Menlu Jerman Serukan Galang Poros AS-Uni Eropa di Asia-Pasifik

Siswanto, Deutsche Welle

Sabtu, 25 September 2021 | 11:24 WIB
Menlu Jerman Serukan Galang Poros AS-Uni Eropa di Asia-Pasifik
DW

Suara.com - Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas dalam wawancara DW menyerukan koordinasi lebih erat antara AS dan Uni Eropa di kawasan Asia-Pasifik, sekaligus menyayangkan ketegangan diplomatik AS-Prancis.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas menyerukan kepada AS dan Uni Eropa agar bekerja sama lebih erat lagi di kawasan Asia-Pasifik.

Hal itu disampaikannya dalam wawancara dengan DW di sela-sela Sidang Umum PBB di New York hari Kamis (23/9).

Pada saat yang sama, Heiko Maas meminta Uni Eropa (UE) segera mendefinisikan peran strategisnya di panggung politik global.

"Kami di UE membutuhkan strategi Indo-Pasifik yang dikoordinasikan dengan AS. Tidak boleh ada keraguan tentang (kerja sama) itu,” kata Maas kepada pemimpin redaksi internasional DW, Richard Walker.

Apa peran Jerman dan Uni Eropa?

Menyinggung kegiatan AS yang kini makin meningkat di Asia Pasifik, Heiko Maas memperkirakan peran AS di bagian lain dunia akan menurun.

Ia mengatakan, hal itu "tak terhindarkan". Namun ini menimbulkan pertanyaan bagi Uni Eropa: "Bagaimana dengan keterlibatan kita sendiri? Terutama di lingkungan terdekat kita," katanya.

Menyinggung Pakta Indo-Pasifik baru antara AS, Australia dan Inggris yang disebut sebagai AUKUS, Heiko Maas mengatakan kemitraan strategis itu tentu menjadi "hal serius" bagi Jerman dan sekutu Eropa lainnya.

baca juga

Terkait ketegangan diplomatik terbaru antara AS dan Prancis karena pembatalan proyek kapal selam Australia, Heiko Maas menerangkan bahwa AS seharusnya berkonsultasi lebih dulu dengan sekutunya mengenai keputusan strategis yang begitu penting.

Tidak ada yang boleh bertindak secara sepihak, tegasnya. Eropa perlu menentukan peran strategisnya sendiri Pakta AUKUS yang membatalkan kesepakatan pembelian kapal selam antara Prancis dengan Australia yang telah ditandatangani tahun 2016 adalah hal yang "menimbulkan keresahan", kata Heiko Maas.

"Tentu saja semua orang bertanya pada diri sendiri: Bagaimana jika hal ini terjadi pada kita? Ini yang menyebabkan banyak keresahan," ujarnya.

Pembatalan secara sepihak oleh Australia, yang beralih memesan kapal selam dari Inggris dan AS dalam kerangka AUKUS membuat Prancis berang dan menarik duta besarnya dari Australia dan AS.

Heiko Maas mengatakan, setelah kekacauan penarikan pasukan asing dari Afghanistan dan perselisihan diplomatik karena Pakta AUKUS, makin jelaslah bahwa Eropa harus punya posisi mandiri.

Dia memperkirakan, dalam beberapa bulan mendatang akan ada diskusi intensif mengenai peran strategis dan "kedaulatan Eropa" dalam masalah-masalah global.

Mengomentari sengketa diplomati AS-Prancis, Heiko Maas mengatakan, adalah "hal yang baik" bahwa Presiden Joe Biden dan Presiden Prancis Emmanuel Macron berbicara langsung melalui telepon untuk meredakan masalahnya. Prancis mengatakan sudah mengirim duta besarnya kembali ke Washington. hp/vlz (DW)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda

90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 10:55 WIB

Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau

Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:28 WIB

Uni Eropa dan AS Capai Kesepakatan Sementara Aturan Tarif Datang

Uni Eropa dan AS Capai Kesepakatan Sementara Aturan Tarif Datang

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:42 WIB

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:09 WIB

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 21:05 WIB

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:57 WIB

Ravindra Airlangga: Kemitraan IndonesiaUni Eropa Perlu Diperkuat lewat Diplomasi Parlemen

Ravindra Airlangga: Kemitraan IndonesiaUni Eropa Perlu Diperkuat lewat Diplomasi Parlemen

DPR | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:06 WIB

Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia

Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 21:03 WIB

Barat Lagi-Lagi Tuding Mobil Listrik China Jadi Alat Mata-Mata

Barat Lagi-Lagi Tuding Mobil Listrik China Jadi Alat Mata-Mata

Otomotif | Selasa, 03 Februari 2026 | 11:10 WIB

Presiden Perancis 'Kobarkan Perang' Lawan AS, Ajak Eropa Aktifkan Bazooka Perdagangan

Presiden Perancis 'Kobarkan Perang' Lawan AS, Ajak Eropa Aktifkan Bazooka Perdagangan

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 08:03 WIB

Terkini

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×