Dua Dugaan di Balik Serangan Giring PSI ke Anies Menurut Analis

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 23 September 2021 | 09:07 WIB
Dua Dugaan di Balik Serangan Giring PSI ke Anies Menurut Analis
Giring Ganesha. [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago menilai Gubernur DKI Anies Baswedan tak perlu merespons 'serangan' Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha. Menurutnya, jika ditanggapi hanya akan menguntungkan PSI dan Giring.

"Kalau Anies merespon, maka sama saja Anies membesarkan panggung PSI dan Giring, kalau dibiarkan, maka gelumbung popularitas untuk yang menyiapkan panggung dianggap kurang maksimal berhasil," kata Pangi saat dihubungi, Kamis (23/9/2021).

Pangi menjelaskan, setidaknya ada dua dugaan di balik serangan Giring ke Anies. Pertama, untuk mencari tingkat keterkenalan Giring disebut sengaja menyerang figur yang memang sudah ternama di dunia politik.

"Kedua, bisa saja mengatakan Anies pembohong tanpa dasar, bukti dan alasan yang kuat, sama saja salah satu cara menderek elektabilitas partai melalui serangan downgrade ketum partai tersebut," ungkapnya.

Menurut Pangi, jika dilihat kekinian elektabilitas PSI dan Giring masih jauh berada di bawah. Untuk itu, serangan yang dilancarkan Giring diperlukan sebagai strategi mendongkrak elektabilitas.

Kendati begitu, Pangi mengatakan, apa yang dilakukan Giring dan PSI tidak akan selalu berbuah manis. Sebab, menyerang seseorang tanpa basis data dan bukti yang jelas justru akan menjadi bumerang.

"Maka boleh jadi sentimennya malah negatif, kalau konteks popularitas dapat, tapi konteks likeabilitas belum tentu otomaticly positif," tandasnya.

Serangan Giring

Sebelumnya, kebohongan Anies, kata Giring, adalah dengan berpura-pura memedulikan masyarakat di tengah pandemi. Padahal sebenarnya Anies hanya mementingkan dirinya sendiri.

“Pura-pura peduli adalah kebohongan Gubernur Anies di tengah pandemi dan penderitaan rakyat. Rekam jejak pembohong ini harus kita ingat, sebagai bahan pertimbangan saat pemilihan presiden 2024," ujar Giring dalam keterangan tertulis, Selasa (21/9/2021).

Anies memang salah satu sosok yang digadang-gadang akan maju ke Pilpres 2024 mendatang. Giring pun berharap Anies kalah jika menjadi salah satu kandidat.

"Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong, jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan,” tutur Giring.

Menurut Giring, Anies kerap berusaha memperlihatkan diri peduli rakyat dengan cara menampilkan pembelanjaan uang APBD untuk kepentingan pandemi Covid-19. Padahal, di sisi lainnya Anies justru mementingkan program ajang balap mobil listrik, Formula E.

“APBD Jakarta yang begitu besar dia belanjakan untuk kepentingan ego pribadi untuk maju sebagai calon presiden 2024. Dia mengabaikan tekanan rakyat yang meminta dia membatalkan rencana balap mobil Formula E dan menggunakan Rp 1 triliun uang rakyat untuk acara tidak berguna itu,” jelasnya.

Kekesalan Giring semakin memuncak lantaran mengetahui Anies membayar commitment fee pada saat pemerintah secara resmi mengumumkan negara dalam keadaan darurat karena pandemi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Kontroversi Giring Ganesha: Serang Anies Baswedan, Putus Kontak dengan Teman Band

5 Kontroversi Giring Ganesha: Serang Anies Baswedan, Putus Kontak dengan Teman Band

Entertainment | Kamis, 23 September 2021 | 08:52 WIB

Viral Meme Pertemanan Randy Nidji dan Giring Ganesha yang Berakhir

Viral Meme Pertemanan Randy Nidji dan Giring Ganesha yang Berakhir

Entertainment | Kamis, 23 September 2021 | 08:36 WIB

Anies: Meski Kasus COVID-19 di Jakarta Semakin Terkendali, Kita Belum Boleh Lengah

Anies: Meski Kasus COVID-19 di Jakarta Semakin Terkendali, Kita Belum Boleh Lengah

Jakarta | Kamis, 23 September 2021 | 09:05 WIB

Anies: Jakarta Gencarkan Deteksi Dini, Cegah Gelombang Ketiga Covid-19

Anies: Jakarta Gencarkan Deteksi Dini, Cegah Gelombang Ketiga Covid-19

News | Kamis, 23 September 2021 | 00:05 WIB

Gelombang Ketiga COVID-19 Diprediksi Desember 2021, Begini Respons Anies

Gelombang Ketiga COVID-19 Diprediksi Desember 2021, Begini Respons Anies

Jakarta | Rabu, 22 September 2021 | 21:30 WIB

Giring Dihujat usai Bikin Pro Kontra, Reaksi Randy Danistha Tak Terduga

Giring Dihujat usai Bikin Pro Kontra, Reaksi Randy Danistha Tak Terduga

Riau | Rabu, 22 September 2021 | 21:17 WIB

Sebut Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Terkendali, Anies: Ini Ikhtiar Kolektif

Sebut Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Terkendali, Anies: Ini Ikhtiar Kolektif

Jakarta | Rabu, 22 September 2021 | 21:15 WIB

Terkini

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:17 WIB

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:28 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:16 WIB

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:20 WIB

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:19 WIB

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:47 WIB

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:07 WIB

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:49 WIB

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:32 WIB

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB