maladewa, Meksiko, Pakistan, Peru, Afrika Selatan, Sri Lanka dan Turki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Daftar Merah, Orang dari India Dilarang Masuk ke Inggris

Masuk Daftar Merah, Orang dari India Dilarang Masuk ke Inggris

News | Selasa, 20 April 2021 | 14:20 WIB

Indonesia Masuk Daftar Merah Arab, Ferdinand: "Heran Bukan Solusi"

Indonesia Masuk Daftar Merah Arab, Ferdinand: "Heran Bukan Solusi"

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 14:51 WIB

KPK Tolak Buka Daftar Merah Calon Menteri Jokowi

KPK Tolak Buka Daftar Merah Calon Menteri Jokowi

News | Rabu, 29 Oktober 2014 | 18:39 WIB

Terkini

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

×